Najwa A

31 Januari 2024 00:34

Iklan

Najwa A

31 Januari 2024 00:34

Pertanyaan

buatkan drama yang berjumlah 8 orang, 1 sebagai narator

buatkan drama yang berjumlah 8 orang, 1 sebagai narator

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

15

:

27

:

40

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sahel S

31 Januari 2024 05:15

Jawaban terverifikasi

<p>Drama: "The Unfinished Masterpiece"</p><p>Pemeran:<br>1. Narator<br>2. John (pelukis)<br>3. Sarah (patungwanita)<br>4. Michael (penyair)<br>5. Emily (penyair)<br>6. William (musisi)<br>7. Clara (penyanyi)<br>8. James (kritikus seni)</p><p>Narator:<br>Di sebuah kota kecil yang dihiasi dengan keindahan alam dan kehidupan seni yang kaya, hiduplah sekelompok seniman yang sangat berbakat namun sering kali terjebak dalam kisah yang rumit.</p><p>John:<br><strong>Sambil melukis di sebuah studio </strong>Apakah lukisan ini sudah cukup baik, Sarah?</p><p>Sarah:<br><strong>Tersenyum dan mengamati patung yang sedang dibuatnya </strong>Lukisanmu indah, John, tapi aku merasa seperti aku belum mencapai kecantikan sejati dalam patung ini.</p><p>Michael:<br><strong>Datang sambil membawa secarik kertas</strong> Saya telah menulis sebuah puisi yang mungkin bisa membantu menginspirasi kalian. Bagaimana jika kita mendekatkan karya kita satu sama lain?</p><p>Emily:<br><strong>Berdiri di samping Michael</strong> Ide yang bagus, Michael. Mari kita lihat apakah kita bisa menemukan semangat baru.</p><p>William:<br><strong>Memegang biola dan berjalan mendekati mereka</strong> Dan saya akan mencoba menciptakan melodi yang akan menyatu dengan kata-kata dan bentuk.</p><p>Clara:<br><strong>Mengikuti William sambil membawa partitur </strong>Saya akan bernyanyi untuk membawa semua elemen ini bersama-sama dalam harmoni.</p><p>James:<br><strong>Masuk dengan sikap skeptis</strong> Maaf, tetapi saya harus mengatakan bahwa proyek ini terlalu ambisius. Karya seni terbaik adalah yang sederhana dan langsung, bukan kumpulan berantakan dari berbagai media.</p><p>Narator:<br>Tapi seniman-seniman itu memilih untuk mengabaikan kritik James dan terus bekerja bersama. Mereka menemukan keindahan dalam kolaborasi mereka yang tidak terduga, menciptakan karya yang benar-benar luar biasa.</p><p>Akhirnya, karya seni itu selesai, menciptakan kesan mendalam bagi siapa pun yang melihatnya. Dan dari sinilah mereka belajar bahwa keberanian untuk berbagi dan bekerja sama menghasilkan keindahan yang tak terlupakan.</p>

Drama: "The Unfinished Masterpiece"

Pemeran:
1. Narator
2. John (pelukis)
3. Sarah (patungwanita)
4. Michael (penyair)
5. Emily (penyair)
6. William (musisi)
7. Clara (penyanyi)
8. James (kritikus seni)

Narator:
Di sebuah kota kecil yang dihiasi dengan keindahan alam dan kehidupan seni yang kaya, hiduplah sekelompok seniman yang sangat berbakat namun sering kali terjebak dalam kisah yang rumit.

John:
Sambil melukis di sebuah studio Apakah lukisan ini sudah cukup baik, Sarah?

Sarah:
Tersenyum dan mengamati patung yang sedang dibuatnya Lukisanmu indah, John, tapi aku merasa seperti aku belum mencapai kecantikan sejati dalam patung ini.

Michael:
Datang sambil membawa secarik kertas Saya telah menulis sebuah puisi yang mungkin bisa membantu menginspirasi kalian. Bagaimana jika kita mendekatkan karya kita satu sama lain?

Emily:
Berdiri di samping Michael Ide yang bagus, Michael. Mari kita lihat apakah kita bisa menemukan semangat baru.

William:
Memegang biola dan berjalan mendekati mereka Dan saya akan mencoba menciptakan melodi yang akan menyatu dengan kata-kata dan bentuk.

Clara:
Mengikuti William sambil membawa partitur Saya akan bernyanyi untuk membawa semua elemen ini bersama-sama dalam harmoni.

James:
Masuk dengan sikap skeptis Maaf, tetapi saya harus mengatakan bahwa proyek ini terlalu ambisius. Karya seni terbaik adalah yang sederhana dan langsung, bukan kumpulan berantakan dari berbagai media.

Narator:
Tapi seniman-seniman itu memilih untuk mengabaikan kritik James dan terus bekerja bersama. Mereka menemukan keindahan dalam kolaborasi mereka yang tidak terduga, menciptakan karya yang benar-benar luar biasa.

Akhirnya, karya seni itu selesai, menciptakan kesan mendalam bagi siapa pun yang melihatnya. Dan dari sinilah mereka belajar bahwa keberanian untuk berbagi dan bekerja sama menghasilkan keindahan yang tak terlupakan.


Iklan

Mercon M

Community

28 April 2024 15:34

Jawaban terverifikasi

<p>Judul: "Harapan di Balik Jendela"</p><p><strong>Narator</strong><br><strong>Ari</strong> (Anak laki-laki berusia 12 tahun)<br><strong>Maya</strong> (Ibu Ari)<br><strong>Budi</strong> (Ayah Ari)<br><strong>Siska</strong> (Sahabat Ari)<br><strong>Tono</strong> (Tetangga sebelah)<br><strong>Lia</strong> (Tetangga sebelah)<br><strong>Pak Surya</strong> (Pemilik warung di depan rumah)</p><p><strong>Narator:</strong><br>Dalam sebuah lingkungan perkampungan kecil, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Ari, yang penuh dengan harapan dan mimpi-mimpi besar. Bersama keluarganya, Ari tinggal di rumah sederhana di tepi jalan yang sepi. Meskipun kehidupan mereka sederhana, Ari selalu memancarkan semangat dan kebahagiaan.</p><p><strong>Ari:</strong><br>(berdiri di depan jendela, tersenyum lebar)<br>Ah, hari ini begitu cerah! Aku yakin hari ini akan menjadi hari yang luar biasa!</p><p><strong>Maya:</strong><br>(datang dari dapur)<br>Ari, jangan lupa bawa tas sekolahmu sebelum berangkat ke sekolah ya.</p><p><strong>Ari:</strong><br>Iya, Ibu! (mengangguk) Aku sudah siap! (berlari ke arah meja, mengambil tas sekolah)</p><p><strong>Budi:</strong><br>(masuk dari luar, tersenyum pada Ari)<br>Pagi, Nak. Semangat ya untuk sekolah hari ini.</p><p><strong>Ari:</strong><br>Pagi, Ayah! Aku pasti akan mencoba yang terbaik!</p><p><strong>Siska:</strong><br>(datang dari belakang)<br>Ari, tunggu aku! Ayo kita berangkat bersama!</p><p><strong>Ari:</strong><br>(berbalik, senang)<br>Siska! Tentu saja! (mereka berjalan keluar bersama)</p><p><strong>Tono:</strong><br>(muncul dari sebelah rumah mereka, menghampiri Ari)<br>Hai, Ari. Apa kabar?</p><p><strong>Ari:</strong><br>Hai, Tono. Aku baik-baik saja. Kamu mau ikut bersama kami ke sekolah?</p><p><strong>Tono:</strong><br>(tersenyum)<br>Maaf, aku harus ke pasar dulu untuk membantu ibuku.</p><p><strong>Lia:</strong><br>(dari belakang)<br>Ari, Siska, tunggu aku!</p><p><strong>Ari:</strong><br>Lia! Tentu saja, ayo kita berangkat bersama-sama!</p><p><strong>Pak Surya:</strong><br>(datang dari warungnya, tersenyum lebar)<br>Selamat pagi, anak-anak! Mau minuman atau camilan untuk perjalanan?</p><p><strong>Ari:</strong><br>Terima kasih, Pak Surya! Kami hanya butuh air putih untuk saat ini.</p><p><strong>Pak Surya:</strong><br>Baiklah, Ari. Semoga harimu menyenangkan!</p><p><strong>(Semua bersiap-siap berangkat ke sekolah, sambil tertawa dan bercanda)</strong></p><p><strong>Narator:</strong><br>Dengan semangat dan harapan yang membara, Ari dan teman-temannya memulai hari mereka dengan penuh kebahagiaan. Meskipun hidup di lingkungan yang sederhana, mereka belajar untuk selalu mensyukuri apa yang mereka miliki dan terus berjuang untuk meraih impian mereka. Di balik jendela kehidupan mereka yang sederhana, tersimpan harapan-harapan besar yang siap mewujud menjadi kenyataan.</p>

Judul: "Harapan di Balik Jendela"

Narator
Ari (Anak laki-laki berusia 12 tahun)
Maya (Ibu Ari)
Budi (Ayah Ari)
Siska (Sahabat Ari)
Tono (Tetangga sebelah)
Lia (Tetangga sebelah)
Pak Surya (Pemilik warung di depan rumah)

Narator:
Dalam sebuah lingkungan perkampungan kecil, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Ari, yang penuh dengan harapan dan mimpi-mimpi besar. Bersama keluarganya, Ari tinggal di rumah sederhana di tepi jalan yang sepi. Meskipun kehidupan mereka sederhana, Ari selalu memancarkan semangat dan kebahagiaan.

Ari:
(berdiri di depan jendela, tersenyum lebar)
Ah, hari ini begitu cerah! Aku yakin hari ini akan menjadi hari yang luar biasa!

Maya:
(datang dari dapur)
Ari, jangan lupa bawa tas sekolahmu sebelum berangkat ke sekolah ya.

Ari:
Iya, Ibu! (mengangguk) Aku sudah siap! (berlari ke arah meja, mengambil tas sekolah)

Budi:
(masuk dari luar, tersenyum pada Ari)
Pagi, Nak. Semangat ya untuk sekolah hari ini.

Ari:
Pagi, Ayah! Aku pasti akan mencoba yang terbaik!

Siska:
(datang dari belakang)
Ari, tunggu aku! Ayo kita berangkat bersama!

Ari:
(berbalik, senang)
Siska! Tentu saja! (mereka berjalan keluar bersama)

Tono:
(muncul dari sebelah rumah mereka, menghampiri Ari)
Hai, Ari. Apa kabar?

Ari:
Hai, Tono. Aku baik-baik saja. Kamu mau ikut bersama kami ke sekolah?

Tono:
(tersenyum)
Maaf, aku harus ke pasar dulu untuk membantu ibuku.

Lia:
(dari belakang)
Ari, Siska, tunggu aku!

Ari:
Lia! Tentu saja, ayo kita berangkat bersama-sama!

Pak Surya:
(datang dari warungnya, tersenyum lebar)
Selamat pagi, anak-anak! Mau minuman atau camilan untuk perjalanan?

Ari:
Terima kasih, Pak Surya! Kami hanya butuh air putih untuk saat ini.

Pak Surya:
Baiklah, Ari. Semoga harimu menyenangkan!

(Semua bersiap-siap berangkat ke sekolah, sambil tertawa dan bercanda)

Narator:
Dengan semangat dan harapan yang membara, Ari dan teman-temannya memulai hari mereka dengan penuh kebahagiaan. Meskipun hidup di lingkungan yang sederhana, mereka belajar untuk selalu mensyukuri apa yang mereka miliki dan terus berjuang untuk meraih impian mereka. Di balik jendela kehidupan mereka yang sederhana, tersimpan harapan-harapan besar yang siap mewujud menjadi kenyataan.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Apakah kalian tahu mengapa tumbuhan tidak selamanya mempunyai klorofil, mengapa? 2. Apa yang kamu ketahui tentang kloroplas, dan bagaimana dengan tumbuhan yang tidak mempunyai kloroplas?

7

5.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

44

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan