Urutkan
Toni K
05 September 2022 15:40
1
Sara K
05 September 2022 15:39
1
Farhan C
05 September 2022 15:39
1
R N
05 September 2022 15:39
2
Sara K
05 September 2022 15:39
1
R N
05 September 2022 15:39
2
Toni K
05 September 2022 15:39
2
Sara K
05 September 2022 15:39
1
Farhan C
05 September 2022 15:39
1
R N
05 September 2022 15:39
1
Doktor Mohammad Hatta yang lebih dikenal dengan sebutan Bapak Koperasi Indonesia adalah seorang pemimpin yang berdisiplinan tinggi, tegas, dan taat beragama. Pembawaannya sederhana walaupun ia keturunan berada dan apa yang dikatakannya selalu sesuai dengan perbuatannya.
Bung Hatta lahir tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi. Pendidikan yang pernah ditempuhnya adalah ELS, MULO, Prins Hendrik School (Sekolah Dagang Belanda), dan Handels Hogeschool (Sekolah Tinggi Perdagangan) di Negeri Belanda hingga tamat.
Pada tahun 1932 Bung Hatta memimpin partai Pendidikan Nasional Indonesia. Karena kegiatan politiknya, Bung Hatta ditangkap dan pada tahun 1935 beliau dibuang ke Banda Neira dan terakhir ke Sukabumi. Pada masa pendudukan Jepang tahun 1943 Bung Hatta memimpin kantor Pusat Tenaga Rakyat (putera) bersama Bung Karno, Ki Hajar Dewantara, dan K.H Mas Mansyur.
Masalah atau konflik yang dihadapi tokoh adalah ...
3
2.3
|
Judul buku : Mengasah Otak Setajam Silet Penulis : Astri Novia Penerbit : Media Prasindo Cetakan : Pertama, 2010 Keunggulan : Uraian mudah dipahami, ilustrasi menarik Kelemahan : tata letak tidak teratur |
Paragraf resensi yang sesuai dengan data bulan tersebut adalah...
4
5.0
Betapa dinginnya air sungai (1)
Dinginnya! Dinginnya (2)
Betapa dinginnya daging duka (3)
Yang membaluti tulang-tulangku (4)
Larik bermajas pada puisi tersebut ….
2
2.0
Perbedaan karakteristik kedua kutipan novel tersebut adalah ...
1
5.0
(1) Lanskap budaya subak di Bali telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia pada siding komite warisan dunia ke-36 organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan PBB/UNESCO di Saint Petersburg, Rusia, pada 2012. (2) Sistem subak menjadi sangat menarik karena terkait era dengan ajaran Hindu yang tertuang dalam Tri Hita Karma atau tiga sumber kebaikan, yaitu hubungan manusia dengan alam, dan hubungan manusia dengan manusia. (3) Harmonisasi hubungan yang diterapkan secara turun-menurun lewat subak sarat makna solidaritas sosial, gotong royong, dan toleransi. (4) Sistem subak ini tercatat dalam Prasasti Sukawana tahun 882 M yang menyebutkan kata “huma” dan “parlak” yang berarti tegalan. (5) Ini berarti masyarakat sudah mengenal cara menggarap sawah dan tegalan.
Kalimat fakta pada paragraf tersebut terdapat pada kalimat nomor ....
1
5.0
|
Ella : “Mengapa Ella tidak punya ayah, Tante? Ayah Ella nggak meninggal kan, Tante?” Tante Sara : “Setahu tante tidak.” Ella : “Lalu kenapa Eyang dan Tante tidak mencari Ayah?” (Ella menatap penuh harap) Tante Sara : “Tante dan Eyang betul-betul tidak tahu di mana Ayah Ella sekarang. Betuk-betul tidak tahu.” Ella : “Waktu Ella lahir ayah sudah hilang?” Tante Sara : “Sudah.” Ella : ”Waktu Ella di perut Ibu?” |
Konflik dalam naskah drama tersebut adalah...
1
5.0
Judul : Jangan Mau Jadi Pemboros
Penulis : Edi Warsidi
Penerbit : CV Pringgadani, Bandung
Tahun : 2011
Keunggulan : Gaya penyampaiannya yang lugas dibarengi dengan pemunculan kata ‘gaul’
Kelemahan : Penampilan kulit buku terkesan asal-asalan.
Paragraf resensi yang tepat berdasarkan data buku tersebut adalah …
1
4.5
Waktu peluru pertama meledak
Tak ada lagi hari Minggu atau malah istirahat
Tangan penuh kerja dan mata terjaga
Mengawasi pantai dan langit yang hamil oleh khianat
Mulut dan bumi berdiam diri. Satunya suara hanya teriak nyawa
yang lepas dari tubuh luka,
atau lepas dari tubuh luka,
kematian
Harap berjaga. Kita memasuki daerah perang
kalau peluru pertama sudah meledak
kita harus paling dulu menyerang
dan mati atau menang
(Subagio Sastrowardoyo)
3
5.0
Muka Kasan Ngali pucat sedikit. Ia menatap buruh itu satu-satu. Dan mereka diam. Kata Kasan Ngali mengakhiri, ”Tutup mulut kalian. Tutup!”
“Kami tak tahu apa-apa, Pak.”
“Kami datang sudah begini!”
“Kalau saja kami tahu!”
Kasan Ngali marah.
“Tutup, kataku!”
“Tidak ada yang membantah lagi,” Kasan Ngali memberi perintah.
“Tidak usah diurus siapa yang berbuat ini. Tugasmu ialah, usir semua orang dari pekarangan. Tutup pintu pagar. Jangan seorang dibolehkan lagi ke sini. Kerjakan, jangan bertanya. Aku benci pertanyaan!”
Buruh-buruh itu masih belum bergerak. Belum jelas bagi mereka, bahwa itu memang keputusan Kasan Ngali.
“Apalagi? Pergi! Kau kira aku tidak waras, ya!”
(Pasar, Kuntowijoyo)
1
5.0
Muka Kasan Ngali pucat sedikit. Ia menatap buruh itu satu-satu. Dan mereka diam. Kata Kasan Ngali mengakhiri, ”Tutup mulut kalian. Tutup!”
“Kami tak tahu apa-apa, Pak.”
“Kami datang sudah begini!”
“Kalau saja kami tahu!”
Kasan Ngali marah.
“Tutup, kataku!”
“Tidak ada yang membantah lagi,” Kasan Ngali memberi perintah.
“Tidak usah diurus siapa yang berbuat ini. Tugasmu ialah, usir semua orang dari pekarangan. Tutup pintu pagar. Jangan seorang dibolehkan lagi ke sini. Kerjakan, jangan bertanya. Aku benci pertanyaan!”
Buruh-buruh itu masih belum bergerak. Belum jelas bagi mereka, bahwa itu memang keputusan Kasan Ngali.
“Apalagi? Pergi! Kau kira aku tidak waras, ya!”
(Pasar, Kuntowijoyo)
1
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia