Roboguru

Presiden Soekarno membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat hasil pemilu 1955. Apakah langkah yang di lakukan Presiden Soekarno tersebut benar? Jelaskan!

Pertanyaan

Presiden Soekarno membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat hasil pemilu 1955. Apakah langkah yang di lakukan Presiden Soekarno tersebut benar? Jelaskan!

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Pada masa Demokrasi Terpimpin presiden Soekarno melakukan beberapa penyimpangan. Hal ini diawali dengan dikeluarkannya dekrit presiden oada 5 Juli 1959. Dekrit terbesut mengubah dari Demokrasi Liberal ke Demokrasi Terpimpin. Dalam hal ini, kekuasaan terpusat pada Bung Karno. Beberapa penyimpangan yang dilakukan pada masa ini adalah menetapkan Soekarno sebagai presiden seumur hidup, menetapkan pidato presiden sebagai GBHN, hingga membubarkan DPR pada 5 Maret 1960. Tindakan tersebut menyimpang dari UUD 1945 sebab pada dasarnya presiden tidak dapat membubarkan legislatif. Namun, Soekarno membubarkan dan mengannti dengan pembentukan DPR-GR.

Dengan demikian, langkah yang dilakukan oleh presiden Soekarno untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat hasil pemilu 1955 tidak benar sebab menyimpang dari UUD 1945.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

E. Mar'Atus

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Uraikan tujuan politik luar negeri Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945!

Pembahasan Soal:

Landasan konstitusional dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia adalah Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 alinea pertama. “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” dan alinea keempat ”…. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial….”.

Sedangkan tujuan politik luar negeri bebas aktif adalah untuk mengabdi kepada tujuan nasional bangsa Indonesia sesuai yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yang menyatakan: “Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial….”

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. 

Roboguru

Setelah Dekrit Presiden Pemerintah melaksanakan Demokrasi Terpimpin pada periode 1959 - 1965. Berikut ini kebijakan-kebijakan masa Demokrasi Terpimpin, kecuali ....

Pembahasan Soal:

Ciri-ciri demokrasi terpimpin di Indonesia, yaitu:

  • Pemerintah otoritarian, memuncaknya kekuasaan presiden atas negara
  • Dukungan kuat dari militer yang menjadi kekuatan baru
  • Dukungan kuat dari PKI sebagai pendukung setia presiden
  • Lembaga legislatif lemah, dapat diatur bahkan dibubarkan presiden
  • Peran partai politik terbatas
  • Politik luar negeri yang keras dan memihak blok timur
  • Kebijakan monumental banyak dilakukan di tengah krisis ekonomi yang terus memburuk
  • Negara mengatur sendi masyarakat
  • Pembentukan lembaga melalui penetapan presiden, seperti membentuk Dewan Perancang Nasional pada Agustus 1959
  • Membuat GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara)

Berdasarkan penjelasan tersebut jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Berikut yang bukan penyimpangan konstitusi pada masa orde lama adalah...

Pembahasan Soal:

Orde Lama atau istilah lain dari Demokrasi Terpimpin adalah demokrasi yang dipimpin oleh presiden Soekarno dengan berlandaskan hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan/perwakilan sesuai dengan UUD 1945. Namun dalam pelaksanaan Demokrasi Terpimpin banyak kepentingan dan ambisi politik yang membuat konstitusi menjadi melenceng. Bentuk-bentuk penyimpangan pada masa Orde Lama diantaranya Presiden Sukarno membuat salah satu produk hukum yang diberi nama penetapan presiden (penpres). Penpres ini merupakan keputusan presiden yang oleh presiden sendiri secara sepihak memiliki kedudukan yang sama dengan Undang-Undang. Penpres tersebut dibuat presiden tanpa persetujuan DPR, pembentukan MPRS melalui penetapan presiden,  pengangkatan presiden seumur hidup, penyelewengan hasil pemilu Anggota MPRS. Dengan kondisi itu presiden sudah melakukan penyimpangan terlalu jauh terhadap UUD 1945 dan dianggap sudah bertentangan dengan semangat proklamasi kemerdekaan.undefined

Dengan demikian, yang bukan penyimpangan konstitusi pada masa orde lama adalah ditunjuk dan diangkat oleh Presiden.undefined

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.undefined

 

Roboguru

Mengapa pada masa Demokrasi Terpimpin terjadi sentralisasi kekuasaan ditangan presiden? Tuliskan akibatnya.

Pembahasan Soal:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sentralisasi merupakan penyatuan segala sesuatu ke suatu tempat (daerah dan sebagainya) yang dianggap sebagai pusat, penyentralan, pemusatan. Artinya segala sesuatu dalam negara tersebut diatur langsung dan diurus pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah tinggal melaksanakannya. 
Yang dimaksud pemerintah pusat adalah presiden dan para menteri. Jika suatu negara memusatkan semua kewenangan pemerintahannya pada tangan presiden dan para menteri. Tidak dibagi-bagi kepada pejabatnya di daerah dan atau pada daerah otonom maka disebut sentralisasi. Kewenangan yang di pusatkan di tangan presiden dan para menteri adalah kewenangan pemerintah, bukan kewenangan legislatif dan yudikatif.
Sentralisasi kekuasaan dilakukan untuk mempermudah penerapan kebijakan secara umum dan pelaksanaanya di setiap daerah, mengendalikan suatu daerah agar tidak terlalu mandiri dan berpotensi memicu konflik kepentingan atau bahkan memisahkan diri khususnya Indonesia yang baru saja merdeka pada saat Demokrasi Terpimpin, serta memudahkan dan mempercepat proses pengambilan keputusan di mana suara pemimpin bersifat mutlak sehingga tidak ada perselisihan antar golongan.
Dampak yang ditimbulkan dari penerapan sentralisasi pada masa Demokrasi Terpimpin adalah pemerintahan yang otoriter dimana suara pemimpin bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Selain itu, terjadi pembatasan dan tidak diakuinya hak-hak daerah karena semua keputusan berpusat pada pemerintah, sehingga daerah hanya mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah. 

Dengan demikian, Demokrasi Terpimpin menggunakan sentralisasi kekuasaan untuk menyeragamkan dan mengatur pemerintah daerah secara umum agar tidak berusaha memisahkan diri dari Indonesia dan agar pengambilan keputusan berjalan lebih cepat. Meski demikian, sentralisasi kekuasaan berdampak pada sistem pemerintahan yang otoriter dan terjadi pembatasan dan tidak diakuinya hak-hak daerah. 

Roboguru

Mengapa terjadi Konfrontasi dengan Malaysia?

Pembahasan Soal:

Konfrontasi Malaysia dilatarbelakangi oleh keinginan Tengku Abdul Rahman dari persekutuan Tanah Melayu dan Lee Kuan Yu dari Republik Singapura untuk menyatukan kedua negara menjadi satu Federasi Malaysia. Pembentukan Federasi Malaysia dianggap sebagai proyek neo kolonialisme Inggris di kawasan Asia Tenggara yang dapat membahayakan jalannya revolusi Indonesia. Konfrontasi Malaysia sendiri resmi dilakukan oleh Indonesia setelah Presiden Soekarno mengucapkan Dwi Komando Rakyat (Dwikora) pada tanggal 3 Mei 1964. Isi dari Dwikora adalah perhebat ketahanan revolusi Indonesia dan bantuan perjuangan revolusioner rakyat-rakyat Manila, Singapura, Sabah, Serawak, dan Brunai untuk membubarkan negara boneka Malaysia. Untuk menjalankan konfrontasi Dwikora, Soekarno membentuk Komando Siaga dengan Marsekal Madya Oemar Dani sebagai panglimanya.

Dengan demikian, Konfrontasi Malaysia terjadi karena adanya upaya penyatuan kedua negara menjadi satu Federasi Malaysia.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved