Kenanga S

13 Januari 2026 07:15

Iklan

Kenanga S

13 Januari 2026 07:15

Pertanyaan

jelaskan tentang polimer, reaksi pembentukan polimer, penggolongan polimer, karet dan plastik dan jenisnya

jelaskan tentang polimer, reaksi pembentukan polimer, penggolongan polimer, karet dan plastik dan jenisnya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

50

:

42

Klaim

6

2


Iklan

Reree R

21 Januari 2026 11:26

<p>Aku bantu jawab ya Kenanga S 🙌🏻</p><p>Polimer adalah makromolekul berantai panjang dari unit berulang (monomer) yang terbentuk melalui proses polimerisasi (adisi atau kondensasi), diklasifikasikan jadi alam (karet, protein) dan sintetis (plastik), serta berdasarkan sifat panas (termoplastik bisa dilelehkan, termoset tidak), di mana <strong>plastik</strong> adalah jenis polimer sintetis (PE, PVC, dll.), sedangkan <strong>karet</strong> adalah polimer alam (elastis) atau sintetis (neoprena, SBR), dengan perbedaan utama bahwa plastik umumnya keras dan dibentuk, sementara karet sangat elastis, keduanya penting dalam industri modern.&nbsp;</p><p><strong>Pengertian Polimer</strong></p><ul><li>Senyawa raksasa (makromolekul) tersusun dari monomer-monomer kecil yang berikatan berulang membentuk rantai panjang.&nbsp;</li></ul><p><strong>Reaksi Pembentukan Polimer (Polimerisasi)</strong></p><ol><li><strong>Polimerisasi Adisi:</strong> Monomer dengan ikatan rangkap saling menambahkan diri tanpa melepaskan molekul kecil. Contoh: Polietilena (dari etilena), PVC, Polipropilena.</li><li><strong>Polimerisasi Kondensasi:</strong> Monomer-monomer berikatan dengan melepaskan molekul kecil (misal H₂O, NH₃). Contoh: Nilon, Bakelit, Protein (peptida).&nbsp;</li></ol><p><strong>Penggolongan Polimer</strong></p><ol><li><strong>Berdasarkan Asal:</strong><ul><li><strong>Alam:</strong> Karet alam, protein, DNA, selulosa, pati.</li><li><strong>Sintetis:</strong> Dibuat manusia (plastik, nilon, karet sintetis).</li></ul></li><li><strong>Berdasarkan Reaksi Panas:</strong><ul><li><strong>Termoplastik:</strong> Dapat dilelehkan dan dibentuk ulang berkali-kali (PE, PP, PVC).</li><li><strong>Termoset:</strong> Tidak dapat dilelehkan ulang setelah dibentuk (Bakelit, Epoksi).</li></ul></li><li><strong>Berdasarkan Struktur Rantai:</strong><ul><li><strong>Linier:</strong> Rantai lurus (contoh: HDPE).</li><li><strong>Bercabang:</strong> Rantai memiliki cabang (contoh: LDPE).</li><li><strong>Ikatan Silang (Cross-linked):</strong> Rantai saling terkait kuat (contoh: Karet, Termoset).&nbsp;</li></ul></li></ol><p><strong>Karet dan Plastik</strong></p><ul><li><strong>Polimer:</strong> Kategori besar, termasuk karet, plastik, serat, protein.</li><li><strong>Plastik:</strong> Jenis polimer sintetis yang mudah dibentuk, sebagian besar termoplastik (PE, PP, PVC, PS).</li><li><strong>Karet:</strong> Polimer elastis, bisa alami (karet alam) atau sintetis (Neoprena, SBR), sangat lentur karena gaya antar-molekul lemah dan rantai fleksibel.</li></ul><p><strong>Jenis-Jenis Karet</strong></p><ul><li><strong>Karet Alam:</strong> Poli-isoprena, sangat elastis.</li><li><strong>Karet Sintetis:</strong><ul><li><strong>Neoprena:</strong> Tahan minyak (selang, sarung tangan).</li><li><strong>Styrene-Butadiene Rubber (SBR):</strong> Bahan ban (karet sintetis).</li><li><strong>Silikon:</strong> Tahan suhu ekstrem (medis, seal).&nbsp;</li></ul></li></ul><p><strong>Jenis-Jenis Plastik</strong></p><ul><li><strong>Polietilena (PE):</strong> Kantong plastik, botol (LDPE, HDPE).</li><li><strong>Polipropilena (PP):</strong> Wadah makanan, karpet.</li><li><strong>Polivinil Klorida (PVC):</strong> Pipa, lantai.</li><li><strong>Polistirena (PS):</strong> Styrofoam, wadah sekali pakai.</li></ul><p>Semoga membantu yaa •-•</p>

Aku bantu jawab ya Kenanga S 🙌🏻

Polimer adalah makromolekul berantai panjang dari unit berulang (monomer) yang terbentuk melalui proses polimerisasi (adisi atau kondensasi), diklasifikasikan jadi alam (karet, protein) dan sintetis (plastik), serta berdasarkan sifat panas (termoplastik bisa dilelehkan, termoset tidak), di mana plastik adalah jenis polimer sintetis (PE, PVC, dll.), sedangkan karet adalah polimer alam (elastis) atau sintetis (neoprena, SBR), dengan perbedaan utama bahwa plastik umumnya keras dan dibentuk, sementara karet sangat elastis, keduanya penting dalam industri modern. 

Pengertian Polimer

  • Senyawa raksasa (makromolekul) tersusun dari monomer-monomer kecil yang berikatan berulang membentuk rantai panjang. 

Reaksi Pembentukan Polimer (Polimerisasi)

  1. Polimerisasi Adisi: Monomer dengan ikatan rangkap saling menambahkan diri tanpa melepaskan molekul kecil. Contoh: Polietilena (dari etilena), PVC, Polipropilena.
  2. Polimerisasi Kondensasi: Monomer-monomer berikatan dengan melepaskan molekul kecil (misal H₂O, NH₃). Contoh: Nilon, Bakelit, Protein (peptida). 

Penggolongan Polimer

  1. Berdasarkan Asal:
    • Alam: Karet alam, protein, DNA, selulosa, pati.
    • Sintetis: Dibuat manusia (plastik, nilon, karet sintetis).
  2. Berdasarkan Reaksi Panas:
    • Termoplastik: Dapat dilelehkan dan dibentuk ulang berkali-kali (PE, PP, PVC).
    • Termoset: Tidak dapat dilelehkan ulang setelah dibentuk (Bakelit, Epoksi).
  3. Berdasarkan Struktur Rantai:
    • Linier: Rantai lurus (contoh: HDPE).
    • Bercabang: Rantai memiliki cabang (contoh: LDPE).
    • Ikatan Silang (Cross-linked): Rantai saling terkait kuat (contoh: Karet, Termoset). 

Karet dan Plastik

  • Polimer: Kategori besar, termasuk karet, plastik, serat, protein.
  • Plastik: Jenis polimer sintetis yang mudah dibentuk, sebagian besar termoplastik (PE, PP, PVC, PS).
  • Karet: Polimer elastis, bisa alami (karet alam) atau sintetis (Neoprena, SBR), sangat lentur karena gaya antar-molekul lemah dan rantai fleksibel.

Jenis-Jenis Karet

  • Karet Alam: Poli-isoprena, sangat elastis.
  • Karet Sintetis:
    • Neoprena: Tahan minyak (selang, sarung tangan).
    • Styrene-Butadiene Rubber (SBR): Bahan ban (karet sintetis).
    • Silikon: Tahan suhu ekstrem (medis, seal). 

Jenis-Jenis Plastik

  • Polietilena (PE): Kantong plastik, botol (LDPE, HDPE).
  • Polipropilena (PP): Wadah makanan, karpet.
  • Polivinil Klorida (PVC): Pipa, lantai.
  • Polistirena (PS): Styrofoam, wadah sekali pakai.

Semoga membantu yaa •-•


Iklan

Naura S

17 Januari 2026 04:43

<p><br>&nbsp;</p><ul><li>Polimer adalah senyawa yang tersusun dari unit kecil berulang (monomer).</li><li>Pembentukan polimer (polimerisasi):<br><ul><li>Adisi: tanpa zat sisa (contoh: etena → polietilena).</li><li>Kondensasi: menghasilkan zat sisa (contoh: nilon + air).</li></ul></li><li>Penggolongan polimer:<br><ul><li>Berdasarkan asal: alam (karet, pati) dan sintetis (plastik, nilon).</li><li>Berdasarkan sifat panas: termoplastik (dapat dilelehkan) dan termosetting (tidak dapat dilelehkan).<br>&nbsp;</li></ul></li></ul><p><br>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>


 

  • Polimer adalah senyawa yang tersusun dari unit kecil berulang (monomer).
  • Pembentukan polimer (polimerisasi):
    • Adisi: tanpa zat sisa (contoh: etena → polietilena).
    • Kondensasi: menghasilkan zat sisa (contoh: nilon + air).
  • Penggolongan polimer:
    • Berdasarkan asal: alam (karet, pati) dan sintetis (plastik, nilon).
    • Berdasarkan sifat panas: termoplastik (dapat dilelehkan) dan termosetting (tidak dapat dilelehkan).
       


 


 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jawab cepat dan jelaskan dengan benar

5

5.0

Jawaban terverifikasi