Iklan

Iklan

Pertanyaan

Sebanyak 25 mL etilamina 0,1 M ( C 2 ​ H 5 ​ NH 2 ​ , K b ​ = 5 , 6 × 1 0 − 4 ) dititrasi dengan HCl 0,1 M. Pernyataan yang benar untuk larutan hasil titrasi setelah penambahan 10 mL HCl adalah ...

Sebanyak 25 mL etilamina 0,1 M ( ) dititrasi dengan  0,1 M. Pernyataan yang benar untuk larutan hasil titrasi setelah penambahan 10 mL adalah ...space

  1. .space 

  2. Terbentuk larutan penyangga yang bersifat asam.space 

  3. .space 

  4. .space 

  5. Jumlah ion  0,1 mmol.space 

Iklan

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Jawaban yang tepat adalah A dan C. Etilamina merupakan basa lemah, sedangkan HCl merupakan asam kuat. Campuran antara etilamina dengan HCl kemungkinandapat membentuk larutan penyangga basa.Pembuktian: Menghitung mol etilamina mula-mula n etilamina ​ = = ​ V × M 25 mL × 0 , 1 M = 2 , 5 mmol ​ Menghitung mol HCl mula-mula n HCl ​ = = ​ V × M 10 mL × 0 , 1 M = 1 mmol ​ Menghitung mol etilamina dan etil amoniumklorida dengan persamaan MRS. Pada pembuatan larutan penyangga basa, mol asam kuat akan habis bereaksi. Menghitung konsentrasi OH − [ OH − ] ​ = = = = ​ K b ​ × valensi × [ CH 3 ​ CH 2 ​ NH 3 ​ + ] [ CH 3 ​ CH 2 ​ NH 2 ​ ] ​ 5 , 6 × 1 0 − 4 × 1 × V campuran ​ n CH 3 ​ CH 2 ​ NH 3 ​ + ​ V campuran ​ n CH 3 ​ CH 2 ​ NH 2 ​ ​ ​ 5 , 6 × 1 0 − 4 × 1 mmol 1 , 5 mmol ​ 8 , 4 × 1 0 − 4 ​ Kesimpulan: Pada akhir reaksi, tersisa etilamina dan etil amonium klorida, berarti terbentuk larutan penyangga basa. Pernyataan B salah. [ OH − ] = 8 , 4 × 1 0 − 4 , maka pernyataan A benar. [ H + ] × [ OH − ] [ H + ] × ( 8 , 4 × 1 0 − 4 ) [ H + ] ​ = = = = ​ 1 0 − 14 1 0 − 14 8 , 4 × 1 0 − 4 1 0 − 14 ​ 1 , 19 × 1 0 − 11 ​ Pada akhir reaksi, [ C 2 ​ H 5 ​ NH 2 ​ ] > [ C 2 ​ H 5 ​ NH 3 + ​ ] . Pernyataan C benar. Pada akhir reaksi, [ OH − ] < [ C 2 ​ H 5 ​ NH 3 + ​ ] karena habis bereaksi. Pernyataan D salah. Jumlah ion Cl − > 0,1 mmol. Pernyataan E salah. Maka, pernyataan A dan C benar.

Jawaban yang tepat adalah A dan C.


Etilamina merupakan basa lemah, sedangkan  merupakan asam kuat. Campuran antara etilamina dengan  kemungkinan dapat membentuk larutan penyangga basa. Pembuktian:

  • Menghitung mol etilamina mula-mula

  • Menghitung mol  mula-mula

  

  • Menghitung mol etilamina dan etil amonium klorida dengan persamaan MRS. Pada pembuatan larutan penyangga basa, mol asam kuat akan habis bereaksi.

  • Menghitung konsentrasi  

  

Kesimpulan:

  • Pada akhir reaksi, tersisa etilamina dan etil amonium klorida, berarti terbentuk larutan penyangga basa. Pernyataan B salah.
  • , maka pernyataan A benar.

 

  • Pada akhir reaksi, . Pernyataan C benar.
  • Pada akhir reaksi,  karena habis bereaksi. Pernyataan D salah.
  • Jumlah ion  0,1 mmol.spacePernyataan E salah.

Maka, pernyataan A dan C benar.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Zaky Aulayusra

Makasih ❤️

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

lndikator yang paling cocok untuk penentuan titik akhir dalam titrasi 0,10 M NH 3 ​ dengan 0,10 M HNO 3 ​ adalah ... ( K b ​ NH 3 ​ = 1 , 8 × 1 0 − 5 )

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia