Persamaan reaksi kimia adalah representasi suatu reaksi kimia dalam bentuk simbol dan rumus kimia, dimana hasil (produk) reaksi dituliskan di sisi kanan, sedangkan pereaksi (reaktan) ditulis di sisi kiri.
Reaktan = zat kimia yang bereaksi (sisi kiri reaksi)
Reaktan = Cu dan
Produk = zat kimia yang dihasilkan (sisi kanan reaksi)
Produk =
, NO, dan
Berikutnya, fase adalah wujud dari spesi kimia dalam reaksi kimia (dituliskan dengan tanda kurung)
(g) = fase gas (gaseous)
(aq) = fase larutan (aqueous)
(l) = fase cair (liquid)
(s) = fase padat (solid)
Cara untuk menyetarakan persamaan reaksi adalah dengan menggunakan variabel (koefisien a, b, c, d, dan seterusnya).
Pertama kita tuliskan koefisien dengan menggunakan variabel a, b, c, d, dan e.
Lalu, kita buat tabel berdasarkan jumlah unsur-unsurnya.

Unsur Cu : a = c (persamaan 1)
Unsur H : b = 2e (persamaan 2)
Unsur N : b = 2c + d (persamaan 3)
Unsur O : 3b = 6c + d + e (persamaan 4)
Selanjutnya kita buat asumsi salah satu variabel sembarang bernilai 1. Misal, untuk persamaan ini kita asumsikan variabel a sebagai koefisien Cu = 1.
Setelah itu, kita substitusi a = 1, maka dari persamaan 1 dapat kita masukkan:
a = c
c =1
Berikutnya, kita masukkan persamaan 2.
b = 2e
e =
b
Berikutnya, kita masukkan persamaan 3.
b = 2c + d
b = (2x1) + d
b = 2 + d
Berikutnya kita masukkan persamaan 4.
3b = 6c + d + e
3b = (6x1) + d +
b
3b = 6 + d +
b
Selanjutnya, kita eliminasi persamaan 3 dan 4.
b = 2 + d
3b = 6 + d +
b
Jika kita eliminasi, menjadi:
-2b = -4 -
b
-
b = -4
b =
Kita kembali ke persamaan 2.
e =
b
e =
e =
e =
Kita kembali ke persamaan 3.
b = 2 + d
d = b – 2
d =
– 2
d =
Kita sudah mendapatkan semua nilai a, b, c, d, dan e. Sehingga, jika kita masukkan ke dalam persamaan reaksi menjadi seperti ini:
Kita bisa mengubah bilangan pecahan menjadi bilangan bulat dengan cara semua angka dikali 3.
(sudah setara)
Jadi, jawaban yang tepat adalah B.