Iklan
Pertanyaan
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Aku desak kerumunan murid yang menonton di pintu. Kulihat kepala sekolah maju sambil membentak dan menghardik para penonton. Waskito berdiri di muka kelas, membelakangi bangku-bangku. Memang ia memegang gunting, tetapi tidak terbuka.
Suara kepala sekolah menggelegar: "Berikan gunting itu, Waskito." Suara demikian kasar ku khawatirkan justru akan membikin muridku mata gelap. Sekali pandang aku mengetahui bahwa Waskito kaget oleh kedatangan kepala sekolah. Tanpa berpikir panjang kumanfaatkan kejutan tersebut. Tiga atau empat langkah aku bergegas mendahului kepala sekolah, gunting itu kurebut dengan keduatanganku.
"Ah, kamu ini ada-ada saja! Dari mana kau dapatkan gunting ini!" Dan langsung aku berbalik, memberikan gunting kepada kepala sekolah yang telah berada tepat di sampingku. Tanpa suatu kata, kurangkulkan lengan ke pundak Waskito. Segera setengah kudorong, dia kuajak keluar menuju.ke kantor.
Dikutip darl: N.H. Dini. Pertemuan Dua Hati. 1986. Jakarta: Gramedia.
Ubahlah kutipan cerpen tersebut menjadi naskah drama!
Iklan
N. Novitasari
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Pakuan
1
5.0 (1 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia