Khairunnisa K

19 September 2024 00:45

Iklan

Khairunnisa K

19 September 2024 00:45

Pertanyaan

Mencari contoh marsaleh mursalah yang di butuhkan di masyarakat

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

21

:

17

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Rosyva R

21 September 2024 13:13

Jawaban terverifikasi

<p>Contoh maslahah mursalah yang dibutuhkan oleh masyarakat:</p><p>1. Aturan Lalu Lintas – Islam tidak secara khusus menyebutkan aturan lalu lintas, tetapi penerapannya dianggap sebagai maslahah mursalah karena bertujuan menjaga keselamatan masyarakat.</p><p><br>2. Pembangunan Infrastruktur Kesehatan – Membangun rumah sakit dan pusat kesehatan adalah tindakan yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat dan sejalan dengan ajaran Islam dalam menjaga kesehatan dan jiwa.</p><p><br>3. Kebijakan Wajib Pendidikan – Mewajibkan pendidikan dasar bagi anak-anak, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Quran atau Hadis, tetapi ini penting untuk mendidik generasi yang berilmu dan berakhlak.</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu</p>

Contoh maslahah mursalah yang dibutuhkan oleh masyarakat:

1. Aturan Lalu Lintas – Islam tidak secara khusus menyebutkan aturan lalu lintas, tetapi penerapannya dianggap sebagai maslahah mursalah karena bertujuan menjaga keselamatan masyarakat.


2. Pembangunan Infrastruktur Kesehatan – Membangun rumah sakit dan pusat kesehatan adalah tindakan yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat dan sejalan dengan ajaran Islam dalam menjaga kesehatan dan jiwa.


3. Kebijakan Wajib Pendidikan – Mewajibkan pendidikan dasar bagi anak-anak, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Quran atau Hadis, tetapi ini penting untuk mendidik generasi yang berilmu dan berakhlak.

 

Semoga membantu


Iklan

Rendi R

Community

21 Oktober 2024 00:32

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Maslahah Mursalah</strong> adalah konsep dalam hukum Islam yang merujuk pada kemaslahatan atau kebaikan yang tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an atau hadits, namun dianggap penting untuk mewujudkan kemaslahatan umum. Konsep ini sering digunakan dalam konteks ijtihad (pengambilan keputusan hukum) untuk menghadapi masalah-masalah baru yang belum ada dalam teks agama tetapi sangat diperlukan oleh masyarakat.</p><p>Berikut adalah beberapa contoh <strong>maslahah mursalah</strong> yang dibutuhkan di masyarakat saat ini:</p><p>1. <strong>Lalu Lintas dan Aturan Berkendara</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Penetapan undang-undang lalu lintas, seperti aturan menggunakan helm saat berkendara motor, penggunaan sabuk pengaman, atau pengaturan batas kecepatan.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Ini merupakan bentuk menjaga keselamatan jiwa (hifzun nafs), yang merupakan salah satu tujuan syariah (maqashid syariah). Meskipun tidak ada teks langsung dalam Al-Qur'an atau hadits yang berbicara tentang penggunaan helm atau sabuk pengaman, aturan ini dibuat untuk melindungi nyawa manusia.</li></ul><p>2. <strong>Pembuatan KTP dan Administrasi Sipil</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Kewajiban memiliki <strong>Kartu Tanda Penduduk (KTP)</strong> atau dokumen administrasi sipil lainnya.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Administrasi ini diperlukan untuk menjaga ketertiban dan mempermudah pengelolaan masyarakat, seperti dalam distribusi hak-hak sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan keperluan hukum lainnya. Hal ini selaras dengan tujuan syariah untuk menjaga ketertiban sosial dan melindungi hak-hak individu.</li></ul><p>3. <strong>Vaksinasi Wajib</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Program vaksinasi wajib untuk mencegah penyakit menular seperti polio, campak, atau COVID-19.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Vaksinasi wajib merupakan upaya menjaga kesehatan masyarakat (hifzun nafs) dan mencegah penyebaran penyakit yang membahayakan kehidupan banyak orang. Walaupun tidak ada teks spesifik tentang vaksin dalam sumber syariah, ini adalah kebijakan yang mendukung kemaslahatan umum.</li></ul><p>4. <strong>Pelestarian Lingkungan</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Larangan merusak lingkungan, membuang sampah sembarangan, atau aturan tentang pengelolaan sampah dan limbah.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Melestarikan lingkungan adalah bagian dari menjaga bumi yang menjadi amanah Allah kepada manusia. Meskipun secara langsung tidak ada teks yang merinci tata cara pengelolaan lingkungan di dalam Al-Qur'an dan hadits, menjaga lingkungan adalah bentuk menjaga ciptaan Allah (hifzul biah), yang juga mendukung kelestarian dan kesehatan manusia.</li></ul><p>5. <strong>Pengaturan Ekonomi dan Perbankan</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Regulasi terkait sistem perbankan dan keuangan, seperti pengaturan pajak, zakat modern, atau asuransi syariah.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Meskipun tidak ada perincian sistem perbankan modern dalam teks Al-Qur'an atau hadits, regulasi ini diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat (hifzul mal) dan melindungi kepentingan umum, seperti menjaga keseimbangan keuangan, memastikan distribusi zakat yang efisien, dan menghindari praktik ekonomi yang tidak adil.</li></ul><p>6. <strong>Sistem Pendidikan Wajib</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Penerapan pendidikan dasar wajib bagi semua warga negara.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Pendidikan adalah salah satu aspek penting dalam menjaga dan mengembangkan potensi manusia (hifzul aql). Kewajiban belajar ini membantu mencerdaskan generasi dan menyiapkan individu agar lebih bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, dan masyarakat. Hal ini sesuai dengan tujuan syariah untuk mengembangkan akal dan ilmu.</li></ul><p>7. <strong>Aturan Kebersihan di Tempat Umum</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Penerapan kebijakan untuk menjaga kebersihan di tempat umum, seperti larangan merokok di ruang publik atau aturan untuk membuang sampah pada tempatnya.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Kebersihan adalah bagian dari iman, dan menjaga kebersihan di tempat umum mendukung kesehatan masyarakat secara luas (hifzun nafs). Aturan ini juga mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan nyaman bagi semua orang.</li></ul><p>8. <strong>Pengaturan Teknologi Informasi</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Regulasi terkait internet, seperti undang-undang yang mengatur keamanan data pribadi atau larangan menyebarkan berita bohong (hoaks).</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Penggunaan teknologi yang bijaksana dan teratur merupakan upaya untuk menjaga kehormatan dan informasi yang benar (hifzun 'irdh), serta mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh penyalahgunaan teknologi. Regulasi ini melindungi individu dan masyarakat dari keburukan akibat berita yang tidak benar atau penyalahgunaan data pribadi.</li></ul><p>9. <strong>Sistem Penanggulangan Bencana</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Pembentukan lembaga penanggulangan bencana, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau badan terkait yang bertugas membantu masyarakat menghadapi bencana alam.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Penanggulangan bencana bertujuan untuk melindungi jiwa dan harta (hifzun nafs dan hifzul mal). Meskipun tidak ada aturan spesifik dalam Al-Qur'an atau hadits terkait pembentukan lembaga ini, pembentukannya sangat diperlukan untuk kemaslahatan umum, yaitu menyelamatkan kehidupan dan mengurangi dampak negatif dari bencana alam.</li></ul><p>10. <strong>Pengaturan Lalu Lintas Udara dan Laut</strong></p><p><strong>Contoh</strong>: Aturan keselamatan penerbangan atau pelayaran, seperti persyaratan teknis bagi kapal dan pesawat.</p><ul><li><strong>Maslahah</strong>: Aturan ini bertujuan untuk melindungi keselamatan dan nyawa manusia (hifzun nafs). Meskipun teknologi transportasi ini tidak dikenal pada zaman Nabi Muhammad SAW, regulasi terkait keselamatan penerbangan dan pelayaran sangat penting untuk menjaga keamanan perjalanan masyarakat.</li></ul><p>Kesimpulan:</p><p><strong>Maslahah Mursalah</strong> adalah solusi yang diambil berdasarkan ijtihad untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam kehidupan masyarakat yang tidak ditemukan secara eksplisit dalam teks agama. Penerapan maslahah mursalah bertujuan untuk melindungi kemaslahatan umum dan mendukung tujuan syariah (maqashid syariah), seperti menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa maslahah mursalah sangat relevan dalam kehidupan modern dan diperlukan untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang.</p>

Maslahah Mursalah adalah konsep dalam hukum Islam yang merujuk pada kemaslahatan atau kebaikan yang tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an atau hadits, namun dianggap penting untuk mewujudkan kemaslahatan umum. Konsep ini sering digunakan dalam konteks ijtihad (pengambilan keputusan hukum) untuk menghadapi masalah-masalah baru yang belum ada dalam teks agama tetapi sangat diperlukan oleh masyarakat.

Berikut adalah beberapa contoh maslahah mursalah yang dibutuhkan di masyarakat saat ini:

1. Lalu Lintas dan Aturan Berkendara

Contoh: Penetapan undang-undang lalu lintas, seperti aturan menggunakan helm saat berkendara motor, penggunaan sabuk pengaman, atau pengaturan batas kecepatan.

  • Maslahah: Ini merupakan bentuk menjaga keselamatan jiwa (hifzun nafs), yang merupakan salah satu tujuan syariah (maqashid syariah). Meskipun tidak ada teks langsung dalam Al-Qur'an atau hadits yang berbicara tentang penggunaan helm atau sabuk pengaman, aturan ini dibuat untuk melindungi nyawa manusia.

2. Pembuatan KTP dan Administrasi Sipil

Contoh: Kewajiban memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau dokumen administrasi sipil lainnya.

  • Maslahah: Administrasi ini diperlukan untuk menjaga ketertiban dan mempermudah pengelolaan masyarakat, seperti dalam distribusi hak-hak sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan keperluan hukum lainnya. Hal ini selaras dengan tujuan syariah untuk menjaga ketertiban sosial dan melindungi hak-hak individu.

3. Vaksinasi Wajib

Contoh: Program vaksinasi wajib untuk mencegah penyakit menular seperti polio, campak, atau COVID-19.

  • Maslahah: Vaksinasi wajib merupakan upaya menjaga kesehatan masyarakat (hifzun nafs) dan mencegah penyebaran penyakit yang membahayakan kehidupan banyak orang. Walaupun tidak ada teks spesifik tentang vaksin dalam sumber syariah, ini adalah kebijakan yang mendukung kemaslahatan umum.

4. Pelestarian Lingkungan

Contoh: Larangan merusak lingkungan, membuang sampah sembarangan, atau aturan tentang pengelolaan sampah dan limbah.

  • Maslahah: Melestarikan lingkungan adalah bagian dari menjaga bumi yang menjadi amanah Allah kepada manusia. Meskipun secara langsung tidak ada teks yang merinci tata cara pengelolaan lingkungan di dalam Al-Qur'an dan hadits, menjaga lingkungan adalah bentuk menjaga ciptaan Allah (hifzul biah), yang juga mendukung kelestarian dan kesehatan manusia.

5. Pengaturan Ekonomi dan Perbankan

Contoh: Regulasi terkait sistem perbankan dan keuangan, seperti pengaturan pajak, zakat modern, atau asuransi syariah.

  • Maslahah: Meskipun tidak ada perincian sistem perbankan modern dalam teks Al-Qur'an atau hadits, regulasi ini diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat (hifzul mal) dan melindungi kepentingan umum, seperti menjaga keseimbangan keuangan, memastikan distribusi zakat yang efisien, dan menghindari praktik ekonomi yang tidak adil.

6. Sistem Pendidikan Wajib

Contoh: Penerapan pendidikan dasar wajib bagi semua warga negara.

  • Maslahah: Pendidikan adalah salah satu aspek penting dalam menjaga dan mengembangkan potensi manusia (hifzul aql). Kewajiban belajar ini membantu mencerdaskan generasi dan menyiapkan individu agar lebih bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, dan masyarakat. Hal ini sesuai dengan tujuan syariah untuk mengembangkan akal dan ilmu.

7. Aturan Kebersihan di Tempat Umum

Contoh: Penerapan kebijakan untuk menjaga kebersihan di tempat umum, seperti larangan merokok di ruang publik atau aturan untuk membuang sampah pada tempatnya.

  • Maslahah: Kebersihan adalah bagian dari iman, dan menjaga kebersihan di tempat umum mendukung kesehatan masyarakat secara luas (hifzun nafs). Aturan ini juga mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan nyaman bagi semua orang.

8. Pengaturan Teknologi Informasi

Contoh: Regulasi terkait internet, seperti undang-undang yang mengatur keamanan data pribadi atau larangan menyebarkan berita bohong (hoaks).

  • Maslahah: Penggunaan teknologi yang bijaksana dan teratur merupakan upaya untuk menjaga kehormatan dan informasi yang benar (hifzun 'irdh), serta mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh penyalahgunaan teknologi. Regulasi ini melindungi individu dan masyarakat dari keburukan akibat berita yang tidak benar atau penyalahgunaan data pribadi.

9. Sistem Penanggulangan Bencana

Contoh: Pembentukan lembaga penanggulangan bencana, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau badan terkait yang bertugas membantu masyarakat menghadapi bencana alam.

  • Maslahah: Penanggulangan bencana bertujuan untuk melindungi jiwa dan harta (hifzun nafs dan hifzul mal). Meskipun tidak ada aturan spesifik dalam Al-Qur'an atau hadits terkait pembentukan lembaga ini, pembentukannya sangat diperlukan untuk kemaslahatan umum, yaitu menyelamatkan kehidupan dan mengurangi dampak negatif dari bencana alam.

10. Pengaturan Lalu Lintas Udara dan Laut

Contoh: Aturan keselamatan penerbangan atau pelayaran, seperti persyaratan teknis bagi kapal dan pesawat.

  • Maslahah: Aturan ini bertujuan untuk melindungi keselamatan dan nyawa manusia (hifzun nafs). Meskipun teknologi transportasi ini tidak dikenal pada zaman Nabi Muhammad SAW, regulasi terkait keselamatan penerbangan dan pelayaran sangat penting untuk menjaga keamanan perjalanan masyarakat.

Kesimpulan:

Maslahah Mursalah adalah solusi yang diambil berdasarkan ijtihad untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam kehidupan masyarakat yang tidak ditemukan secara eksplisit dalam teks agama. Penerapan maslahah mursalah bertujuan untuk melindungi kemaslahatan umum dan mendukung tujuan syariah (maqashid syariah), seperti menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa maslahah mursalah sangat relevan dalam kehidupan modern dan diperlukan untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

ada tiga cara penyelesaian konflik secara sederhana (pendekatan kultur atau budaya, diaspora, fan hubungan bilateral), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya dari 5 penyelesaian konflik secara internasional (negosiasi, mediasi dan jasa-jasa baik, konsiliasi, penyelidikan, dan penyelesaian di bawah naungan organisasi PBB), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya

17

0.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

31

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

12

5.0

Jawaban terverifikasi