Iklan

Iklan

Pertanyaan

Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut! 3 Cu + 8 HNO 3 ​ → 3 Cu ( NO 3 ​ ) 2 ​ + 4 H 2 ​ O + 2 NO Bilangan oksidasi dari zat pereduksi dan senyawa hasil oksidasi berturut-turut adalah...

Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut!

Bilangan oksidasi dari zat pereduksi dan senyawa hasil oksidasi berturut-turut adalah...

  1. -2, begin mathsize 14px style H subscript 2 O end style 

  2. 0, begin mathsize 14px style Cu open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 end style 

  3. +2, undefined 

  4. +5, begin mathsize 14px style N O end style 

  5. +2, undefined 

Iklan

S. Lubis

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang benar adalah B.

jawaban yang benar adalah B. 

Iklan

Pembahasan

Pembahasan
lock

Bilangan oksidasi tiap-tiap atom dalam suatu zat ditentukan berdasarkan aturan berikut. Bilangan oksidasi unsur dalam keadaan bebas sama dengan nol. Bilangan oksidasi ion dari suatu atom (monoatom) sama dengan muatan ionnya. Bilangan oksidasi atom H dalamsenyawa sama dengan +1, kecuali pada senyawa hidrida, bilangan oksidasi H sama dengan -1. Bilangan oksidasi atom Odalam senyawa sama dengan -2 kecuali pada senyawa peroksida. Jumlah total bilangan oksidasi atom-atom dalamsenyawa sama dengan nol. Mengikuti peraturan bilangan oksidasi di atas, maka bilangan oksidasi dari masing-masing atom dari reaksi adalah seperti dibawah ini: Cu merupakan unsur bebas Bilangan oksidasi Cu adalah 0. merupakan senyawa, bilangan oksidasinya adalah 0. Bilangan oksidasi N adalah +5 merupakan senyawa yang dapat mengalami reaksi disosiasi: Oleh karena itu, bilangan oksidasi Cu adalah +2. Bilangan oksidasi H adalah +1 Bilangan oksidasi O adalah -2 Bilangan oksidasi N adalah +2 Zat pereduksi adalah zat yang dapat mereduksi zat lain atau zat yang mengalami oksidasi pada saat bereaksi.Cu mengalami reaksi kenaikan biloksdari bilangan oksidasi 0 menjadi +2 sehingga menghasilkan . Jadi, jawaban yang benar adalah B.

Bilangan oksidasi tiap-tiap atom dalam suatu zat ditentukan berdasarkan aturan berikut. 

  1. Bilangan oksidasi unsur dalam keadaan bebas sama dengan nol.
  2. Bilangan oksidasi ion dari suatu atom (monoatom) sama dengan muatan ionnya.
  3. Bilangan oksidasi atom H dalam senyawa sama dengan +1, kecuali pada senyawa hidrida, bilangan oksidasi H sama dengan -1.
  4. Bilangan oksidasi atom O dalam senyawa sama dengan -2kecuali pada senyawa peroksida. 
  5. Jumlah total bilangan oksidasi atom-atom dalam senyawa sama dengan nol. 

Mengikuti peraturan bilangan oksidasi di atas, maka bilangan oksidasi dari masing-masing atom dari reaksi 

begin mathsize 14px style 3 Cu space plus space 8 H N O subscript 3 yields 3 Cu open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 space plus space 4 H subscript 2 O space plus space 2 N O end style adalah seperti dibawah ini: 

  • Cu merupakan unsur bebas
    Bilangan oksidasi Cu adalah 0. 
  • begin mathsize 14px style H N O subscript 3 end style merupakan senyawa, bilangan oksidasinya adalah 0. 
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space H space plus space Biloks space N space plus space open parentheses 3 cross times Biloks space O close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell 1 plus space Biloks space N space plus space open parentheses 3 cross times open parentheses negative sign 2 close parentheses close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell 1 plus space Biloks space N space plus space open parentheses negative sign 6 close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell Biloks space N space plus space open parentheses negative sign 5 close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell Biloks space space end cell equals cell space plus 5 end cell row blank blank blank end table  
    Bilangan oksidasi N adalah +5
  • begin mathsize 14px style Cu open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 end style merupakan senyawa yang dapat mengalami reaksi disosiasi: Cu open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 yields Cu to the power of 2 plus sign and 2 N O subscript 3 to the power of minus sign 
    Oleh karena itu, bilangan oksidasi Cu adalah +2. 
  • begin mathsize 14px style H subscript 2 O end style 
    Bilangan oksidasi H adalah +1
    Bilangan oksidasi O adalah -2

 

  • begin mathsize 14px style N O end style 
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space N space plus space Biloks space O space end cell equals cell space 0 end cell row cell Biloks space N space plus space open parentheses negative sign 2 close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell Biloks space N end cell equals cell plus 2 end cell row blank blank blank end table 
    Bilangan oksidasi N adalah +2

 

Zat pereduksi adalah zat yang dapat mereduksi zat lain atau zat yang mengalami oksidasi pada saat bereaksi. Cu mengalami reaksi kenaikan biloks dari bilangan oksidasi 0 menjadi +2 sehingga menghasilkan begin mathsize 14px style Cu open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 end style.

Jadi, jawaban yang benar adalah B. 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Reaksi redoks mempunyai persamaan reaksi sebagai berikut: 3 NaHSO 4 ​ + 8 AI + 3 NaOH → 3 Na 2 ​ S + 4 AI 2 ​ O 3 ​ + 3 H 2 ​ O Pasangan reduktor dan hasilnya pada persamaan reaksi tersebut a...

4

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia