Iklan

Pertanyaan

Tentukan oksidator, reduktor, hasil reduksi, dan hasil oksidasi pada masing-masing reaksi redoks berikut. Fe 2 ​ O 3 ​ + 3 CO → 2 Fe + 3 CO 2 ​

Tentukan oksidator, reduktor, hasil reduksi, dan hasil oksidasi pada masing-masing reaksi redoks berikut.

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

14

:

54

:

30

Klaim

Iklan

S. Hidayati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

:

:

Pembahasan

Mula-mula tentukan unsur mana yang mengalami perubahan bilangan oksidasi. Pada soal, kemungkinan adalah unsur Fe dan C karena unsur O selalu memiliki bilangan oksidasi -2, kecuali pada peroksida dan superoksida. Penentuan bilangan oksidasi: Unsur Fe: Merupakan unsur transisi yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari 1. Ruas kiri: ( 2 × biloks Fe ) + ( 3 × biloks O ) ( 2 × biloks Fe ) + ( 3 × − 2 ) ( 2 × biloks Fe ) − 6 ( 2 × biloks Fe ) biloks Fe biloks Fe ​ = = = = = = ​ biloks total 0 0 0 + 6 2 + 6 ​ + 3 ​ Ruas kanan: Unsur Fe yang merupakan unsur bebas memiliki bilangan oksidasi = 0. Berarti, unsur Fe mengalami penurunan bilangan oksidasiatau reduksi. Unsur C: Ruas kiri: ( 1 × biloks C ) + ( 1 × biloks O ) biloks C + ( 1 × − 2 ) biloks C − 2 biloks C biloks C ​ = = = = = ​ biloks total 0 0 0 + 2 + 2 ​ Ruas kanan: ( 1 × biloks C ) + ( 2 × biloks O ) biloks C + ( 2 × − 2 ) biloks C − 4 biloks C biloks C ​ = = = = = ​ biloks total 0 0 0 + 4 + 4 ​ Berarti, unsur C mengalami kenaikan bilangan oksidasi atau oksidasi. Maka, dapat ditentukan: Fe + 3 2 ​ O 3 ​ + 3 C + 2 O → 2 Fe 0 + 3 C + 4 O 2 ​ Oksidator = zat pereaksi yang mengalammi reduksi. Pada reaksi, Fe 2 ​ O 3 ​ merupakan oksidator. Reduktor = zat pereaksi yang mengalami oksidasi. Pada reaksi, CO merupakan reduktor. Hasil oksidasi = CO 2 ​ Hasil reduksi = Fe Jadi: Oksidator = Fe 2 ​ O 3 ​ Reduktor = CO Hasil oksidasi = CO 2 ​ Hasil reduksi = Fe

Mula-mula tentukan unsur mana yang mengalami perubahan bilangan oksidasi. Pada soal, kemungkinan adalah unsur Fe dan C karena unsur O selalu memiliki bilangan oksidasi -2, kecuali pada peroksida dan superoksida.

Penentuan bilangan oksidasi:

Unsur Fe:

Merupakan unsur transisi yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari 1.

Ruas kiri:

 

Ruas kanan:

Unsur Fe yang merupakan unsur bebas memiliki bilangan oksidasi = 0.

Berarti, unsur Fe mengalami penurunan bilangan oksidasi atau reduksi.

Unsur C:

Ruas kiri:

 

Ruas kanan:

 

Berarti, unsur C mengalami kenaikan bilangan oksidasi  atau oksidasi.


Maka, dapat ditentukan:

  • Oksidator = zat pereaksi yang mengalammi reduksi. Pada reaksi,  merupakan oksidator.
  • Reduktor = zat pereaksi yang mengalami oksidasi. Pada reaksi,  merupakan reduktor.
  • Hasil oksidasi = 
  • Hasil reduksi = Fe


Jadi:

  • Oksidator = 
  • Reduktor =
  • Hasil oksidasi = 
  • Hasil reduksi = Fe

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Tentukan reaksi oksidasi dan reaksi reduksi, hasil oksidasi dan reduksinya, serta oksidator dan reduktornya dari reaksi berikut! 3 NO 2 ​ ( g ) + H 2 ​ O ( g ) → 2 HNO 3 ​ ( a q ) + NO ( g )

1

4.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia