Muhammad A

01 Februari 2024 02:00

Iklan

Muhammad A

01 Februari 2024 02:00

Pertanyaan

Mari kita analisis transaksi-transaksi yang dilakukan oleh Tn. Abdullah pada bulan Januari 2015: 1. Tanggal 2: Tn. Abdullah menginvestasikan uang pribadinya sebesar Rp 2.500.000 dan peralatan senilai Rp 500.000 untuk perusahaannya. 2. Tanggal 4: Membeli perlengkapan secara tunai seharga Rp. 150.000. 3. Tanggal 5: Menerima pendapatan jasa service sebesar Rp. 200.000 dari Tuan Ali. 4. Tanggal 9: Membeli peralatan dari Toko Mandiri seharga Rp. 150.000. Uang dibayar per kas Rp. 80.000, sisanya akan dibayar kemudian hari. 5. Tanggal 12: Menerima pembayaran dari pelanggan atas jasa service sebesar Rp. 800.000 secara tunai. 6. Tanggal 16: Menerima pekerjaan dari pelanggan atas jasa service sebesar Rp. 500.000 yang uangnya akan diterima dua minggu berikutnya. Diterima sebagian pembayaran jasa dari pelanggan pada tanggal 16 sebesar Rp. 150.000. 7. Tanggal 20: Membayar biaya iklan Rp. 120.000 dan biaya listrik Rp. 250.000. 8. Tanggal 23: Membayar biaya gaji karyawan sebesar Rp. 300.000. 9. Tanggal 24: Diambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi sebesar Rp. 50.000. 10. Tanggal 26: Membayar biaya telepon sebesar Rp. 100.000. 11. Tanggal 27: Membeli perlengkapan dari toko Megah sebesar Rp. 50.000 secara tunai. 12. Tanggal 28: Tn. Abdullah menerima pinjaman dari Bank BRI sebesar Rp. 3.000.000. Dengan demikian, ini adalah ringkasan dari transaksi-transaksi yang dilakukan oleh Tn. Abdullah pada bulan Januari 2015 di bengkel service "PERMATA SENGKALING" di Malang.

Mari kita analisis transaksi-transaksi yang dilakukan oleh Tn. Abdullah pada bulan Januari 2015:

1. Tanggal 2: Tn. Abdullah menginvestasikan uang pribadinya sebesar Rp 2.500.000 dan peralatan senilai Rp 500.000 untuk perusahaannya.
  
2. Tanggal 4: Membeli perlengkapan secara tunai seharga Rp. 150.000.

3. Tanggal 5: Menerima pendapatan jasa service sebesar Rp. 200.000 dari Tuan Ali.

4. Tanggal 9: Membeli peralatan dari Toko Mandiri seharga Rp. 150.000. Uang dibayar per kas Rp. 80.000, sisanya akan dibayar kemudian hari.

5. Tanggal 12: Menerima pembayaran dari pelanggan atas jasa service sebesar Rp. 800.000 secara tunai.

6. Tanggal 16: Menerima pekerjaan dari pelanggan atas jasa service sebesar Rp. 500.000 yang uangnya akan diterima dua minggu berikutnya. Diterima sebagian pembayaran jasa dari pelanggan pada tanggal 16 sebesar Rp. 150.000.

7. Tanggal 20: Membayar biaya iklan Rp. 120.000 dan biaya listrik Rp. 250.000.

8. Tanggal 23: Membayar biaya gaji karyawan sebesar Rp. 300.000.

9. Tanggal 24: Diambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi sebesar Rp. 50.000.

10. Tanggal 26: Membayar biaya telepon sebesar Rp. 100.000.

11. Tanggal 27: Membeli perlengkapan dari toko Megah sebesar Rp. 50.000 secara tunai.

12. Tanggal 28: Tn. Abdullah menerima pinjaman dari Bank BRI sebesar Rp. 3.000.000.

Dengan demikian, ini adalah ringkasan dari transaksi-transaksi yang dilakukan oleh Tn. Abdullah pada bulan Januari 2015 di bengkel service "PERMATA SENGKALING" di Malang.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

02

:

48

:

36

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

14 Februari 2024 01:31

Jawaban terverifikasi

<p>Berikut adalah ringkasan transaksi yang dilakukan oleh Tn. Abdullah pada bulan Januari 2015 di bengkel service "PERMATA SENGKALING" di Malang:</p><p><strong>Tanggal 2:</strong></p><ul><li>Investasi uang pribadi: Rp 2.500.000</li><li>Investasi peralatan: Rp 500.000</li></ul><p><strong>Tanggal 4:</strong></p><ul><li>Pembelian perlengkapan secara tunai: Rp 150.000</li></ul><p><strong>Tanggal 5:</strong></p><ul><li>Pendapatan jasa service dari Tuan Ali: Rp 200.000</li></ul><p><strong>Tanggal 9:</strong></p><ul><li>Pembelian peralatan dari Toko Mandiri: Rp 150.000<ul><li>Pembayaran per kas: Rp 80.000</li><li>Sisa pembayaran akan dibayar kemudian</li></ul></li></ul><p><strong>Tanggal 12:</strong></p><ul><li>Penerimaan pembayaran dari pelanggan atas jasa service secara tunai: Rp 800.000</li></ul><p><strong>Tanggal 16:</strong></p><ul><li>Penerimaan pembayaran sebagian dari pelanggan atas jasa service: Rp 150.000</li><li>Penerimaan pekerjaan dari pelanggan atas jasa service yang akan dibayar dua minggu berikutnya: Rp 500.000</li></ul><p><strong>Tanggal 20:</strong></p><ul><li>Pembayaran biaya iklan: Rp 120.000</li><li>Pembayaran biaya listrik: Rp 250.000</li></ul><p><strong>Tanggal 23:</strong></p><ul><li>Pembayaran biaya gaji karyawan: Rp 300.000</li></ul><p><strong>Tanggal 24:</strong></p><ul><li>Pengambilan uang perusahaan untuk keperluan pribadi: Rp 50.000</li></ul><p><strong>Tanggal 26:</strong></p><ul><li>Pembayaran biaya telepon: Rp 100.000</li></ul><ol><li><strong>Tanggal 27:</strong></li></ol><ul><li>Pembelian perlengkapan dari toko Megah secara tunai: Rp 50.000</li></ul><ol><li><strong>Tanggal 28:</strong></li></ol><ul><li>Penerimaan pinjaman dari Bank BRI: Rp 3.000.000</li></ul><p>Ringkasan ini memberikan gambaran transaksi keuangan yang dilakukan oleh Tn. Abdullah selama bulan Januari 2015 di bengkel service "PERMATA SENGKALING" di Malang.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Berikut adalah ringkasan transaksi yang dilakukan oleh Tn. Abdullah pada bulan Januari 2015 di bengkel service "PERMATA SENGKALING" di Malang:

Tanggal 2:

  • Investasi uang pribadi: Rp 2.500.000
  • Investasi peralatan: Rp 500.000

Tanggal 4:

  • Pembelian perlengkapan secara tunai: Rp 150.000

Tanggal 5:

  • Pendapatan jasa service dari Tuan Ali: Rp 200.000

Tanggal 9:

  • Pembelian peralatan dari Toko Mandiri: Rp 150.000
    • Pembayaran per kas: Rp 80.000
    • Sisa pembayaran akan dibayar kemudian

Tanggal 12:

  • Penerimaan pembayaran dari pelanggan atas jasa service secara tunai: Rp 800.000

Tanggal 16:

  • Penerimaan pembayaran sebagian dari pelanggan atas jasa service: Rp 150.000
  • Penerimaan pekerjaan dari pelanggan atas jasa service yang akan dibayar dua minggu berikutnya: Rp 500.000

Tanggal 20:

  • Pembayaran biaya iklan: Rp 120.000
  • Pembayaran biaya listrik: Rp 250.000

Tanggal 23:

  • Pembayaran biaya gaji karyawan: Rp 300.000

Tanggal 24:

  • Pengambilan uang perusahaan untuk keperluan pribadi: Rp 50.000

Tanggal 26:

  • Pembayaran biaya telepon: Rp 100.000
  1. Tanggal 27:
  • Pembelian perlengkapan dari toko Megah secara tunai: Rp 50.000
  1. Tanggal 28:
  • Penerimaan pinjaman dari Bank BRI: Rp 3.000.000

Ringkasan ini memberikan gambaran transaksi keuangan yang dilakukan oleh Tn. Abdullah selama bulan Januari 2015 di bengkel service "PERMATA SENGKALING" di Malang.

 

 

 


 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

15

0.0

Jawaban terverifikasi

1) Apa saja bahan dan uang modal untuk membuat nasi goreng? Bandingkan antara modal dan keuntungan "nasi goreng"! 2) Pemimpin negara muda mengajak 15 mahasiswa untuk pergi ke mall. Mereka menaiki study tour dengan harga Rp 450.000/orang. Setelah sampai, pemimpin mengajak mereka makan siang. Ia pun membeli nasi goreng untuk 15 mahasiswa yang ingin makan disini. Harga nasi goreng sebesar Rp 15.000/orang. Setelah itu pemimpin negara dan mahasiswa pergi ke tempat belanja makanan dan barang. Setelah belanja, total harga beli dari semua mahasiswa mencapai (Rp 3.200.000). Mereka pulang membawa study tour yang sama. Jika Pemimpin negara memiliki penyimpanan kartu bank sebesar (Rp 20.000.000). Berapa sisa uang beliau sekarang? Jelaskan cerita pengalaman pemimpin negara dan mahasiswa saat ke mall! (jika ada) 3) Untuk bisa jadi negara maju, usaha harus mencapai Rp 8.000.000/bulan. Sebagai contoh usaha nasi goreng dengan harga Rp 15.000/orang, maka dalam sehari mereka hanya datang 18 orang dalam sehari dan dalam sebulan bisa mencapai Rp 8.100.000/bulan. Namun ternyata kita tidak memiliki industri bersih untuk produksi bahan baku. Sehingga harus memiliki modal besar untuk membeli bahan baku. Kita bayangkan saja, dalam sehari ada sekitar 200 pelanggan datang untuk makan nasi goreng. Maka duit yang dikumpulkan mencapai Rp 3.000.000/hari dan Rp 90.000.000/bulan. Jika mengira mereka sudah maju, ternyata belum. Karena dunia menggunakan energi listrik dengan biaya yang besar. Belum lagi usaha memiliki keluarga yang besar. Sehingga mereka harus mengeluarkan modal yang besar juga. Terakhir adalah tidak semua 200 pelanggan datang yang sama. Bisa jadi karena reputasi buruk atau kondisi lingkungan. Kalau kita pikir, apa jadinya kalau semua pendapatan usaha nasi goreng bisa bersaing sama perusahaan besar lainnya? jelaskan kesimpulan! ​

9

5.0

Jawaban terverifikasi