(1) Pertumbuhan ekonomi dunia, secara agregat, cenderung meningkat. (2) Hal ini membawa implikasi kepada peningkatan aktivitas ekonomi di Asia Pasifik. (3) World & Economic (WEF) tahun 2001 memprediksi bahwa kawasan ini akan menjadi leader bagi kawasan lain dalam kurun waktu dua dekade mendatang. (4) Satu hal yang menarik, berdasarkan kajian WEF, variabel terpenting dari pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut adalah sektor kelautan. (5) Indonesia sebagai negara kepulauan di Asia Pasifik, diyakini oleh Bank Pembangunan Asia dan Bank Dunia akan memegang peranan kunci dalam pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik sebagaimana prediksi WEF tersebut. (6) Hal ini sangat beralasan mengingat studi yang dilakukan oleh IPB menunjukkan bahwa hingga tahun 1998 sektor kelautan menyumbang 20,06% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. (7) Perkembangan sektor kelautan dibandingkan dengan sektor lainnya dipaparkan sebagai berikut.   Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto menurut Lapangan Usaha No Lapangan Usaha Tahun 1995 1996 1997 1998 1 Pertanian 16,12 14,83 12,89 12,62 2 Pertambangan 9,25 4,85 5,69 4,21 3 Manufakturing 23,86 20,91 21,02 19,92 4 Jasa-Jasa 50,80 47,03 42,64 41,12 5 Kelautan 12,38 12,40 16,55 20,06   (8) Apabila dibandingkan dengan negara lain, kontribusi sektor kelautan Indonesia masih relatif rendah. (9) Beberapa negara seperti RRC, Amerika Serikat dan Norwegia kontribusi sektor kelautan terhadap PDB nasional mereka sudah lebih 30%, sebagai contoh negara RRC, sektor kelautan di negara tersebut pada tahun 1999 telah menyumbangkan nilai sebesar 1,846 miliar yuan atau sekitar 48,4% dari PDB nasionalnya. (1) Sementara itu, Amerika Serikat dengan potensi keanekaragaman hayati laut yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia, tahun 1994 bisa meraup devisa dari industri kelautan sebesar 14 miliar dollar. (11) Indonesia yang mempunyai wilayah laut cukup luas yang dikenal dengan potensi keanekaragaman hayati laut yang tinggi, kontribusi ekonomi sektor kelautan pada tahun 1998 sebesar 20,06% dari PDB nasional. (12) Namun demikian, jika dikaji secara menyeluruh, sektor kelautan mempunyai prospek cukup besar dalam sumbangannya terhadap pembangunan nasional. (13) Selain mengalami kenaikan yang cukup besar dibandingkan dengan sektor lainnya, nilai PDB sektor kelautan sejak tahun 1995 memperlihatkan peningkatan. (14) Pada tahun 1995, PDB sektor kelautan mempunyai nilai sebesar 12,38% dan tahun 1998 meningkat menjadi 20,06% dari PDB nasional. (Diadaptasi dari http://www.indomarine.or.id)   Apa judul yang tepat untuk teks tersebut?

Pertanyaan

(1) Pertumbuhan ekonomi dunia, secara agregat, cenderung meningkat. (2) Hal ini membawa implikasi kepada peningkatan aktivitas ekonomi di Asia Pasifik. (3) World & Economic (WEF) tahun 2001 memprediksi bahwa kawasan ini akan menjadi leader bagi kawasan lain dalam kurun waktu dua dekade mendatang. (4) Satu hal yang menarik, berdasarkan kajian WEF, variabel terpenting dari pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut adalah sektor kelautan.

(5) Indonesia sebagai negara kepulauan di Asia Pasifik, diyakini oleh Bank Pembangunan Asia dan Bank Dunia akan memegang peranan kunci dalam pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik sebagaimana prediksi WEF tersebut. (6) Hal ini sangat beralasan mengingat studi yang dilakukan oleh IPB menunjukkan bahwa hingga tahun 1998 sektor kelautan menyumbang 20,06% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. (7) Perkembangan sektor kelautan dibandingkan dengan sektor lainnya dipaparkan sebagai berikut.

 

Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto menurut Lapangan Usaha

No

Lapangan Usaha

Tahun

1995

1996

1997

1998

1

Pertanian

16,12

14,83

12,89

12,62

2

Pertambangan

9,25

4,85

5,69

4,21

3

Manufakturing

23,86

20,91

21,02

19,92

4

Jasa-Jasa

50,80

47,03

42,64

41,12

5

Kelautan

12,38

12,40

16,55

20,06

 

(8) Apabila dibandingkan dengan negara lain, kontribusi sektor kelautan Indonesia masih relatif rendah. (9) Beberapa negara seperti RRC, Amerika Serikat dan Norwegia kontribusi sektor kelautan terhadap PDB nasional mereka sudah lebih 30%, sebagai contoh negara RRC, sektor kelautan di negara tersebut pada tahun 1999 telah menyumbangkan nilai sebesar 1,846 miliar yuan atau sekitar 48,4% dari PDB nasionalnya. (1) Sementara itu, Amerika Serikat dengan potensi keanekaragaman hayati laut yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia, tahun 1994 bisa meraup devisa dari industri kelautan sebesar 14 miliar dollar. (11) Indonesia yang mempunyai wilayah laut cukup luas yang dikenal dengan potensi keanekaragaman hayati laut yang tinggi, kontribusi ekonomi sektor kelautan pada tahun 1998 sebesar 20,06% dari PDB nasional.

(12) Namun demikian, jika dikaji secara menyeluruh, sektor kelautan mempunyai prospek cukup besar dalam sumbangannya terhadap pembangunan nasional. (13) Selain mengalami kenaikan yang cukup besar dibandingkan dengan sektor lainnya, nilai PDB sektor kelautan sejak tahun 1995 memperlihatkan peningkatan. (14) Pada tahun 1995, PDB sektor kelautan mempunyai nilai sebesar 12,38% dan tahun 1998 meningkat menjadi 20,06% dari PDB nasional.

(Diadaptasi dari http://www.indomarine.or.id)

 

Apa judul yang tepat untuk teks tersebut?

  1. Kawasan Asia Pasifik sebagai Penggerak Utama

  2. Prospek Sektor Kelautan di Indonesia

  3. Perbandingan Sektor Kelautan di Beberapa Negara

  4. Peran Sektor Kelautan dalam Pembangunan Nasional

  5. Aktivitas Kelautan di Kawasan Asia Pasifik

A. Acfreelancerrr

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan

Berdasarkan jawaban pada soal nomor 71 dan 72, dapat ditarik sebuah simpulan yang lebih sempit untuk dijadikan judul teks. Simpulan teks tersebut menyatakan perihal prospek sektor kelautan terhadap pembangunan nasional. Di sisi lain, tujuan penulis dalam teks tersebut pun memaparkan prospek sektor kelautan terhadap pembangunan sehingga judul teks yang tepat adalah perihal prospek sektor kelautan terhadap pembangunan di Indonesia. Jawaban B merupakan pernyataan yang paling mendekati pernyataan tersebut. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

473

0.0 (0 rating)

Pertanyaan serupa

(1) Pembentukan Masyarakat-Ekonomi ASEAN 2015 membuka peluang sekaligus tantangan bagi Tabel Kontribusi Provinsi terhadap Ekspor Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa melalui integrasi eko...

187

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia