Iklan

Iklan

Pertanyaan

Seratus pendaftar seleksi masuk perguruan tinggi di suatu universitas dipilih secara acak sehingga didapatkan distribusi frekuensi nilai tes berikut ini. Buatlah histogram, poligon frekuensi, dan ogive untuk distribusi frekuensi ini Pendaftar yang nilainya di atas 107 tidak perlu ikut dalam program matrikulasi. Dalam kelompok ini ada berapa pendaftar yang tidak perlu ikut dalam program matrikulasi?

Seratus pendaftar seleksi masuk perguruan tinggi di suatu universitas dipilih secara acak sehingga didapatkan distribusi frekuensi nilai tes berikut ini. Buatlah histogram, poligon frekuensi, dan ogive untuk distribusi frekuensi ini

Pendaftar yang nilainya di atas 107 tidak perlu ikut dalam program matrikulasi. Dalam kelompok ini ada berapa pendaftar yang tidak perlu ikut dalam program matrikulasi?

Iklan

S. Nur

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

bentuk histogram, poligon frekuensi, dan ogive dari data tersebut adalah diagram yang telah dipaparkan di atas dan jumlah pendaftar yang tidak perlu ikut dalam program matrikulasi adalah 74 peserta.

bentuk histogram, poligon frekuensi, dan ogive dari data tersebut adalah diagram yang telah dipaparkan di atas dan jumlah pendaftar yang tidak perlu ikut dalam program matrikulasi adalah 74 peserta.

Iklan

Pembahasan

Diketahui data seleksi masuk perguruan tinggi di suatu universitas dipilih secara acak sehingga didapatkan distribusi frekuensi nilai tes dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Maka jika data tersebut disajikan dalam bentuk histogram, poligon frekuensi dan ogive, maka: Histogram Yang menjadi sumbu mendatarnya adalah tepi bawah dan tepi atas tiap kelas. Poligon Frekuensi Yang menjadi sumbu mendatarnya adalah nilai tengah setiap kelas. Ogive Yang menjadi sumbu mendatarnya adalah tepi bawah dan tepi atas tiap kelas. Pendaftar yang nilainya di atas 107 tidak perlu ikut dalam program matrikulasi. Kelompok yang nilainya di bawah adalah kelas pertama dan kedua yang berjumlah . Sehingga jumlah pendaftar yang tidak perlu ikut dalam program matrikulasi adalah . Jadi, bentuk histogram, poligon frekuensi, dan ogive dari data tersebut adalah diagram yang telah dipaparkan di atas dan jumlah pendaftar yang tidak perlu ikut dalam program matrikulasi adalah 74 peserta.

Diketahui data seleksi masuk perguruan tinggi di suatu universitas dipilih secara acak sehingga didapatkan distribusi frekuensi nilai tes dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Maka jika data tersebut disajikan dalam bentuk histogram, poligon frekuensi dan ogive, maka:

  • Histogram

Yang menjadi sumbu mendatarnya adalah tepi bawah dan tepi atas tiap kelas.

  • Poligon Frekuensi

Yang menjadi sumbu mendatarnya adalah nilai tengah setiap kelas.

  • Ogive

Yang menjadi sumbu mendatarnya adalah tepi bawah dan tepi atas tiap kelas.

Pendaftar yang nilainya di atas 107 tidak perlu ikut dalam program matrikulasi. Kelompok yang nilainya di bawah adalah kelas pertama dan kedua yang berjumlah 20 plus 6 equals 26 space peserta.

Sehingga jumlah pendaftar yang tidak perlu ikut dalam program matrikulasi adalah 100 minus 26 equals 74 space peserta.

Jadi, bentuk histogram, poligon frekuensi, dan ogive dari data tersebut adalah diagram yang telah dipaparkan di atas dan jumlah pendaftar yang tidak perlu ikut dalam program matrikulasi adalah 74 peserta.

6rb+

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Diketahui Data Sebagai Berikut: 5 4 6 1 4 5 8 9 7 1 12 3 5 6 14 4 3 4 11 6 10 3 6 6 1 5 4 7 3 5 8 1 4 7 2 6 5 6 12 15 9 4 2 1 4 3 6 5 4 12 Buatlah Histogram, Poligon dan Ogivnya!

367

3.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia