Roboguru

Diketahui massa molekul relatif dari beberapa zat, yaitu  = 28,  = 48,  = 38,  = 40, dan  = 71. Susun zat-zat tersebut berdasarkan titik didihnya. Jelaskan jawaban Anda!

Pertanyaan

Diketahui massa molekul relatif dari beberapa zat, yaitu N subscript 2 = 28, O subscript 3 = 48, F subscript 2 = 38, Ar = 40, dan Cl = 71. Susun zat-zat tersebut berdasarkan titik didihnya. Jelaskan jawaban Anda!

Pembahasan Soal:

Urutan senyawa molekul diatomik tersebut berasarkan titik didihnya, yaitu:
 

N subscript 2 less than space F subscript 2 less than Ar less than O subscript 3 less than Cl subscript 2 
 

Titik didih dipengaruhi oleh besarnya energi ikatan suatu molekul. semakin besar energi ikatan molekul maka semakin sulit terurai sehingga titik didih cenderung semakin tinggi.

Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.space  

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Metana (Mr = 16) mempunyai titik didih -161,5 °C, sedangkan amonia (Mr = 17) mempunyai titik didih -33,4 °C. Jelaskan perbedaan titik didih yang begitu besar antara kedua zat tersebut!

Pembahasan Soal:

Metana merupakan senyawa kovalen non polar sehingga tidak memiliki momen dipol, sedangkan amonia merupakan senyawa kovalen polar karena memiliki satu PEB pada atom pusatnya (nitrogen) sehingga memiliki momen dipol. Adanya momen dipol dapat meningkatkan gaya tarik menarik antar molekul sehingga titik didih amonia lebih tinggi daripada metana. 
How to determine the Lewis structure for CH4 - Quora 


Jadi, perbedaan titik didih disebabkan karena adanya PEB pada senyawa NH3.space  

0

Roboguru

Urutkan ketiga senyawa berikut berdasarkan kepolarannya, dimulai dari yang kepolarannya paling kecil: , dan . Menurut  Anda, bagaimanakah urutan titik didih ketiga zat itu? Jelaskan jawaban Anda. Cari...

Pembahasan Soal:

Berdasarkan sumber yang dicari, data titik didih ketiga senyawa sebagai berikut.

  • H subscript 2 S mempunyai titik didih sebesar negative sign 60 space degree C, dengan momen dipol sebesar 0,95 D.
  • B F subscript 3 mempunyai titik didih sebesar negative sign 100 comma 3 space degree C, dengan momen dipol sebesar 0 D.
  • H subscript 2 O mempunyai titik didih sebesar 100 space degree C, dengan momen dipol sebesar 1,8546D.

Urutan kepolarannya dari yang terkecil, yaitu:


B F subscript 3 less than H subscript 2 S less than H subscript 2 O 


Urutan titik didih dimulai dari senyawa yang mempunyai kepolaran terbesar. Hal ini juga berkaitan dengan besarnya momen dipol yang dipunyai senyawa tersebut, semakin besar momen dipolnya maka senyawa tersebut semakin polar dan semakin tinggi titik didihnya. B F subscript 3 merupakan senyawa kovalen non polar, ditinjau dari atom pusatnya yang tidak mempunyai PEB. Sedangkan untuk H subscript 2 S dan H subscript 2 O meskipun sama-sama senyawa kovalen polar dan atom pusat mempunyai jumlah PEB yang sama namun H subscript 2 O mempunyai sifat kepolaran yang lebih besar. Hal ini dikarenakan atom pusat O dan S mempunyai perbedaan jari-jari atom, jari-jari atom S lebih besar daripada O sehingga mengurangi gaya tarik menarik yang terjadi antara inti pada atom pusat dengan elektron pada molekul atom lain.

Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa:;

  • Urutan kepolaran senyawa dari senyawa polar hingga nonpolar adalah H subscript 2 O > H subscript 2 S > B F subscript 3.
  • Urutan titik didih dari tertinggi hingga terendah adalah H subscript 2 O > H subscript 2 S > B F subscript 3.

Jadi, urutan kepolaran dan titik didihnya adalah BF3<H2S<H2O .

0

Roboguru

Urutkan zat-zat berikut menurut titik didihnya, dimulai dari yang terendah. Jelaskan!

Pembahasan Soal:

C H subscript 4 merupakan senyawa kovalen non polar dengan 4 subtituen. C O subscript 2 merupakan senyawa kovalen non polar dengan 2 subtituen. Oleh karena itu C H subscript 4 dan C O subscript 2 mempunyai titik didih terendah. S O subscript 2 merupakan senyawa polar karena atom pusat S memiliki 2 PEB. H subscript 2 O merupakan senyawa polar karena atom pusat O memiliki 2 PEB. Si O subscript 2 merupakan senyawa kovalen non polar yang cenderung membentuk kristal silika sehingga mempunyai titik didih terbesar. 

Kemudian validasi kedua dari nilai masing-masing titik didihnya. Titik didih C O subscript 2 adalah -78,5 °C; H subscript 2 O adalah 100 °C; Si O subscript 2 adalah 2.230 °C; C H subscript 4 adalah -161,5°C; S O subscript 2 adalah -10°C.

Berdasarkan data tersebut, maka urutan senyawa-senyawa di atas dari yang titik didihnya terendah adalah C H subscript 4 semicolon space C O subscript 2 semicolon space S O subscript 2 semicolon space H subscript 2 O semicolon space Si O subscript 2.

Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.space  

0

Roboguru

Zat manakah yang diharapkan mempunyai titik didih tinggi,  atau ? Jelaskan jawaban Anda!

Pembahasan Soal:

N H subscript 3 merupakan senyawa kovalen polar dengan satu PEB (pasangan elektron bebas) sehingga gaya tarik intermolekulnya kuat (mempunyai momen dipol), sedangkan B H subscript 3 merupakan senyawa kovalen non polar karena tidak punya PEB (tidak mempunyai momen dipol). Oleh karena itu titik didih N H subscript 3 lebih besar daripada B H subscript 3 (N H subscript 3 > B H subscript 3).
 

Jadi, titik didih tertinggi adalah senyawa NH3.space  

0

Roboguru

Manakah zat berikut yang diharapkan mempunyai titik didih yang lebih tinggi? Jelaskan!  atau    atau

Pembahasan Soal:

a. I Cl memilkiki titik didih yang lebih tinggi daripada Br subscript 2 

I Cl merupakan senyawa kovalen polar sehingga memilki momen dipol, sedangkan Br subscript 2 termasuk senyawa kovalen non polar sehingga tidak memiliki momen dipol. Adanya momen dipol dalam suatu senyawa dapat meningkatkan gaya tarik menarik antar molekul sehingga senyawa tersebut memilki titik didih yang tinggi.
 

b. S O subscript 2 memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada C O subscript 2 

S O subscript 2 merupakan senyawa polar karena pada atom pusat belerang memiliki 2 pasangan elektron bebas yang menyebabkan senyawa tersebut bersifat polar sehingga memiliki momen dipol, sedangkan pada senyawa C O subscript 2 atom pusat karbon tidak memiliki PEB menyebabkan senyawa tersebut bersifat non polar dan tidak memiliki momen dipol. Adanya momen dipol dalam suatu senyawa dapat meningkatkan gaya tarik menarik antar molekul sehingga senyawa tersebut memilki titik didih yang tinggi.

Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.space  

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved