Sel volta merupakan sel yang menghasilkan energi listrik karena adanya reaksi redoks spontan. Reaksi sel volta berlangsung spontan jika potensial sel standar
bernilai positif.
Potensial sel standar dihitung berdasarkan selisih data potensial katode dan anode
Menentukan anode dan katode
Cara menentukan logam yang bertindak sebagai katode dan anode, dapat dilihat dari nilai potensial reduksi standar (Eo) masing-masing logam. Semakin positif nilai Eo maka logam tersebut mengalami reaksi reduksi dan bertindak sebagai katode. Sebaliknya semakin negatif nilai Eo maka logam tersebut mengalami reaksi oksidasi dan bertindak sebagai anode.
Berdasarkan penjelasan di atas, nilai potensial sel terbesar akan diperoleh dari logam yang memiliki nilai (Eo) paling kecil (lebih mudah teroksidasi) yaitu Mg (sebagai anode), serta logam yang memiliki nilai (Eo) paling besar (lebih mudah tereduksi yaitu Ag (sebagai katode),
Menentukan potensial sel standar
Nilai potensial sel standar dapat dihitung sebagai berikut:
Menentukan notasi sel volta
Penulisan notasi sel volta mengikuti konvensi umum sebagai berikut:
- Komponen-komponen pada kompartemen anoda (setengah sel oksidasi) ditulis pada bagian kiri, sedangkan komponen-komponen pada kompartemen katoda (setengah sel reduksi) ditulis pada bagian kanan.
- Tanda dua garis vertikal ( || ) melambangkan jembatan garam yang memisahkan kedua setengah sel.
- Tanda satu garis vertikal ( | ) melambangkan batas fase antara komponen-komponen dengan fase berbeda.
Potensial sel yang paling besar yaitu pada notasi sel berikut
.
Jadi, jawaban yang benar adalah C.