Roboguru

Prasasti Waringinpitu yang dikeluarkan oleh Raja Kertawijaya pada tahun 1369 Saka (1447) menyebutkan nama-nama pejabat birokrasi kerajaan ditingkat pusat. Diantaranya Dharmmadhyaksa ring kasaiwan dan Dharmmadhyaksa ring kasogatan. Dari ilustrasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kerajaan Majapahit ....

Pertanyaan

Prasasti Waringinpitu yang dikeluarkan oleh Raja Kertawijaya pada tahun 1369 Saka (1447) menyebutkan nama-nama pejabat birokrasi kerajaan ditingkat pusat. Diantaranya Dharmmadhyaksa ring kasaiwan dan Dharmmadhyaksa ring kasogatan. Dari ilustrasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kerajaan Majapahit .... undefined

  1. mengembangkan kesetiakawanan undefined

  2. menumbuhkan nasionalisme undefined

  3. menciptakan otonomi daerah undefined

  4. memajukan perekonomian undefined

  5. mengembangkan nilai toleransi undefined

Pembahasan Soal:

Pada masa pemerintahan Kerajaan Majapahit, kehidupan beragama masyarakat telah diatur dengan membentuk sejumlah lembaga atau pejabat birokrasi di tingkat pusat. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya jabatan Dharmmadhyaksa ring kasaiwan dan Dharmmadhyaksa ring kasogatan yang tertulis dalam Prasasti Waringinpitu. Dharmmadhyaksa ring kasaiwan mengurusi aliran agama Hindu Syiwa, sedangkan Dharmmadhyaksa ring kasogatan mengurusi aliran agama Buddha. Hal tersebut menunjukkan nilai-nilai toleransi dalam keberagaman beragama yang diurus oleh pemerintah Kerajaan Majapahit.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

K. Ivan

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 29 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharmma Mangrwa, bermakna bahwa walaupun beraneka ragam, tetap dalam satu kesatuan, tidak ada agama yang mendua. Kalimat tersebut terdapat pada kitab …

Pembahasan Soal:

Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharmma Mangrwa merupakan salah satu potongan kalimat yang terdapat dalam kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Kalimat tersebut bermakna bahwa walaupun beraneka ragam, tetap dalam satu kesatuan, tidak ada agama yang mendua. Secara garis besar, Kitab Sutasoma bercerita mengenai Pangeran Sutasoma. Di dalamnya juga mengajarkan toleransi beragama, khususnya antara Hindu dan Buddha. Kitab tersebut ditulis menggunakan aksara Bali dalam bahasa Jawa Kuno, dengan bahan naskah terbuat dari daun lontar.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Salah satu sumber primer untuk meneliti sejarah Majapahit adalah ...

Pembahasan Soal:

Negarakertagama merupakan salah satu sumber primer dalam meneliti sejarah Kerajaan Majapahit. Kitab Negarakertagama ditulis oleh Mpu Prapanca pada masa pemerintahan Sri Rajasanagara atau Hayam Wuruk dan termasuk ke dalam naskah Jawa Kuna.  Naskah yang ditulis di atas daun lontar ini terdiri dari 44 lembar yang berisikan mengenai raja-raja Majapahit, keadaan kota, upacara keagamaan, candi makam raja, wilayah kerajaan Majapahit, dan lain-lain. Dari kitab ini, dapat diketahui berbagai keadaan sosial, budaya, ekonomi, politik luar negeri, dan lain-lain dari Kerajaan Majapahit.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.space 

0

Roboguru

Candi peninggalan Majapahit di Blitar ...

Pembahasan Soal:

Blitar yang secara geografis terletak di Provinsi Jawa Timur merupakan kota dengan banyak ditemukannya peninggalan sejarah, termasuk salah satunya candi sebagai peninggalan kerajaan Hindu-Buddha.  Berada di bawah kaki gunung Kelud, di Blitar pernah dibangun beberapa candi oleh Kerajaan Majapahit. Adanya bangunan di bawah kaki gunung dipahami bahwa gunung dalam keyakinan Hindu-Buddha di Nusantara merupakan tempat yang sakral dan tempat berdiamnya para dewa. Hal itulah yang membuat Kerajaan Majapahit mendirikan candi di Blitar, salah satunya sebagai wujud akan keyakinan itu. 

Beberapa candi tersebut, di antaranya:

  1. Candi Penataran, yang terletak di Lereng Barat Daya Gunung Kelud. Candi Penataran atau Palah ini dibangun sebagai pemujaan agar mampu menolak balak dari meletusnya Gunung Kelu,
  2. Candi Sawentar, yang berada di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Blitar, juga terletak di Lereng Timur Gunung Kelud, pernah disinggahi oleh Raja Hayam Wuruk, dan
  3. Candi Simping, yang terletak di Dusun Krajan, Desa Sumber jati, Kademangan, Blitar, ini menurut Kitab Negarakertagama adalah tempat peristirahatan terakhir Raden Wijaya, pendiri kerajaan Majapahit. 

Jadi, beberapa candi peninggalan Majapahit di Blitar adalah Candi Penataran, Candi Sawentar, dan Candi Simping.

0

Roboguru

Slogan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharmawangrwa menjadi slogan Republik Indonesia, terdapat pada kitab….

Pembahasan Soal:

Frasa Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi moto atau semboyan Indonesia berasal dari masa Majapahit, tepatnya dari kakawin Sutasoma karangan Mpu Tantular. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat berbeda-beda tetapi tetap satu. Kakawin ini istimewa karena mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dan umat Buddha. Kutipan ini berasal dari pupuh 139, bait 5.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Daerah yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Pernyataan tersebut dipaparkan dalam kitab …

Pembahasan Soal:

Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu terbesar di Indonesia. Kerajaan Majapahit berdiri pada awal abad ke-13 M dan mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Hal tersebut ditandai dengan wilayah kekuasaan yang terbentang dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.. Wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit tertulis dalam kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca. Dalam pupuh 13 sampai 14, tertulis wilayah Majapahit mencakup Sumatera, semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Papua, Singapura dan beberapa kepulauan Filipina. Hal itu menunjukkan bahwa daerah-daerah tersebut berada dalam lingkup kekuasaan Majapahit.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved