Iklan

Iklan

Pertanyaan

Di antara larutan dalam air berikut ini yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah...

Di antara larutan dalam air berikut ini yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah...space  

  1. 1,0 m asam asetat, begin mathsize 14px style C H subscript 3 C O O H end style 

  2. 1,0 m asam klorida, begin mathsize 14px style H Cl end style 

  3. 1,0 m asam sulfat, begin mathsize 14px style H subscript 2 S O subscript 4 end style 

  4. 1,0 m asam fosfat, begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style 

  5. 1,0 m glukosa, begin mathsize 14px style C subscript 6 H subscript 12 O subscript 6 end style 

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Pembahasan

Untuk mengetahui nilai titik didih larutan yang tertinggi dapat dilihat dari nilai kenaikan titik didihnya rumusnyaadalah: (larutan elektrolit) (larutan non-elektrolit) Keterangan: m = molalitas larutan,semakin besar molalitas larutan maka semakin besar. = tetapan kenaikan titik didih dengan satuan . Pada larutan-larutan di opsi jawaban kita anggap nilai adalah sama untuk kelima larutan (menggunakan pelarut yang sama). i = faktor Van't Hoff. Rumus faktor Van't Hoff adalah sebagai berikut: , dimana i = faktor Van't Hoff, = derajat ionisasi, dan n = jumlah ion. Padalarutan yang bersifat elektrolit di opsi jawaban, kita anggap nilai . Berikut ini perhitungan masing-masing larutan: A. 1 molal Reaksi ionisasi: B. 1 molal Reasi ionisai: C. 1 molal Reaksi ionisasi: D. 1 molal Reaksi ionisasi: E. 1 molal Tidak terionisasi karena larutan non-elektrolit. Sehingga diperoleh bahwa senyawa yang memiliki titik didih tertinggi, yaitu dengan tertinggi, adalah . Jadi, jawaban yang benar adalah D.

Untuk mengetahui nilai titik didih larutan yang tertinggi dapat dilihat dari nilai kenaikan titik didihnya begin mathsize 14px style open parentheses increment T subscript b close parentheses end style rumusnya adalah:

begin mathsize 14px style increment T subscript b double bond m cross times K subscript b cross times i end style (larutan elektrolit)
begin mathsize 14px style increment T subscript b double bond m cross times K subscript b end style (larutan non-elektrolit)

Keterangan:

  • m = molalitas larutan, semakin besar molalitas larutan maka undefined semakin besar.
  • begin mathsize 14px style K subscript b end style = tetapan kenaikan titik didih dengan satuan begin mathsize 14px style degree C forward slash molal end style. Pada larutan-larutan di opsi jawaban kita anggap nilai undefined adalah sama untuk kelima larutan (menggunakan pelarut yang sama).
  • i = faktor Van't Hoff. Rumus faktor Van't Hoff adalah sebagai berikut: begin mathsize 14px style i double bond αn plus open parentheses 1 minus sign alpha close parentheses end style, dimana i = faktor Van't Hoff, begin mathsize 14px style alpha end style = derajat ionisasi, dan n = jumlah ion. Pada larutan yang bersifat elektrolit di opsi jawaban, kita anggap nilai begin mathsize 14px style alpha equals 1 end style

Berikut ini perhitungan begin mathsize 14px style increment T subscript b end style masing-masing larutan:

  • A. begin mathsize 14px style C H subscript 3 C O O H end style 1 molal
    Reaksi ionisasi: begin mathsize 14px style C H subscript 3 C O O H equilibrium C H subscript 3 C O O to the power of minus sign and H to the power of plus sign end style  
    begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell jumlah space ion space open parentheses n close parentheses end cell equals 2 row i equals cell 1 left parenthesis 2 right parenthesis plus left parenthesis 1 minus sign 1 right parenthesis end cell row blank equals 2 row cell increment T subscript b end cell equals cell 1 space molal cross times Kb space degree C forward slash molal cross times 2 end cell row blank equals cell 2 degree C end cell end table end style 
  • B. begin mathsize 14px style H Cl end style 1 molal
    Reasi ionisai: begin mathsize 14px style H Cl yields H to the power of plus sign and Cl to the power of minus sign end style 
    begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell jumlah space ion space open parentheses n close parentheses end cell equals 2 row i equals cell 1 left parenthesis 2 right parenthesis plus left parenthesis 1 minus sign 1 right parenthesis end cell row blank equals 2 row cell increment T subscript b end cell equals cell 1 space molal cross times Kb space degree C forward slash molal cross times 2 end cell row blank equals cell 2 degree C end cell end table end style 
  • C. begin mathsize 14px style H subscript 2 S O subscript 4 end style  1 molal
    Reaksi ionisasi: begin mathsize 14px style H subscript 2 S O subscript 4 yields 2 H to the power of plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent end style 
    begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell jumlah space ion space open parentheses n close parentheses end cell equals 3 row i equals cell 1 left parenthesis 3 right parenthesis plus left parenthesis 1 minus sign 1 right parenthesis end cell row blank equals 3 row cell increment T subscript b end cell equals cell 1 space molal cross times Kb space degree C forward slash molal cross times 3 end cell row blank equals cell 3 degree C end cell end table end style 
  • D. begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style 1 molal
    Reaksi ionisasi:  begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 equilibrium 3 H to the power of plus sign and P O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent end style 
    begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell jumlah space ion space open parentheses n close parentheses end cell equals 4 row i equals cell 1 left parenthesis 4 right parenthesis plus left parenthesis 1 minus sign 1 right parenthesis end cell row blank equals 4 row cell increment T subscript b end cell equals cell 1 space molal cross times Kb space degree C forward slash molal cross times 4 end cell row blank equals cell 4 degree C end cell end table end style 
  • E. begin mathsize 14px style C subscript 6 H subscript 12 O subscript 6 end style 1 molal
    Tidak terionisasi karena larutan non-elektrolit.
    begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript b end cell equals cell 1 space molal cross times Kb space degree C forward slash molal end cell row blank equals cell 1 degree C end cell end table end style  

Sehingga diperoleh bahwa senyawa yang memiliki titik didih tertinggi, yaitu dengan undefined tertinggi, adalah undefined

Jadi, jawaban yang benar adalah D.

 

Latihan Bab

Pendahuluan Sifat Koligatif

Penurunan Titik Beku

Kenaikan Titik Didih

Penurunan Tekanan Uap

2rb+

Anik Diandra Uraifa

Jawaban tidak sesuai

Dinda Ayu

Pembahasan terpotong Jawaban tidak sesuai

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Sifat koligatif larutan adalah sifat yang dimiliki oleh suatu larutan yang tidak dipengaruhi oleh jenis larutan tetapi hanya dipengaruhi oleh jumlah konsentrasi zat terlarut. Salah satu sifat koligati...

172

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia