Najmi A

03 Agustus 2024 23:42

Iklan

Najmi A

03 Agustus 2024 23:42

Pertanyaan

Sebutkan dan jelaskan peran Indonesia pada masa perang dingin melalui konferensi Asia Afrika! (Dilihat dari Sudut pandang sejarah dunia, bukan Indonesia!) Tolong bantuannya, terimakasih πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»βœ¨πŸ«ΆπŸ»

Sebutkan dan jelaskan peran Indonesia pada masa perang dingin melalui konferensi Asia Afrika! (Dilihat dari Sudut pandang sejarah dunia, bukan Indonesia!)

Tolong bantuannya, terimakasih πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»βœ¨πŸ«ΆπŸ»

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

00

:

16

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

04 Agustus 2024 01:04

Jawaban terverifikasi

Analisis Pertanyaan: Pertanyaan ini meminta kita untuk melihat peran Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) dari perspektif sejarah dunia, terutama dalam konteks Perang Dingin. Kita tidak hanya diminta untuk menyebutkan peran Indonesia, tetapi juga menjelaskan secara detail bagaimana peran tersebut berdampak pada dinamika politik global pada masa itu. Jawaban Detail: Peran Indonesia dalam KAA, khususnya dalam konteks Perang Dingin, sangat signifikan dan memiliki dampak global yang luas. Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan: * Gerakan Non-Blok: * KAA menjadi tonggak berdirinya Gerakan Non-Blok, sebuah gerakan politik yang bertujuan untuk tidak berpihak pada blok Barat (Amerika Serikat) atau blok Timur (Uni Soviet) selama Perang Dingin. * Indonesia, sebagai tuan rumah KAA, memainkan peran sentral dalam merumuskan prinsip-prinsip Gerakan Non-Blok, seperti perdamaian dunia, kerjasama internasional, dan penghormatan terhadap kedaulatan negara. * Dampak Global: Munculnya Gerakan Non-Blok memberikan alternatif bagi negara-negara berkembang untuk tidak terjebak dalam persaingan ideologi antara dua blok besar, sehingga mengurangi ketegangan global dan memperkuat suara negara-negara dunia ketiga di panggung internasional. * Tantangan terhadap Bipolaritas: * KAA menunjukkan bahwa tidak semua negara harus memilih antara blok Barat atau blok Timur. * Indonesia, bersama negara-negara Asia dan Afrika lainnya, berhasil menunjukkan bahwa ada jalan tengah yang dapat ditempuh, yaitu dengan menjalin kerjasama berdasarkan prinsip-prinsip kemerdekaan, perdamaian, dan netralitas. * Dampak Global: Hal ini melemahkan dominasi kedua blok besar dan membuka ruang bagi munculnya berbagai kekuatan baru di panggung internasional. * Deklarasi Bandung: * Hasil KAA adalah Deklarasi Bandung, sebuah dokumen penting yang berisi sepuluh prinsip dasar hubungan antar negara. * Prinsip-prinsip ini menjadi acuan bagi banyak negara dalam menjalin hubungan internasional, terutama negara-negara berkembang. * Dampak Global: Deklarasi Bandung memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan hukum internasional dan memperkuat prinsip-prinsip kemanusiaan. * Peningkatan Prestise Indonesia: * Sebagai tuan rumah dan penggagas KAA, Indonesia berhasil meningkatkan prestisenya di mata dunia internasional. * Indonesia diakui sebagai negara yang memiliki peran penting dalam membentuk tatanan dunia baru yang lebih adil dan demokratis. * Dampak Global: Peningkatan prestise Indonesia memberikan pengaruh positif bagi negara-negara berkembang lainnya untuk lebih berani bersuara dan memperjuangkan kepentingan mereka di panggung dunia. Kesimpulan: Peran Indonesia dalam KAA sangat penting dalam konteks Perang Dingin. Dengan menjadi tuan rumah dan penggagas KAA, Indonesia berhasil: * Mendorong lahirnya Gerakan Non-Blok: Sebuah alternatif bagi negara-negara berkembang untuk tidak terjebak dalam persaingan ideologi. * Melemahkan bipolaritas dunia: Dengan menunjukkan bahwa ada jalan tengah dalam hubungan internasional. * Menghasilkan Deklarasi Bandung: Sebuah dokumen penting yang menjadi acuan bagi banyak negara dalam menjalin hubungan internasional. * Meningkatkan prestise Indonesia di mata dunia: Sebagai negara yang memiliki peran penting dalam membentuk tatanan dunia baru. Secara keseluruhan, peran Indonesia dalam KAA memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap perubahan lanskap politik global pada masa Perang Dingin dan mewariskan nilai-nilai penting bagi hubungan antar negara hingga saat ini.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

KAA (Konferensi Asia-Afrika) yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 tidak terlepas dari peranan Ali Sastroamidjojo yang terus berupaya meyakinkan negara-negara yang hadir dalam Konferensi Kolombo untuk mendukung Indonesia dalam menyelenggarakan konferensi yang dihadiri oleh negara-negara dari dua benua Asia-Afrika. Salah satu faktor utama Ali Sastroamidjojo berhasil meyakinkan peserta Konferensi Kolombo untuk mendukung Indonesia menyelenggarakan KAA adalah …. A. KAA berupaya membangun aliansi militer negara-negara Asia Afrika B. KAA menentang segala bentuk bantuan Amerika Serikat dan Uni Soviet di Asia-Afrika C. KAA berupaya membangun solidaritas negara Asia-Afrika untuk terlibat dalam Perang Dingin D. KAA berupaya membangun kerja sama politik Asia-Afrika dalam menjaga perdamaian dunia E. KAA berupaya membangun blok baru dalam menghadapi Perang Dingin antara Blok Barat dan Blok Timur

6

0.0

Jawaban terverifikasi