Roboguru

Perhatikan pernyataan berikut!  Perjanjian Linggarjati Palagan Ambarawa Perjanjian Renville Pertempuran Surabaya Konferensi Meja Bundar Bentuk perjuangan diplomasi yang dilakukan Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan adalah ....

Pertanyaan

Perhatikan pernyataan berikut! 

  1. Perjanjian Linggarjati
  2. Palagan Ambarawa
  3. Perjanjian Renville
  4. Pertempuran Surabaya
  5. Konferensi Meja Bundar

Bentuk perjuangan diplomasi yang dilakukan Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan adalah .... 

  1. 1, 2, dan 3

  2. 1, 3, dan 5

  3. 2, 3, dan 4

  4. 3, 4, dan 5

Pembahasan Soal:

Pasca diproklamirkan sebagai negara merdeka, Indonesia masih harus berhadapan dengan Sekutu dan Belanda yang masih memiliki ambisi menguasai Indonesia. Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia, selanjutnya ditempuh dua jalur perjuangan, yakni perjuangan fisik dan perjuangan diplomasi. Perjuangan fisik merupakan bentuk perjuangan melalui perang atau pertempuran, seperti Pertempuran 10 November, Palagan Ambarawa, Pertempuran Medan Area, dan Serangan Umum 1 Maret. Sedangkan perjuangan diplomasi merupakan perjuangan melalui jalur perundingan, seperti Perundingan Linggarjati, Perjanjian Renville, Perundingan Roem-Royen, dan Konferensi Meja Bundar.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 21 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan ditempuh bangsa Indonesia dengan melakukan langkah sebagai berikut ....

Pembahasan Soal:

Semenjak memproklamasikan kemerdekaan 17 Agustus 1945, Belanda selalu mengusik kedaulatan Indonesia. Belanda tidak mengakui kemerdekaan Indonesia dan senantiasa berusaha untuk membatalkan kemerdekaan yang dengan susah payah diraih Indonesia. Aksi militer dan kekerasan kerap dilakukan Belanda untuk menggoyang kedaulatan Indonesia. Agresi Militer Belanda I dan II misalnya adalah bukti betapa Belanda  sangat berambisi untuk menghancurkan Indonesia yang baru merdeka. Untuk menegakkan kedaulatan, Indonesia menempuh dua cara, yaitu dengan melakukan perjuangan fisik melalui pertempuran dan juga perjuangan non fisik dengan melakukan serangkaian diplomasi dan negosiasi agar Belanda mau melunak dan mengakui kemerdekaan Indonesia. Perundingan Linggajati, Perundingan Renville, Perundingan Roem-Royen yang berujung pada terlaksananya Konferensi Meja Bundar di mana Belanda kemudian secara legal formal mengakui kemerdekaan Indonesia adalah bukti bahwa perjuangan melalui diplomasi sangat ampuh dalam mewujudkan tegaknya kedaulatan bangsa.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C. space 

0

Roboguru

Kerja sama yang diwujudkan dengan pertempuran di berbagai wilayah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia adalah ...

Pembahasan Soal:

Diketahui bahwa setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, masih terjadi upaya-upaya dari Belanda untuk menguasai kembali Indonesia yang disebut sebagai Agresi Milter Belanda. Agresi Militer Belanda ini terjadi sebanyak 2 kali, yakni pada tahun 1947 dan 1948, akan tetapi Agresi Militer Belanda ini mendapat perlawanan dari bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka.

Selain harus menghadapi Agresi Militer Belanda, bangsa Indonesia juga diserang oleh pihak Sekutu dan Belanda di beberapa daerah. Usaha mempertahankan kemerdekaan oleh bangsa Indonesia dilakukan dengan dua cara yakni dengan mengangkat senjata dan diplomasi yang berlangsung dari tahun 1945-1949. Terdapat beberapa peristiwa penting bangsa Indonesia dalam mengangkat senjata melawan Belanda, salah satunya adalah peristiwa Bandung Lautan Api. Dalam jalur diplomasi, terdapat perundingan-perundingan penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia seperti Perundingan Linggarjati hingga Konferensi Meja Bundar (KMB).

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Perhatikan berbagai peristiwa sejarah di bawah ini. Perundingan Renville Agresi Militer Belanda I Konferensi Meja Bundar Agresi Militer Belanda II Perundingan Roem-Royen Perundingan Linggarjat...

