Jawaban: D
Rumus kimia suatu senyawa menyatakan jenis dan jumlah atom dalam senyawa tersebut, sehingga perbandingan massa dan kadar unsur dalam senyawa dapat ditentukan dari rumus senyawanya. Kadar zat atau kadar unsur umumnya dinyatakan dalam persen massa (% massa).
Bijih besi yang dilarutkan dalam asam kuat berlebih dan menjadi ion Fe(II).
Bijih + asam kuat → Fe2+ 0,28 g x?
Reaksi oksidasi Fe(II) menjadi Fe(III) oleh KMnO4:
KMnO4 → K+ + MnO4−Fe2+ + MnO4− → Fe3+ + Mn2+ (belum setara)
Penyetaraan reaksi redoks dalam suasana asam:
- tentukan zat yang mengalami reaksi oksidasi dan reduksi

- setarakan dengan mengubah koefisien
5Fe2+ + MnO4− → 5Fe3+ + Mn2+
- setarakan muatan di kedua ruas dengan menambahkan H+
5Fe2+ + MnO4− + 8H+→ 5Fe3+ + Mn2+
- Setarakan jumlah atom hidrogen dan oksigen
5Fe2+ + MnO4− + 8H+→ 5Fe3+ + Mn2+ + 4H2O
- Reaksi setaranya
5Fe2+ + MnO4− + 8H+→ 5Fe3+ + Mn2+ + 4H2O
Menentukan mol KMnO4:
mol KMnO4 = 20 mL x 0,02 M = 0,4 mmol
Menentukan mol Fe2+ dengan perbandingan koefisien
mol Fe2+ = Koefisien MnO4−koefisien Fe2+x mol MnO4−mol Fe2+ =15 x 0,4mol Fe2+ = 2 mmol
Menentukan kadar Fe dalam bijih
Massa Fe2+ = 2 mmol x 56 =112 mg Massa Fe2+ = 0,112 gramKadar Fe2+ =Massa bijihMassa Fe2+ x 100%Kadar Fe2+ =0,280,112 x 100%Kadar Fe2+ =40%
jadi, kadar Fe dalam bijih tersebut adalah 40%