Roboguru

Untuk memenuhi kestabilan elektron pada orbitalnya, dikenal konfigurasi elektron setengah penuh. Bagaimana pemenuhan konfigurasi elektron setengah penuh tersebut?

Pertanyaan

Untuk memenuhi kestabilan elektron pada orbitalnya, dikenal konfigurasi elektron setengah penuh. Bagaimana pemenuhan konfigurasi elektron setengah penuh tersebut?

Pembahasan Soal:

Kestabilan elektron pada orbital dapat ditentukan berdasarkan pengisian penuh atau setengah penuh elektron tersebut pada orbital. Hal ini berlaku pada elektron yang berada pada subkulit d. Pengisian elektron mengikuti kaidah hund yaitu pengisian elektron dimulai dari elektron yang tidak berpasangan hingga elektron berpasangan. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada diagram orbital 24Cr:

Konfigurasi elektron 24Cr adalah [Ar]4s23d4

Diagram orbital 24Cr:


Diagram orbital 24Cr tersebut kurang stabil karena ada satu orbital yang tidak terisi elektron. Untuk membuatnya lebih stabil maka satu elektron dari subkulit 4s berpindah ke subkulit 3d. Diagram orbitalnya menjadi:



Jadi, pemenuhan elektron setengah reaksi yang terjadi seperti yang telah digambarkan di atas. Aturan setengah penuh terjadi pada subkulit d, dengan cara satu elektron pada subkulit s akan berpindah ke orbital subkulit d yang kosong.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Yassa

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Jumlah elektron tidak berpasangan pada atom  adalah...

Pembahasan Soal:

Konfigurasi elektron merupakan susunan elektron pada lintasan kulitnya. Pengisian konfigurasi elektron aufbau disusun secara urutan berdasarkan tingkat energi subkulit dari yang terendah ke tertinggi. Konfigurasi elektron dapat ditulis secara ringkas dengan menggunakan unsur gas mulia (golongan VIII A), yang disebut peringkasan konfigurasi elektron. Penggunaan unsur gas mulia dipilih dari letak terdekat atom yang akan ditentukan konfigurasi elektronnya.

Pada atom Mo presubscript 42 memiliki konfigurasi elektron spesial yaitu pengisian elektron pada sub kulit d. Menurut aturan subkulit d setengah penuh, pada orbital 4d terdapat 4 elektron yang menyebabkan kurang stabil, oleh karena itu perlu 1 elektron dari 5s yang berpindah ke orbital 4d agar jumlah elektron 4d menjadi 5 (orbital setengah penuh).

42Mo=[Kr]5s14d5

Jumlah elektron tidak berpasangan pada atom Mo presubscript 42 adalah 6.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.

0

Roboguru

Diketahui unsur X bernomor atom 24, jumlah elektron pada orbital d adalah ….

Pembahasan Soal:

Nomor atom menunjukkan banyak elektron pada suatu unsur. Maka untuk menentukan jumlah elektron pada orbital d dapat ditentukan melalui konfigurasi elektron.


X presubscript 24 presuperscript blank equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 6 space 3 s squared space 3 p to the power of 6 space 4 s to the power of 1 space 3 d to the power of 5.


Konfigurasi elektron pada orbital d mengikut aturan penuh dan setengah penuh. Seharunya konfigurasi elektron berakhir seperti 4 s squared space 3 d to the power of 4 namun karena aturan penuh dan setengah penuh maka elektron dari 4s akan berpindah ke 3d agar menjadi setengah penuh.

Oleh karena itu, jumlah elektron pada orbital d adalah 5.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.

0

Roboguru

Perhatikan perhitungan orbital 4s dan 3d berikut. Manakah yang paling stabil? Jelaskan. a.  b.  c.

Pembahasan Soal:

Kestabilan suatu atom dapat ditentukan berdasarkan pada orbitalnya. Untuk mengetahui atom mana yang lebih stabil, maka harus dengan menggambar diagram orbital. Jika elektron yang mengisi orbital pada suatu subkulit terisi penuh atau setengah penuh, maka atom tersebut lebih stabil. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka yang memenuhi syarat atom yang lebih stabil adalah gambar b.


Jadi, yang paling stabil pada pilihan gambar di atas adalah gambar b, karena elektronnya terisi setengah penuh pada subkulit 4s dan 3d.

0

Roboguru

Konfigurasi elektron pada gambar di atas dinamakan setengah penuh karena … .

Pembahasan Soal:

Setiap orbital maksimum diisi penuh oleh dua elektron. Apabila setiap orbital diisi hanya oleh satu elektron maka dikatakan terisi setengah penuh. Konfigurasi setengah penuh atom Cr menunjukan orbital 4s dan 3d hanya terisi setengah penuh oleh elektron-elektron valensinya. 

Jadi, dapat disimpulkan jawaban yang tepat adalah sesuai penjelasan di atas.

0

Roboguru

Elektron dengan susunan s1p6d5 lebih stabil dibandingkan dengan susunan s2p6d5, sebab....

Pembahasan Soal:

Konfigurasi elektron menurut aturan Aufbau yaitu pengisian elektron pada orbital dimulai dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Beberapa konfigurasi elektron suatu atom tidak mengikuti aturan Aufbau karena kestabilan diagram orbital yang dipengaruhi oleh sifat orbitalnya (orbital penuh dan setengah penuh lebih stabil).

Jumlah orbital pada subkulit s = 1 orbital, p = 3 orbital, d = 5 orbital, dan f = 7 orbital. Setiap orbital masing-masing diisi 2 elektron, sehingga jumlah elektron penuh untuk s = 2 elektron, p = 6 elektron, d = 10 elektron, dan f = 14 elektron.

Pada orbital s1p6d5, orbital s setengah penuh, p penuh dan d setengah penuh.

Jadi jawabannya adalah E.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved