Fan F
04 Februari 2024 13:35
Iklan
Fan F
04 Februari 2024 13:35
Pertanyaan
Tanaman yang bersifat unggul sebagian besar dihasilkan melalui rekayasa genetika. Oleh karena itu, pengembangan tanaman hasil rekayasa genetika terus dilakukan. Namun, pengembangan ini menimbulkan kekhawatiran banyak kalangan terutama ahli biologi karena..
2
1
Iklan
Salsabila M

Community
31 Maret 2024 06:34
Pengembangan tanaman melalui rekayasa genetika menimbulkan kekhawatiran banyak kalangan terutama ahli biologi karena beberapa alasan berikut:
Potensi Dampak Lingkungan yang Tidak Diketahui: Penggunaan tanaman hasil rekayasa genetika bisa memiliki dampak yang tidak terduga pada ekosistem alami. Misalnya, ada risiko terhadap keanekaragaman hayati, termasuk kemungkinan bencana ekologis jika tanaman hasil rekayasa genetika menyebar dan memengaruhi organisme lain di lingkungan.
Ketergantungan pada Monokultur: Pengembangan tanaman unggul melalui rekayasa genetika sering kali memunculkan monokultur, di mana hanya satu varietas tanaman yang ditanam secara luas. Hal ini dapat meningkatkan kerentanan terhadap serangan hama dan penyakit serta mengurangi keanekaragaman genetik tanaman, yang penting untuk ketahanan dan keberlanjutan pertanian.
Potensi Alergi dan Toksisitas: Terdapat keprihatinan terhadap potensi alergenitas dan toksisitas dalam tanaman hasil rekayasa genetika. Pengenalan gen asing ke dalam tanaman dapat menyebabkan produksi protein baru yang tidak diketahui, yang dapat menjadi alergen bagi manusia atau hewan.
Penyebaran Gen yang Tidak Diinginkan: Ada risiko bahwa gen-modifikasi dapat menyebar ke varietas tanaman non-GMO melalui persilangan silang alami atau melalui penyebaran pollen. Ini dapat memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan, termasuk pengurangan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi bagi petani yang tidak ingin menanam tanaman GMO.
Ketergantungan pada Perusahaan Besar: Pengembangan tanaman hasil rekayasa genetika sering dikendalikan oleh perusahaan besar yang memiliki kepentingan bisnis yang kuat. Hal ini dapat mengarah pada ketergantungan petani terhadap benih dan input pertanian dari perusahaan-perusahaan tersebut, serta meningkatkan kesenjangan ekonomi dan aksesibilitas terhadap teknologi pertanian.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!