Roboguru

Di antara reaksi-reaksi berikut, manakah yang merupakan reaksi redoks dan bukan redoks? (Jelaskan alasannya dengan menunjukkan ada atau tidaknya perubahan bilangan oksidasi)! CuO+H2​→Cu+H2​O  Ca(OH)2​+2HCl→CaCl2​+2H2​O

Pertanyaan

Di antara reaksi-reaksi berikut, manakah yang merupakan reaksi redoks dan bukan redoks? (Jelaskan alasannya dengan menunjukkan ada atau tidaknya perubahan bilangan oksidasi)!

  1. begin mathsize 14px style Cu O and H subscript 2 yields Cu and H subscript 2 O end style 
  2. begin mathsize 14px style Ca open parentheses O H close parentheses subscript 2 plus 2 H Cl yields Ca Cl subscript 2 and 2 H subscript 2 O end style  undefined

Pembahasan Soal:

Untuk menentukan reaksi reduksi dan oksidasi, terlebih dahulu kita tulis biloks masing masing unsur yang terlibat dalam reaksi:

  1.   
    Terjadi penurunan biloks Cu dari +2 menjadi 0 (reaksi reduksi), dan kenaikan biloks H dari 0 menjadi +1 (oksidasi). Maka reaksi nomor 1 merupakan reaksi redoks.
     
  2.   
    Pada reaksi ini, tidak terjadi perubahan biloks unsur unsur yang terlibat dalam reaksi, sehingga reaksi nomor 2 bukan merupakan reaksi redoks.


Jadi, reaksi nomor 1 adalah reaksi redoks, dan reaksi nomor 2 bukan reaksi redoks.undefined

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Agnia

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

Terakhir diupdate 05 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Reaksi: Ag+(aq)+Cl−(aq)→AgCl(s) merupakan reaksi redoks. SEBAB Bilangan oksidasi Ag turun dari +1 menjadi 0 dan bilangan oksidasi Cl naik dari -1 menjadi 0.

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks merupakan reaksi yang terdiri dari reaksi oksidasi dan reduksi secara simultan. Suatu zat mengalami reaksi oksidasi atau reduksi dapat diketahui salah satunya melalui perubahan bilangan oksidasi.

Perhatikan biloks masing-masing unsur pada reaksi tersebut:

Ag to the power of plus sign left parenthesis italic a italic q right parenthesis plus Cl to the power of minus sign left parenthesis italic a italic q right parenthesis yields Ag Cl open parentheses italic s close parentheses bold plus bold 1 bold space bold space bold space bold space bold space bold space bold space bold space bold space bold minus sign bold 1 bold space bold space bold space bold space bold space bold space bold space bold space bold plus bold 1 bold minus sign bold 1

Terlihat bahwa Ag dan Cl tidak mengalami perubahan biloks, sehingga reaksi tersebut bukan reaksi redoks. 

Dengan demikian, kalimat pernyataan dan kalimat sebab keduanya salah.

Jadi, jawaban yang benar adalah E.

0

Roboguru

Tunjukkan reaksi di bawah ini adalah reaksi redoks atau bukan!

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks merupakan reaksi yang mengandung reaksi oksidasi dan reduksi secara bersamaan. Reaksi oksidasi atau reduksi dapat dilihat dari perubahan biloks. Apabila mengalami perubahan biloks naik, maka disebut mengalami reaksi oksidasi, sedangkan jika biloksnya berubah turun disebut mengalami reaksi reduksi. Jadi, kita tentukan biloks masing-masing atom terlebih dahulu, kemudian bandingkan biloks pada jumlah atom yang sama.

 

Perhatikan atom belerang (S), oksigen (O), dan hidrogen (H) di kiri dan kanan panah tidak ada yang mengalami perubahan biloks. Maka, reaksi ini bukan reaksi redoks, oksidator dan reduktor tidak dapat ditentukan.

Jadi, reaksi diatas bukan merupakan reaksi redoks.

0

Roboguru

Diketahui reaksi: 2CuSO4​+4KI→2CuI+I2​+2K2​SO4​  Jika reaksi tersebut merupakan reaksi redoks, tentukan oksidator, reduktor, hasil oksidasi, dan hasil reduksi!

Pembahasan Soal:

Reaksi oksidasi : reaksi yang terjadi kenaikan bilangan oksidasi (biloks).

Reaksi reduksi : reaksi yang terjadi penurunan biloks.

Oksidator : zat pengoksidasi (zat yang mengalami reduksi).

Reduktor : zat pereduksi (zat yang mengalami oksidasi).

Hasil oksidasi : hasil dari zat yang nilainya mengalami kenaikan jumlah biloks.

Hasil reduksi : hasil dari zat yang nilainya mengalami penurunan jumlah biloks.

Beberapa aturan biloks:

  1. Biloks unsur bebas = 0
  2. Biloks senyawa tak bermuatan = 0
  3. Biloks Gol. 1A umumnya +1, namun tidak semua Gol. 1A biloksnya +1
  4. Biloks O dalam senyawa non peroksida = -2
  5. Biloks pada halogen umumnya -1, namun tidak semua halogen biloksnya -1

Reaksi:

2 CuSO subscript 4 plus 4 KI rightwards arrow 2 CuI plus straight I subscript 2 plus 2 straight K subscript 2 SO subscript 4

Langkah pertama: menentukan biloks pada masing-masing atom dan langkah kedua menentukan atom yang mengalami perubahan bilangan oksidasi.

Reaksi begin mathsize 14px style 2 Cu S O subscript 4 and 4 K I yields 2 Cu I and I subscript 2 and 2 K subscript 2 S O subscript 4 end style merupakan reaksi redoks.

Atom begin mathsize 14px style Cu end style mengalami perubahan biloks dari +2 pada senyawa begin mathsize 14px style Cu S O subscript 4 end style menjadi +1 pada senyawa CuI (mengalami reduksi).

Sedangkan atom begin mathsize 14px style I end style mengalami perubahan biloks dari -1 pada senyawa begin mathsize 14px style K I end style menjadi 0 pada begin mathsize 14px style I subscript 2 end style (mengalami oksidasi).

bold CuSO subscript bold 4 merupakan oksidator (yang mengalami reduksi) dan hasil reduksi adalah CuI.

KI merupakan reduktor (yang mengalami oksidasi) dan hasil oksidasi adalah bold I subscript bold 2.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa reaksi tersebut merupakan reaksi redoks, oksidatornya adalah Cu S O subscript bold 4, reduktornya adalah K I, hasil oksidasinya adalah I subscript bold 2, dan hasil reduksinya adalah Cu I.

0

Roboguru

Identifikasi yang mana berikut ini yang merupakan reaksi oksidasi-reduksi, berikan alasannya.  (NH4​)2​SO4​(aq)+Ba(NO3​)2​(aq)→BaSO4​(s)+2NH4​NO3​(aq)

Pembahasan Soal:

Reaksi oksidasi dan reduksi dalam suatu persamaan reaksi dapat diketahui dengan menentukan spesi yang mengalami perubahan bilangan oksidasi.

Berdasarkan penentuan biloks masing-masing atom diatas dapat disimpulkan bahwa tidak ada spesi yang mengalami perubahan bilangan oksidasi sesuai pasangannya sehingga tidak ada reaksi reduksi dan oksidasi.
 

Jadi, reaksi tersebut bukan termasuk reaksi redoks.

0

Roboguru

Perhatikan persamaan reaksi berikut! K2​Cr2​O7​(s)+14HCI(aq)→2KCI(aq)+2CrCl3​(aq)+Cl2​(g)+7H2​O(l) Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan kimia tersebut adalah ....

Pembahasan Soal:

Penentuan unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi berdasarkan bilangan oksidasi masing-masing unsur.

  • Unsur Cr mengalami reduksi yaitu penurunanan biloks. Biloks Cr berubah dari + 6 (begin mathsize 14px style K subscript 2 Cr subscript 2 O subscript 7 end style) menjadi +3 (begin mathsize 14px style Cr Cl subscript 3 end style). 
  • Unsur Cl mengalami oksidasi yaitu kenaikan biloks. Biloks Cl berubah dari -1 (KCl) menjadi 0 (begin mathsize 14px style Cl subscript 2 end style).

Jadi, unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi adalah Cr dan Cl.

1

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved