Jawaban yang tepat adalah opsi E.
Larutan penyangga adalah larutan yang menjaga pH dengan cukup konstan dan memiliki kemampuan untuk menahan perubahan pada pH saat pengenceran atau penambahan sedikit asam atau basa. Larutan penyangga dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu larutan penyangga asam dan larutan penyangga basa.
Ada 2 cara pembuatan larutan penyangga, yaitu : cara langsung dan cara tidak langsung.
Campuran larutan NH3 + larutan H2SO4 merupakan campuran basa lemah dan asam kuat untuk membentuk penyangga basa. Larutan penyangga basa tersebut dibuat dengan cara tidak langsung (direaksikan terlebih dahulu). Untuk menentukan larutan yang terbentuk dengan cara tidak langsung yaitu menghitung mol masing - masing larutan.
mol NH3=M×V=0,4 M×100 ml=40 mmolmol H2SO4=M×V=0,2 M×50 ml=10 mmol
Dari perhitungan diatas, diketahui bahwa bersisa basa lemah. Maka larutan yang terbentuk adalah penyangga basa. pH larutan penyangga basa dapat dihitung dengan persamaan berikut.
[OH−]pOHpH=========Kb×mol garammol basa lemah10−5×10 mmol20 mmol2×10−5−log [OH−]−log 2×10−55−log 214−pOH14−(5−log 2)9+log 2
Sehingga pH larutan yang terbentuk adalah 9 + log 2.