Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai dengan perubahan bilangan oksidasi.
- Reaksi reduksi: terjadi penurunan bilangan oksidasi atom suatu unsur
- Reaksi oksidasi: terjadi kenaikan bilangan oksidasi atom suatu unsur
Aturan untuk menentukan biloks unsur:
- Biloks senyawa netral = 0
- Biloks unsur bebas = 0
- Biloks O pada umumnya = -2, kecuali pada senyawa peroksida = -1, superoksida =
, OF2 = +2
- Biloks ion monoatomik/ poliatomik = muatan
- Biloks unsur H = +1, kecuali pada senyawa hidrida = -1
- Biloks unsur golongan IA = +1
- Biloks unsur golongan IIA = +2
- Biloks unsur Cl, Br, I pada umumnya = -1, kecuali pada senyawa unsur-unsur tersebut dengan O dapat memiliki biloks berbeda tergantung senyawa
- Biloks unsur golongan transisi lebih dari satu macam
Analisis pilihan jawaban:
A. 
0 -1 -1 0
Terdapat perubahan bilangan oksidasi
B. 
+1 -2 +1 +1 -1 +1 -1 +1 -2
Tidak ada perubahan bilangan oksidasi
C. 
Menghitung biloks Cu pada senyawa CuCO3
Menghitung biloks C pada senyawa CuCO3

+2 +4 -2 +2 -2 +4 -2
Tidak ada perubahan bilangan oksidasi
D. 
Menghitung biloks C

+2 +4 -2 +1-1 +2 -1 +1 -2
Tidak terdapat perubahan bilangan oksidasi
E. 
+1 -1 +1 -1
Tidak terdapat perubahan bilangan oksidasi
Reaksi-reaksi di atas yang disertai dengan perubahan bilangan oksidasi adalah reaksi A
Bilangan oksidasi Cl berubah dari 0 ke -1. Sedangkan bilangan oksidasi Br berubah dari -1 ke 0.
Jadi jawaban yang benar adalah A.