Pembahasan Soal:

Perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia ditempuh melalui dua jalur, yakni jalur fisik (peperangan) serta jalur diplomasi. Perundingan diplomasi yang pertama kali mencapai kesepakatan antara Indonesia dengan Belanda adalah Perundingan Linggarjati yang disahkan pada tanggal 25 Maret 1947. Hasil kesepakatan dari Perundingan Linggarjati tidak bertahan lama akibat Agresi Militer Belanda I yang terjadi pada tanggal 21 Juli 1947. Pasca Agresi Militer I, pemerintah RI dan Belanda mengadakan perundingan kembali pada 8 Desember 1947 atau lebih dikenal sebagai Perundingan Renville. Namun, hasil kesepakatan dalam Perundingan Renville juga tidak bertahan lama pasca terjadinya Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948. Setelah meletusnya Agresi Militer II, pemerintah RI dan Belanda kembali melakukan perundingan pada tanggal 14 April 1949 atau lebih dikenal sebagai Perundingan Roem-Royen. Perundingan Roem-Royen sendiri selanjutnya menghasilkan keputusan terkait perundingan lanjutan dalam Konferensi Meja Bundar yang dilaksanakan pada Agustus 1949. Hasil dari Konferensi Meja Bundar adalah pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah D.

0

Roboguru

Jelaskan upaya yang dilakukan tokoh pendiri negara dalam mempertahankan negara kesatuan republik Indonesia!

Pembahasan Soal:

Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta adalah dua sosok pendiri bangsa yang perannya tidak dapat dilepaskan, waluapun sering berbeda pendapat namun  keduanya saling melengkapi satu sama lain. Banyak peristiwa penting yang melibatkan Soekarno dan Hatta, baik masa persiapan kemerdekaan sampai usaha mempertahankannya. Perang tersebut diantaranya tanggal 9 Agustus 1945, Ir. Soekarno bersama Mohammad Hatta dan Rajiman Wedyodiningrat ke Dalat, Vietnam. Mereka bertemu Jenderal Terrauchi untuk membicarakan kemerdekaan Indonesia. Tanggal 17 Agustus 1945, membacakan Proklamasi Kemerdekaaan RI dan bersama Mohammad Hatta menandatangani naskah proklamasi. Tanggal 18 Agustus 1945 Soekarno Hatta dilantik menjadi presiden RI. Tanggal 23 Agustus 1945, Soekarno membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR). Tanggal 28 Oktober 1945, Soekarno mengadakan perundingan dengan Inggris di Surabaya. Disamping itu Drs. Mohammad Hatta berperan besar dalam memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda tanggal 23 Agustus–2 November 1949 dan berhasil enekan Belanda untuk mengakui kedaulatan RI.

Dengan demikian, bentuk perjuangan tokoh pendiri negara adalah dengan melakukan upaya diplomasi dan perlawanan fisik. 

0

Roboguru

Berikut ini termasuk peristiwa perlawanan rakyat secara fisik terhadap Belanda yang berusaha menjajah Indonesia kembali, kecuali....

Pembahasan Soal:

Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu, seluruh negara jajahan Jepang di Asia Tenggara diambil alih oleh pasukan Sekutu yaitu AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies). Tugas AFNEI adalah menerima penyerahan kekuasaan dari tangan Jepang, membebaskan tentara Sekutu yang ditahan Jepang, melucuti serta mengumpulkan orang-orang Jepang untuk dipulangkan ke negerinya. Kedatangan tentara Sekutu ternyata juga disertai dengan kedatangan NICA (Netherland Indies Civil Administration) yang bertujuan ingin kembali menegakkan kekuasaan Belanda di Indonesia. Tentara AFNEI bersama NICA sampai ke Indonesia pertama kali pada tanggal 16 September 1945 di Tanjung Priok. Kemudian, Indonesia melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan kemerdekaan. Secara umum ada dua bentuk strategi perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Belanda, yaitu:

  1. Perjuangan bersenjata, perjuangan ini dilakukan secara fisik dengan kekuatan bersenjata . Contohnya adalah Pertempuran Medan Area, Pertempuran Ambaraawa, Pertempuran Surabaya, Peristiwa Merah Putih di Manado, Pertempuran di Bandung, Pertempuran Margarana, dan Perlawanan Rakyat di Makasar.
  2. Perjuangan melalui diplomasi, perjuangan ini dilakukan dengan perundingan untuk menyelesaikan masalah. Upaya dengan melakukan perundingan dianggap lebih efektif karena tidak memakan banyak korban jiwa. Contohnya adalah Perundingan Linggarjati, Perundingan Renville, Perjanjian Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved