Roboguru
SD

(1) Berbagai indikator dan hasil survey menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi Indonesia ini masih lambat. (2) Dalam publikasi Global Competitiveness Report 2007 – 2008, disebutkan bahwa daya saing ekonomi Indonesia 2007 tetap berada pada posisi 54 dari 131 negara  setelah pada 2006 sempat mengalami perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan 2005. (3) Untuk lebih jelasnya dapat memperhatikan tabel di bawah, yang menunjukkan posisi Indosnesia dibandingkan dengan Negara-negara ASEAN lainnya.                  Tabel Peringkat Daya Saing Negara ASEAN   Negara Peringkat 2005 2006 2007 Indonesia 69 54 54 Singapura 5 8 7 Malaysia 25 19 21 Thailand 33 28 28 Filipina 73 75 71 Vietnam 74 64 68 Kamboja 111 106 110 Timor-Leste 113 120 127            (4) Situasi yang sama juga terungkap dari hasil survey Internasional Institute for Management Development (IMD), dalam publikasinya World Competitiveness Yearbook tahun 2007, yang menunjukkan daya saing ekonomi Indonesia tidak mengalami perbaikan. (5) Indonesia mengalami penurunan peringkat daya saing dari peringkat 52 pada tahun 2006 menjadi peringkat 54 dari 55 negara pada 2007. (6) Posisi Indonesia hanya unggul satu tingkat di atas Venezuela serta berada tepat di bawah Argentina, Polandia, dan Kroasia. (7) Terlebih lagi apabila dibandingkan dengan Negara-negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina posisi Indonesia masih jauh tertinggal di bawahnya.          (8) Kondisi infrastruktur, institusi, dan pendidikan dasar yang buruk berkonstribusi pada tidak membaiknya daya saing ekonomi Indonesia. (9) Dalam survey WEF (World Economic Forum) 2007 juga menyebutkan bahwa faktor utama yang menghambat bisnis di Indonesia adalah infrastruktur yang buruk, dan diikuti dengan birokrasi pemerintah yang dinilai belum efisien. (10) Kualitas institusi di Indonesia juga dinilai rendah berdasarkan hasil survey Transparency International mengenai persepsi korupsi yang menempatkan Indonesia berada pada peringkat 134 terkorup di dunia (dari 163 negara).                                                                                                                                  (Dikutip dengan pengubahan dari Outlook Ekonomi Indonesia 2008 – 2012) Apa kelemahan isi teks tersebut?

Pertanyaan

           (1) Berbagai indikator dan hasil survey menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi Indonesia ini masih lambat. (2) Dalam publikasi Global Competitiveness Report 2007 – 2008, disebutkan bahwa daya saing ekonomi Indonesia 2007 tetap berada pada posisi 54 dari 131 negara  setelah pada 2006 sempat mengalami perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan 2005. (3) Untuk lebih jelasnya dapat memperhatikan tabel di bawah, yang menunjukkan posisi Indosnesia dibandingkan dengan Negara-negara ASEAN lainnya.

                 Tabel Peringkat Daya Saing Negara ASEAN

 

Negara

Peringkat

2005

2006

2007

Indonesia

69

54

54

Singapura

5

8

7

Malaysia

25

19

21

Thailand

33

28

28

Filipina

73

75

71

Vietnam

74

64

68

Kamboja

111

106

110

Timor-Leste

113

120

127

 

         (4) Situasi yang sama juga terungkap dari hasil survey Internasional Institute for Management Development (IMD), dalam publikasinya World Competitiveness Yearbook tahun 2007, yang menunjukkan daya saing ekonomi Indonesia tidak mengalami perbaikan. (5) Indonesia mengalami penurunan peringkat daya saing dari peringkat 52 pada tahun 2006 menjadi peringkat 54 dari 55 negara pada 2007. (6) Posisi Indonesia hanya unggul satu tingkat di atas Venezuela serta berada tepat di bawah Argentina, Polandia, dan Kroasia. (7) Terlebih lagi apabila dibandingkan dengan Negara-negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina posisi Indonesia masih jauh tertinggal di bawahnya.

         (8) Kondisi infrastruktur, institusi, dan pendidikan dasar yang buruk berkonstribusi pada tidak membaiknya daya saing ekonomi Indonesia. (9) Dalam survey WEF (World Economic Forum) 2007 juga menyebutkan bahwa faktor utama yang menghambat bisnis di Indonesia adalah infrastruktur yang buruk, dan diikuti dengan birokrasi pemerintah yang dinilai belum efisien. (10) Kualitas institusi di Indonesia juga dinilai rendah berdasarkan hasil survey Transparency International mengenai persepsi korupsi yang menempatkan Indonesia berada pada peringkat 134 terkorup di dunia (dari 163 negara).

                                                                                                                                 (Dikutip dengan pengubahan dari Outlook Ekonomi Indonesia 2008 – 2012)

Apa kelemahan isi teks tersebut?

  1. Rendahnya daya saing ekonomi Indonesia tidak diikuti dengan penjelasan tentang berbagai indikatornya

  2. Tidak membaiknya daya saing ekonomi Indonesia tidak didukung oleh penjelasan  faktor-faktor yang memengaruhinya

  3. Munculnya peringkat 54 Indonesia menurut IMD tidak disertai penjelasan tentang negara yang berperingkat terakhir.

  4. Isian tabel tidak menjelaskan paparan tentang posisi ekonomi Indonesia dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya.

  5. Kualitas institusi Indonesia yang buruk tidak dijelaskan hubungannya dengan buruknya kondisi insfrastruktur.

A. Rizky

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pilihan jawaban A merupakan pilihan yang tepat.

Pembahasan

Masalah yang dibahas dalam teks ialah melemahnya daya saing ekonomi Indonesia karena infrastuktur, institusi, pendidikan dasar yang rendah, dan penempatan Indonesia sebagai negara terkorup ke 134 dari 163 negara di dunia. Namun, terdapat kelemahan dalam teks tersebut, yakni rendahnya daya saing ekonomi Indonesia hanya dijelaskan faktor yang menghambat daya saing, namun tidak diikuti dengan penjelasan tentang berbagai indikatornya. Dengan demikian, pilihan jawaban A merupakan pilihan yang tepat.

153

0.0 (0 rating)

Pertanyaan serupa

(1) Pembentukan Masyarakat-Ekonomi ASEAN 2015 membuka peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa melalui integrasi ekonomi dan keuangan di kawasan. (2) Tabel Ko...

391

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia