Nadya K

Ditanya 18 jam yang lalu

Iklan

Nadya K

Ditanya 18 jam yang lalu

Pertanyaan

ada tiga cara penyelesaian konflik secara sederhana (pendekatan kultur atau budaya, diaspora, fan hubungan bilateral), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya dari 5 penyelesaian konflik secara internasional (negosiasi, mediasi dan jasa-jasa baik, konsiliasi, penyelidikan, dan penyelesaian di bawah naungan organisasi PBB), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

17

:

12

:

15

Klaim

0

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Anindya

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Dijawab 6 jam yang lalu

Jawaban terverifikasi

[] Pendekatan hubungan bilateral Negosiasi [] Di antara tiga cara sederhana (pendekatan kultur/budaya, diaspora, dan hubungan bilateral), pendekatan hubungan bilateral paling efektif karena mempertemukan langsung negara atau pihak yang berselisih dalam satu meja, sehingga ruang untuk saling klarifikasi, tawar-menawar, dan membuat komitmen konkret jauh lebih besar; pendekatan budaya dan diaspora sangat penting untuk membangun saling pengertian dan meredakan ketegangan sosial, tetapi keduanya cenderung bersifat tidak mengikat secara hukum dan lebih lambat menghasilkan kesepakatan formal, sedangkan hubungan bilateral dapat sekaligus memasukkan dimensi budaya, peran diaspora, kerja sama ekonomi, keamanan, dan politik dalam satu paket perundingan yang terstruktur dan dapat dituangkan dalam perjanjian resmi. Dari lima cara penyelesaian konflik secara internasional (negosiasi, mediasi dan jasa-jasa baik, konsiliasi, penyelidikan, dan penyelesaian di bawah naungan PBB), negosiasi dinilai paling efektif karena merupakan cara paling langsung, fleksibel, dan menghormati kedaulatan pihak yang bersengketa; melalui negosiasi, para pihak sendiri yang menentukan agenda, isi kesepakatan, dan bentuk kompromi, sehingga rasa memiliki terhadap hasil perdamaian lebih tinggi dan peluang kepatuhan jangka panjang lebih besar, sementara mekanisme lain seperti mediasi, konsiliasi, penyelidikan, dan forum PBB biasanya baru diaktifkan ketika negosiasi buntu atau diperlukan pihak ketiga, sehingga lebih tepat dipandang sebagai pelengkap atau pendukung, bukan pengganti peran utama negosiasi langsung antar pihak yang berkonflik.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Iklan