Iklan
Pertanyaan
"Sungguh tidak adil!" begitu keluhan Karman setiap kali teringat lamarannya yang tidak diterima oleh Haji Bakir. Lamaran Karman untuk memperistri Rifah yang disampaikan oleh Paman Hasyim ternyata terlambat sehingga tak mungkin dilayani.
Paman Hasyim bisa memahami sikap Haji Bakir. Bagi ayah Rifah itu, memang tidak mungkin menerima Karman sebagai calon menantu karena sudah ada calon lain yang diterimanya. Namun, lain halnya dengan Karman.
Terlambat itu, memang nyata. Tetapi Karman curiga hal tersebut bukan merupakan satu-satunya alasan. Kecurigaan itu terus berkembang karena Karman sendiri mengembangkannya. Seandainya aku yang melamar Rifah lebih dahulu dan diterima, baru kemudian datang Abdul Rahman, kurasa lamaranku akan dibatalkan oleh Haji Bakir.
Peristiwa akibat konflik yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah ....
Haji Bakir menolak lamaran Karman
Paman Hasyim mengerti sikap Haji Bakir
Karman merasa Haji Bakir tidak adil
Karman marah terhadap paman Hasyim
Karman marah dan menyesal telah melamar Rifah
Iklan
S. Nurjannah
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Jember
7
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia