Roboguru

Raja Jayanegara meninggal dengan tidak meninggalkan seorang pewaris tahta, hingga tahta kerajaan Majapahit pun jatuh ketangan Gayatri. Pada akhirnya, tahta kerajaan diserahkan kepada putri Gayatri, Tribhuwanatunggadewi, karena ...

Pertanyaan

Raja Jayanegara meninggal dengan tidak meninggalkan seorang pewaris tahta, hingga tahta kerajaan Majapahit pun jatuh ketangan Gayatri. Pada akhirnya, tahta kerajaan diserahkan kepada putri Gayatri, Tribhuwanatunggadewi, karena ... 

  1. Gayatri meninggal secara tiba-tiba

  2. Gayatri memutuskan tetap tinggal di kerajaan Kertanegara

  3. Gayatri menderita penyakit langka

  4. Gayatri telah menjadi seorang pendeta

  5. Gayatri menikah lagi dengan seorang raja dari kerajaan lain

Pembahasan Soal:

Sepeninggal Raja Jayanagara yang tewas pada 1328 M. Ia wafat dan belum sempat dikaruniai anak. Kematian Jayanagara menimbulkan polemik terkait siapa penggantinya. Dikarenakan Jayanegara tidak punya putra mahkota, yang berhak naik takhta adalah Gayatri, salah satu istri Raden Wijaya yang juga ibu tiri Jayanegara. Namun, Gayatri enggan menjadi penguasa. Ia sudah melepaskan ambisi duniawinya dengan menjadi bhiksuni. Dikarenakan di lingkaran utama kekuasaan Majapahit saat itu sudah tidak ada laki-laki lagi, dari kelima istrinya, Raden Wijaya hanya dikaruniai satu orang putra, yakni Jayanegara, serta dua orang putri, yaitu Tribhuwana Tunggadewi dan Dyah Wiyat. Gayatri kemudian memberi titah kepada putri pertamanya, Tribhuwana Tunggadewi, untuk naik takhta dan menjadi ratu penguasa Majapahit.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Kerajaan Majapahit merupakan suatu kerajaan yang memiliki struktur birokrasi yang teratur. Panom Narendra merupakan salah satu jabatan dalam Kerajaan Majapahit yang bertugas sebagai ....

Pembahasan Soal:

Berdasarkan silsilah raja-raja Majapahit, dapat diketahui bahwa kepemimpinan di kerajaan berlangsung secara turun-temurun. Struktur birokrasi Kerajaan Majapahit terdiri atas raja dan para pejabat tinggi kerajaan. Kerajaan Majapahit merupakan suatu kerajaan yang memiliki struktur birokrasi yang teratur. Panom Narendra merupakan salah satu jabatan dalam Kerajaan Majapahit yang bertugas sebagai lembaga dewan penasihat kerajaan. Lembaga ini terdiri atas golongan Bhattara Saptaprabu yaitu anggota keluarga raja. Misalnya ibunda raja dan pejabat pemerintah provinsi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D

0

Roboguru

Perhatikan pernyataan berikut ini!   Lembaga Dharmadyaksa Ring Kasaiwan Lembaga Dharmadyaksa Ring Kasogatan Semboyan Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa Pernyataan tersebut menunjukan b...

Pembahasan Soal:

Majapahit telah mengembangkan sistem pemerintahan yang teratur. Raja memegang kekuasaan tertinggi. Dalam melakukan pemerintahan, raja dibantu oleh berbagai badan atau pejabat. Di Majapahit dikenal ada dua Dharmadyaksa sebagai berikut. Dharmadyaksa ring Kasaiwan, mengurusi agama Syiwa (Hindu), Dharmadyaksa ring Kasogatan, mengurusi agama Buddha. Dalam menjalankan tugas, masing-masing Dharmadyaksa dibantu oleh pejabat keagamaan yang diberi sebutan Sang Pamegat. Di Majapahit juga terkenal akan semboyan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa yang artinya terpecah belahlah itu, tetapi satu jugalah itu. Tidak ada keracunan dalam kebenaran. Ini membuktikan Kerajaan Majapahit menerapkan toleransi beragama dengan adanya lembaga yang menjamin kebebasan beragama juga semboyan yang menggambarkan toleransi.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah D.

0

Roboguru

Pada masa Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, Menurut Moh Yamin menyebut kerajaan Majapahit dengan sebutan Negara Nasional ke dua di Indonesia karena luas wilayah kerajaan melebihi luas Wilayah Republik...

Pembahasan Soal:

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Menurut Negarakertagama, kekuasaannya terbentang di Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur, meskipun wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan. Majapahit telah mengembangkan sistem pemerintahan yang teratur. Raja memegang kekuasaan tertinggi. Dalam melakukan pemerintahan, raja dibantu oleh berbagai badan atau pejabat berikut.

Rakryan Mahamantri Katrini, dijabat oleh para putra raja, terdiri atas Rakryan i Hino, Rakryan i Sirikan, dan Rakryan i Halu. Dewan Pelaksana terdiri atas Rakryan Mapatih atau Patih Mangkabumi, Rakryan Tumenggung, Rakryan Demung, Rakryan Rangga dan Rakryan Kanuruhan. Kelima pejabat ini dikenal sebagai Sang Panca ring Wilwatika. Di antara kelima pejabat itu Rakryan Mapatih atau Patih Mangkubumi adalah pejabat yang paling penting. Dia menduduki tempat sebagai perdana menteri. Bersama sama raja, dia menjalankan kebijaksanaan pemerintahan. Selain itu terdapat pula dewan pertimbangan yang disebut dengan Batara Sapta Prabu. Struktur itu ada di pemerintah pusat. Di setiap daerah yang berada di bawah raja-raja, dibuatkan pula struktur yang mirip. Untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, dibentuklah badanperadilanyang disebut dengan Saptopapati. Selain itu disusun pula kitab hukum oleh Gajah Mada yang disebut Kitab Kutaramanawa. Gajah Mada memang seorang negarawan yang mumpuni. Dia memahami pemerintahan strategi perang dan hukum. Untuk mengatur kehidupan beragama dibentuk badan atau pejabat yang disebut Dharmadyaksa. Dharmadyaksa adalah pejabat tinggi kerajaan yang khusus menangani persoalan keagamaan. Di Majapahit dikenal ada dua Dharmadyaksa sebagai berikut. Dharmadyaksa ring Kasaiwan, mengurusi agama Syiwa (Hindu), Dharmadyaksa ring Kasogatan, mengurusi agama Buddha. Dalam menjalankan tugas, masing-masing Dharmadyaksa dibantu oleh pejabat keagamaan yang diberi sebutan Sang Pamegat. Kehidupan beragama di Majapahit berkembang semarak. Pemeluk yang beragama Hindu atau Buddha saling bersatu. Pada masa itupun sudah dikenal semboyan Bhinneka Tunggal Ika, artinya, sekalipun berbeda-beda baik Hindu atau Buddha pada hakikatnya adalah satu jua.


Berdasarkan penjelasan di atas maka untuk mengatur kehidupan beragama dibentuk badan atau pejabat yang disebut Dharmadyaksa. Dharmadyaksa adalah pejabat tinggi kerajaan yang khusus menangani persoalan keagamaan. Di Majapahit dikenal ada dua Dharmadyaksa sebagai berikut. Dharmadyaksa ring Kasaiwan, mengurusi agama Syiwa (Hindu), Dharmadyaksa ring Kasogatan, mengurusi agama Buddha. Dalam menjalankan tugas, masing-masing Dharmadyaksa dibantu oleh pejabat keagamaan yang diberi sebutan Sang Pamegat.

0

Roboguru

Konsep kepemimpinan dalam buku Tata Negara Majapahit disebutkan empat syarat utama yang harus dimiliki seorang Raja/pemimpin, keempat syarat utama yang dimaksud disebut ....

Pembahasan Soal:

Catur Kotamaning Nrpati  adalah  empat  syarat  utama  yang harus  dimiliki  seorang  pemimpin  sebagaimana termaktub dalam buku Tata Negara Majapahit. Empat syarat utama tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut.

  1. Jñana Wisesa Suddha artinya raja atau pemimpin harus  memiliki pengetahuan yang luhur dan suci. Raja harus  memahami  kitab  suci  atau ajaran  agama  (agama  agëming aji).
  2. Kaprahitaning  Praja artinya raja atau pemimpin harus menunjukkan belas kasihnya kepada rakyatnya. Raja   yang mencintai rakyatnya akan dicintai pula oleh rakyatnya
  3. Kawiryan artinya seorang  raja atau  pemimpin  harus  berwatak pemberani dalam menegakkan kebenaran dan keadilan berdasarkan pengetahuan    suci yang dimilikinya.
  4. Wibawa artinya seorang raja atau  pemimpin  harus  berwibawa terhadap bawahan dan rakyatnya. Raja yang berwibawa akan  disegani  oleh  rakyat  dan bawahannya.

Pentingnya  peran  pemimpin  pun termaktub dalam kitab Manawa Dharmasastra bab VII.

Dengan demikian, empat syarat utama yang harus dimiliki seorang Raja/pemimpin sesuai buku Tata Negara Majapahit adalah Jñana Wisesa Suddha, Kaprahitaning  Praja, Kawiryan, dan Wibawa.

 

0

Roboguru

Jelaskan secara rinci kerajaan Majapahit beserta rajanya

Pembahasan Soal:

Kemaharajaan Majapahit  adalah sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur, Indonesia, yang pernah berdiri sekitar tahun 1293 hingga 1527 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk dengan dibantu mahapatih Gajahmada yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389.

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia. Menurut Kakawin Nagarakretagama pupuh XIII-XV, daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan sebagian kepulauan Filipina. Sumber ini menunjukkan batas terluas sekaligus puncak kejayaan Kemaharajaan Majapahit. Namun, batasan alam dan ekonomi menunjukkan bahwa daerah-daerah kekuasaan tersebut tampaknya tidaklah berada di bawah kekuasaan terpusat Majapahit, tetapi terhubungkan satu sama lain oleh perdagangan yang mungkin berupa monopoli oleh raja. 

Majapahit juga memiliki hubungan dengan Campa, Kamboja, Siam, Birma bagian selatan, dan Vietnam, dan bahkan mengirim duta-dutanya ke Tiongkok. Sepeningal raja Hayam Wuruk, Majapahit mengalami kemunduran bahkan terjadi perang saudara yang mengakibatkan runtuhnya Majapahit.

Raja-raja yang pernah memerintah di Majapahit antara lain sebagai berikut.

  1. Raden Wijaya.
  2. Jayanagara.
  3. Tribhuwanatunggadewi.
  4. Hayam Wuruk.
  5. Wikramawardhana.
  6. Suhita.
  7. Kertawijaya.
  8. Rajasawardhana.
  9. Girishawardhana.
  10. Suraprabhawa.
  11. Dyah Wijayakarana.
  12. Dyah Wijayakusuma.
  13. Dyah Ranawijaya (Brawijaya V).

Ibu kota Majapahit di Trowulan merupakan kota besar dan terkenal dengan perayaan besar keagamaan yang diselenggarakan setiap tahun. Agama Buddha, Siwa, dan Waisnawa (pemuja Wisnu) dipeluk oleh penduduk Majapahit, dan raja dianggap sekaligus titisan Buddha, Siwa, maupun Wisnu. Candi peninggalan kerajaan Majapahit diantaranya adalah Candi Penataran, Candi Tikus, Candi Cetho, Candi Sumberjati, Candi Sawentar, Candi Jabung, Candi Tigawangi, dan Candi Surawarna. Sedangkan kitab peninggalan kerajaan Majapahit yang terkenal adalah kitab Sutasoma dan Negarakertagama. 

Majapahit runtuh tahun 1478, ketika Girindrawardhana memisahkan diri dari Majapahit dan menamakan dirinya sebagai raja Wilwatikta Daha Janggala Kediri. Tahun peristiwa tersebut di tulis dalam Candrasangkala yang berbunyi “sirna ilang kertaning bhumi”.

Dengan demikian, kerajaan Majapahit merupakan kerajaan bercorak Hindu terbesar di Indonesia yang pernah memiliki wilayah kekuasaan yang luas, namun karena sepeninggal raja Hayam Wuruk, Majapahit mengalami kemunduran. Raja-raja yang pernah memerintah Majapahit sangat banyak, mulai dari Raden Wijaya hingga Girindrawardhana. Girindrawardhana pada akhirnya memisahkan diri dari Majapahit. Majapahit runtuh pada abad ke-15 berdasarkan Candrasangkala yang berbunyi  "sirna ilang kertaning bhumi”.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved