Lintang L

28 Maret 2024 12:30

Iklan

Iklan

Lintang L

28 Maret 2024 12:30

Pertanyaan

bagaimana pengaruh organisme yang terbentuk melalui rekayasa genetika terhadap keanekaragaman hayati yang ada di dunia ?

bagaimana pengaruh organisme yang terbentuk melalui rekayasa genetika terhadap keanekaragaman hayati yang ada di dunia ?


8

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Reynardd L

28 Maret 2024 13:15

Jawaban terverifikasi

<p>pengaruh organisme yg terbentuk melalui rekayasa genetik sama keanekaragaman hayati yg ada di dunia adalah :</p><p>1.Menurunkan Keanekaragaman Genetik</p><p><strong>2.</strong>Mengurangi Keanekaragaman Hayati Spesifik</p><p><strong>3.</strong>Risiko Pencemaran Genetik</p>

pengaruh organisme yg terbentuk melalui rekayasa genetik sama keanekaragaman hayati yg ada di dunia adalah :

1.Menurunkan Keanekaragaman Genetik

2.Mengurangi Keanekaragaman Hayati Spesifik

3.Risiko Pencemaran Genetik


Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

29 Maret 2024 11:50

Jawaban terverifikasi

<p>Pengaruh organisme yang dihasilkan melalui rekayasa genetika terhadap keanekaragaman hayati dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis organisme yang dimodifikasi, tujuan modifikasi genetiknya, dan cara organisme tersebut dilepas ke lingkungan. Berikut beberapa pengaruhnya:</p><p><strong>Peningkatan Produktivitas Pertanian</strong>: Organisme rekayasa genetika seperti tanaman transgenik yang tahan terhadap hama atau penyakit dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Ini dapat mengurangi tekanan terhadap lahan pertanian dan habitat alami yang mungkin digunakan untuk pertanian.</p><p><strong>Pengurangan Penggunaan Pestisida</strong>: Tanaman rekayasa genetika yang memiliki ketahanan terhadap hama atau penyakit dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia. Hal ini dapat mengurangi dampak negatif penggunaan pestisida terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati.</p><p><strong>Perubahan Lingkungan</strong>: Organisme rekayasa genetika yang dilepaskan ke lingkungan dapat berpotensi berinteraksi dengan organisme asli dan mengganggu ekosistem yang ada. Hal ini dapat mempengaruhi keanekaragaman hayati dengan mengubah dinamika populasi dan kompetisi antarorganisme.</p><p><strong>Kontaminasi Genetik</strong>: Organisme rekayasa genetika dapat mentransfer genetiknya ke organisme alami terkait melalui proses seperti pencampuran polen atau interaksi langsung. Kontaminasi genetik ini dapat mengganggu keanekaragaman genetik dalam populasi alami dan mengubah karakteristik genetik mereka.</p><p><strong>Efek Jangka Panjang yang Tidak Terduga</strong>: Pengaruh jangka panjang dari organisme rekayasa genetika terhadap ekosistem dan keanekaragaman hayati seringkali sulit diprediksi. Beberapa perubahan mungkin tidak terlihat secara langsung tetapi dapat memiliki dampak yang signifikan pada ekosistem pada akhirnya.</p>

Pengaruh organisme yang dihasilkan melalui rekayasa genetika terhadap keanekaragaman hayati dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis organisme yang dimodifikasi, tujuan modifikasi genetiknya, dan cara organisme tersebut dilepas ke lingkungan. Berikut beberapa pengaruhnya:

Peningkatan Produktivitas Pertanian: Organisme rekayasa genetika seperti tanaman transgenik yang tahan terhadap hama atau penyakit dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Ini dapat mengurangi tekanan terhadap lahan pertanian dan habitat alami yang mungkin digunakan untuk pertanian.

Pengurangan Penggunaan Pestisida: Tanaman rekayasa genetika yang memiliki ketahanan terhadap hama atau penyakit dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia. Hal ini dapat mengurangi dampak negatif penggunaan pestisida terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Perubahan Lingkungan: Organisme rekayasa genetika yang dilepaskan ke lingkungan dapat berpotensi berinteraksi dengan organisme asli dan mengganggu ekosistem yang ada. Hal ini dapat mempengaruhi keanekaragaman hayati dengan mengubah dinamika populasi dan kompetisi antarorganisme.

Kontaminasi Genetik: Organisme rekayasa genetika dapat mentransfer genetiknya ke organisme alami terkait melalui proses seperti pencampuran polen atau interaksi langsung. Kontaminasi genetik ini dapat mengganggu keanekaragaman genetik dalam populasi alami dan mengubah karakteristik genetik mereka.

Efek Jangka Panjang yang Tidak Terduga: Pengaruh jangka panjang dari organisme rekayasa genetika terhadap ekosistem dan keanekaragaman hayati seringkali sulit diprediksi. Beberapa perubahan mungkin tidak terlihat secara langsung tetapi dapat memiliki dampak yang signifikan pada ekosistem pada akhirnya.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada reproduksi virus siklus lisogenik tahapan yang tidak ada seperti pada litik adalah a.Adsorbsi b.Penetrasi c.Lisis dan sintesis d.Penggabungan DNA virus dan DNA inang e.Penggandaan DNA

6

5.0

Jawaban terverifikasi