Iklan

Pertanyaan

Apa faktor yang mendorong diselenggarakannya Perundingan Roem-Roijen pada 14 April 1949?

Apa faktor yang mendorong diselenggarakannya Perundingan Roem-Roijen pada 14 April 1949?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

19

:

08

Klaim

Iklan

A. Jasmine

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

faktor pendorong dilakukannya perundingan Roem-Roijen adalah akibat adanya Agresi Militer II yang dilakukan Belanda serta adanya konflik-konflik antara Indonesia dan Belanda.

faktor pendorong dilakukannya perundingan Roem-Roijen adalah akibat adanya Agresi Militer II yang dilakukan Belanda serta adanya konflik-konflik antara Indonesia dan Belanda.

Pembahasan

Perundingan Roem-Roijen adalah perundingan yang dibuat antara Indonesia dan Belanda untuk menyelesaikan konflik di awal kemerdekaan. Perundingan tersebut dipimpin oleh Mele Cochran dari Amerika Serikat, Moh. Roem dari Indonesia, dan van Roijen dari Belanda. Latar belakang perundingan Roem-Roijen adalah Agresi Militer II yang dilakukan Belanda serta adanya konflik-konflik antara Indonesia dan Belanda. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemudian memerintahkan Belanda dan Indonesia menghentikan masing-masing operasi militernya. PBB juga membentukUnited Nations Commission for Indonesia (UNCI) yang membawa perwakilan kedua negara tersebut ke meja perundingan pada 17 April 1949. Dengan demikian, faktor pendorong dilakukannya perundingan Roem-Roijen adalah akibat adanya Agresi Militer II yang dilakukan Belanda serta adanya konflik-konflik antara Indonesia dan Belanda.

Perundingan Roem-Roijen adalah perundingan yang dibuat antara Indonesia dan Belanda untuk menyelesaikan konflik di awal kemerdekaan. Perundingan tersebut dipimpin oleh Mele Cochran dari Amerika Serikat, Moh. Roem dari Indonesia, dan van Roijen dari Belanda.

Latar belakang perundingan Roem-Roijen adalah Agresi Militer II yang dilakukan Belanda serta adanya konflik-konflik antara Indonesia dan Belanda. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemudian memerintahkan Belanda dan Indonesia menghentikan masing-masing operasi militernya. PBB juga membentuk United Nations Commission for Indonesia (UNCI) yang membawa perwakilan kedua negara tersebut ke meja perundingan pada 17 April 1949. 

Dengan demikian, faktor pendorong dilakukannya perundingan Roem-Roijen adalah akibat adanya Agresi Militer II yang dilakukan Belanda serta adanya konflik-konflik antara Indonesia dan Belanda.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

Ya Ya

Gajelas ni website pelitt

Iklan

Pertanyaan serupa

Salah satu kesepakatan dalam perjanjian linggajati adalah Belanda mengakui secara de fakto wilayah Republik Indonesia yaitu Sumatera, Jawa dan madura. Walaupun wilayah Indonesia semakin sempit bangsa ...

34

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia