Roboguru

Mengapa intan, grafit, dan silika mempunyai titik leleh serta titik didih yang sangat tinggi? Jelaskan!

Pertanyaan

Mengapa intan, grafit, dan silika mempunyai titik leleh serta titik didih yang sangat tinggi? Jelaskan!

Pembahasan Soal:

Intan, grafit dan silika mempunyai titik leleh dan titik didih yang sangat tinggi karena ikatan molekulnya. Setiap atom intan terikat secara kovalen pada 4 atom karbon lainnya pada suatu struktur tetrahedron. Setiap atom silika terikat secara kovalen pada 4 atom oksigen dan setiap 2 atom oksigennya itu terikat dalam 2 atom silikon.

Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.space  

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Urutkan zat-zat berikut menurut titik didihnya, dimulai dari yang terendah. Jelaskan!

Pembahasan Soal:

C H subscript 4 merupakan senyawa kovalen non polar dengan 4 subtituen. C O subscript 2 merupakan senyawa kovalen non polar dengan 2 subtituen. Oleh karena itu C H subscript 4 dan C O subscript 2 mempunyai titik didih terendah. S O subscript 2 merupakan senyawa polar karena atom pusat S memiliki 2 PEB. H subscript 2 O merupakan senyawa polar karena atom pusat O memiliki 2 PEB. Si O subscript 2 merupakan senyawa kovalen non polar yang cenderung membentuk kristal silika sehingga mempunyai titik didih terbesar. 

Kemudian validasi kedua dari nilai masing-masing titik didihnya. Titik didih C O subscript 2 adalah -78,5 °C; H subscript 2 O adalah 100 °C; Si O subscript 2 adalah 2.230 °C; C H subscript 4 adalah -161,5°C; S O subscript 2 adalah -10°C.

Berdasarkan data tersebut, maka urutan senyawa-senyawa di atas dari yang titik didihnya terendah adalah C H subscript 4 semicolon space C O subscript 2 semicolon space S O subscript 2 semicolon space H subscript 2 O semicolon space Si O subscript 2.

Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.space  

0

Roboguru

Mengapa senyawa  dapat terbentuk, tetapi  tidak dapat terbentuk?

Pembahasan Soal:

Atom Cl memiliki 7 elektron valensi sehingga membutuhkan 1 elektron untuk memenuhi kaidah oktet. Senyawa Cl subscript 2 dapat terbentuk karena keduanya unsur nonlogam yang dapat membentuk ikatan kovalen (masing-masing memberikan 1 elektron untuk digunakan bersama). Sedangkan Na merupakan unsur logam sehingga tidak dapat membentuk senyawa kovalen Na subscript 2. Atom Na cenderung berikatan secara ionik dengan melepas 1 elektron valensinya untuk memenuhi kaidah oktet.

Jadi, Cl subscript 2 dapat terbentuk karena Cl tergolong unsur nonlogam sehingga membentuk ikatan kovalen.blank subscript blank subscript blank

0

Roboguru

Urutkan interaksi antarpartikel berikut, dimulai dari yang terlemah: gaya London, gaya tarik dipol-dipol, dan ikatan hidrogen!

Pembahasan Soal:

  1. Gaya london merupakan gaya tarik menarik antarmolekul non polar, juag merupakan gaya antarmolekul terlemah karena hanya menimbulkan perbedaan muatan saja.
  2. Gaya tarik dipol-dipol merupakan gaya antarmolekul yang cukup kuat karena terjadi antar molekul polar dengan polar yang sama-sama bersifat menarik karena masing-masing memiliki PEB.
  3. Ikatan hidrogen merupakan gaya tarik menarik antarmolekul yang memiliki ikatan hidrogen dengan molekul lain yang memiliki gugus N, O, dan F. Sangat kuat karena besar energinya hampir sama seperti ikatan kimia namun tidak menimbulkan overlapping orbital seperti pada ikatan kimia. Maka dari itu masih tergolong dalam gaya antarmolekul.

Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.space  

0

Roboguru

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengantepat! Apa yang dimaksud dengan ikatankovalen?

Pembahasan Soal:

Ikatan kovalen adalah ikatan antara atom non logam dengan non logam dengan pemakaian pasangan elektron bersama-sama. Ikatan kovalen berdasarkan jenis ikatannya terbagi menjadi 4, yaitu:

  • Ikatan kovalen tunggal, contoh: begin mathsize 14px style C H subscript 4 end style.
  • Ikatan kovalen rangkap dua, contoh: begin mathsize 14px style O subscript 2 end style.
  • Ikatan kovalen rangkap tiga, contoh: begin mathsize 14px style N subscript 2 end style.
  • Ikatan kovalen koordinasi, contoh: begin mathsize 14px style H N O subscript 3 end style.

Jadi, ikatan kovalen merupakan ikatan antar atom non logam dengan pemakaian elektronundefinedbersama.

0

Roboguru

Rumus senyawa kovalen yang terbentuk antara unsur dan serta dan berturut-turut adalah ...

Pembahasan Soal:

Sebelum dapat menentukan rumus senyawa yang terbentuk antara unsurbegin mathsize 14px style blank subscript 6 C space dan space subscript 17 Cl space end stylesertabegin mathsize 14px style blank subscript 7 N space dan space subscript 1 H end style maka ditentukan dulu konfigurasi elektron masing-masing unsur.undefined


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell blank subscript 6 C end cell equals cell 1 s squared space 2 s squared space 2 p squared subscript 17 Cl equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 6 space 3 s squared space 3 p to the power of 5 subscript 7 N equals 1 s squared space 2 s squared space 3 s cubed subscript 1 H equals 1 s to the power of 1 end cell end table end style 


Berdasarkan konfigurasi elektron di atas, diketahui bahwa elektron valensi atom C adalah 4, elektron valensi atom Cl adalah 7, elektron valensi atom N adalah 5 dan elektron valensi atom H adalah 1. Senyawa berikatan kovalen yang dapat terbentuk antara unsur C dan Cl adalah senyawa begin mathsize 14px style C Cl subscript 4 end style, hal ini dikarenakan atom C memiliki 4 elektron valensi yang semuanya dapat digunakan untuk berikatan kovalen, sedangkan atom Cl yang memiliki 7 elektron valensi cukup memerlukan 1 buah elektron untuk mencapai kondisi kestabilan (oktet). Atom C yang memiliki 4 elektron dapat mengikat 4 atom Cl yang memerlukan 1 elektron untuk digunakan bersama membentuk ikatan kovalen dengan rumus senyawa begin mathsize 14px style C Cl subscript 4 end style.undefined

Sedangkan untuk atom N dan H dapat membentuk senyawa kovalen dengan rumus kimia begin mathsize 14px style N H subscript 3 end style, hal ini dikarenakan atom N memiliki 5 elektron valensi, di mana terdapat 3 elektron yang dapat digunakan untuk berikatan kovalen dan satu pasang elektron bebas. Atom H yang hanya memiliki 1 elektron valensi cukup memerlukan 1 buah elektron untuk mencapai kondisi kestabilannya (duplet). Atom N yang memiliki 3 elektron bebas dapat mengikat 3 atom H yang memerlukan 1 elektron untuk digunakan bersama membentuk ikatan kovalen dengan rumus senyawa begin mathsize 14px style N H subscript 3 end style.undefined

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.undefined

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved