Untuk menggambarkan bagaimana ikatan kovalen terjadi, digunakan rumus titik elektron (struktur Lewis). Struktur Lewis merupakan penggambaran distribusi elektron dalam suatu struktur molekul dengan menggunakan tanda elektron. Struktur Lewis memuat lambang atom yang di sekelilingnya terdapat tanda titik, silang, atau bulatan kecil yang menggambarkan elektron valensi atom yang berikatan. Struktur ini menggambarkan bagaimana peranan elektron valensi dalam membentuk ikatan.
Sebelum menggambarkan struktur Lewis ion NH4+, maka perlu diketahui elektron valensi dari unsur N dan H. Untuk menentukan elektron valensi, perlu dibuat konfigurasi elektronnya. Konfigurasi elektron dari atom N dan H adalah sebagai berikut.
1H7N==1s11s2 2s2 2p3
Berdasarkan konfigurasi elektron di atas, diketahui bahwa elektron valensi atom H adalah 1 dan elektron valensi atom N adalah 5. Pada ion NH4+, atom N berikatan dengan 4 buah atom H dan membentuk ion +1. Struktur Lewis dan struktur molekul dari ion NH4+ adalah sebagai berikut.
Atom nitrogen (N) memerlukan 3 buah elektron untuk memenuhi kaidah oktet, sedangkan 4 buah atom hidrogen (H) memiliki masing-masing 1 buah elektron. Oleh karena itu, 3 buah atom H menggunakan elektronnya bersama dengan 1 buah elektron dari atom N dan membentuk ikatan kovalen. Selain itu, terdapat sebuah atom H yang melepaskan elektronnya menjadi ion H+, maka ion ini akan berikatan dengan atom N dengan menggunakan sepasang elektron dari atom N membentuk ikatan kovalen kordinasi. Jika diamati, atom N dalam ion NH4+ telah mencapai kaidah oktet (8 elektron) dan atom H mencapai kestabilan dengan duplet (2 elektron).
Jadi, struktur Lewis dan struktur molekul dari ion NH4+ adalah sebagai berikut.