Roboguru

Perhatikan persamaan reaksi berkut.   Apakah reaksi tersebut merupakan reaksi disproporsionasi atau bukan? Jelaskan dengan jalan peyelesaiamya!

Pertanyaan

Perhatikan persamaan reaksi berkut.

H subscript 2 O subscript 2 open parentheses italic l close parentheses yields H subscript 2 O open parentheses italic l close parentheses and O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses 

Apakah reaksi tersebut merupakan reaksi disproporsionasi atau bukan? Jelaskan dengan jalan peyelesaiamya!

  1. ...space 

  2. ...space 

Pembahasan Soal:

Biloks pada reaksi:

space space space H subscript 2 O subscript 2 open parentheses italic l close parentheses yields H subscript 2 O open parentheses italic l close parentheses and O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses plus 2 space minus sign 4 space space space space space space space plus 1 space space space space space space space space space 0 

Reaksi disproporsionasi adalah reaksi yang terjadi saat suatu spesi mengalami reaksi reduksi sekaligus reaksi oksidasi. Reaksi di atas merupakan reaksi disproporsionasi, karena mengalami reduksi yaitu penurunan biloks H dari +2 menjadi +1, dan mengalami oksidasi yaitu kenaikan biloks O dari -4 menjadi 0.

Jadi, reaksi tersebut merupakan reaksi disproporsionasi.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

R. Anisa

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 30 April 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Hubungan yang tepat antara atom dan perubahan bilangan oksidasi menurut reaksi : adalah ....

Pembahasan Soal:

Biloks atau bilangan oksidasi adalah suatu bilangan yang diberikan pada suatu unsur menurut aturan tertentu untuk menyatakan tingkat keteroksidasian atau ketereduksiannya.

Aturan penentuan biloks yaitu :

  1. Biloks unsur bebas (baik dalam bentuk unsur ataupun molekul unsur) = 0
  2. Biloks atom Cl dalam senyawa = -1, kecuali senyawa Cl dengan atom O dapat memiliki biloks +3, +5, +7
  3. Jumlah biloks dalam senyawa netral = 0
  4. Biloks atom golongan IA dalam senyawa = +1. Biloks atom golongan IIA dalam senyawa = +2.
  5. Biloks atom H dalam senyawa pada umumnya = +1, kecuali dalam senyawa hidrida (senyawa antara logam dan hidrogen) = -1.
  6. Biloks atom O dalam senyawa pada umumnya = -2, kecuali dalam senyawa peroksida = -1 dan dalam superoksida = begin mathsize 14px style negative sign 1 half end style.
  7. Biloks ion monoatom dan ion poliatom = muatannya.

Reaksi pada soal merupakan reaksi autoredoks atau reaksi disproporsionasi, dimana oksidator dan reduktor adalah zat yang sama. Rincian perhitungan biloksnya yaitu :

  • biloks Cl dalam begin mathsize 14px style Cl subscript 2 end style = 0 (aturan no.1)
  • biloks Cl dalam begin mathsize 14px style K Cl end style yaitu :


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell biloks space K and biloks space Cl end cell equals 0 row cell 1 plus biloks space Cl end cell equals 0 row cell biloks space Cl end cell equals cell negative sign 1 end cell end table end style

 

  • biloks Cl dalam begin mathsize 14px style K Cl O end style yaitu :


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell biloks space K and biloks space Cl and biloks space O end cell equals 0 row cell 1 plus biloks space Cl plus left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell biloks space Cl minus sign 1 end cell equals 0 row cell biloks space Cl end cell equals cell plus 1 end cell end table end style


Berdasarkan perhitungan biloks diatas, dapat disimpulkan bahwa Cl dalam begin mathsize 14px style Cl subscript 2 end style berubah biloksnya dari 0 menjadi -1 dan +1.

Jadi, jawaban yang benar adalah A.undefined

0

Roboguru

Periksalah apakah reaksi berikut tergolong redoks atau bukan redoks atau reaksi autoredoks!

Pembahasan Soal:

Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur terlebih dahulu berdasarkan aturan penentuan bilangan oksidasi.

Dalam begin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 end style, bilangan oksidasi oksigen sebesar -2 sehingga bilangan oksidasi Fe, yaitu:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times bo space Fe right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Fe right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Fe right parenthesis minus sign 6 end cell equals 0 row cell 2 cross times bo space Fe end cell equals cell plus 6 end cell row cell bo space Fe end cell equals cell fraction numerator plus 6 over denominator 2 end fraction end cell row cell bo space Fe end cell equals cell plus 3 end cell end table end style 

Dalam begin mathsize 14px style H subscript 2 S O subscript 4 end style, bilangan oksidasi oksigen sebesar -2 dan bilangan oksidasi hidrogen sebesar +1 sehingga bilangan oksidasi S, yaitu:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times bo space H right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space S right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times plus 1 right parenthesis plus bo space S plus left parenthesis 4 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space S plus 2 minus sign 8 end cell equals 0 row cell bo space S minus sign 6 end cell equals 0 row cell bo space S end cell equals cell plus 6 end cell end table end style 

Dalam begin mathsize 14px style Fe subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 end style, bilangan oksidasi oksigen sebesar -2 dan bilangan oksidasi sulfur dalam sulfat sudah diketahui dari perhitungan sebelumnya sebesar +6. Untuk mengetahui bilangan oksidasi Fe, buat reaksi ionisasinya sehingga bilangan oksidasi Fe, yaitu:

begin mathsize 14px style Fe subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 yields 2 Fe to the power of 3 plus sign plus 3 S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent Fe to the power of 3 plus sign space berarti space bo space Fe equals plus 3 end style 

Dalam begin mathsize 14px style H subscript 2 O end style, bilangan oksidasi oksigen sebesar -2 dan bilangan oksidasi hidrogen sebesar +1.

Dengan demikian, tidak terjadi perubahan bilangan oksidasi pada semua reaksi sehingga reaksi tersebut bukan merupakan reaksi redoks.


Jadi, reaksi tersebut bukan merupakan reaksi redoks.

0

Roboguru

Pada reaksi: bilangan oksidasi klor berubah dari

Pembahasan Soal:

Jawaban: E. 0 menjadi -1 dan +1

C I subscript 2 space plus space 2 K O H space rightwards arrow space K C I space plus space K C I O space plus H subscript 2 O

C I subscript 2 termasuk unsur bebas, maka biloks = 0

Atom Cl pada KCl
Senyawa KCl termasuk senyawa netral, maka total biloks = 0
Total biloks = biloks K + biloks Cl
0 = (+1) + (biloks Cl)
-1 = biloks Cl
Biloks Cl = -1
Atom Cl pada KClO
Senyawa KClO termasuk senyawa netral, maka total biloks = 0
Total biloks = biloks K + biloks Cl + biloks O
0 = (+1) + (biloks Cl) + (-2)
0 = biloks Cl + (-1)
Biloks Cl = +1

Jadi, atom Cl berubah dari biloks 0 menjadi -1 dan +1

0

Roboguru

Tunjukanlah reaksi Autoredoks pada persamaan di bawah ini:   Jenis reaksi = Disproporsionasi / Konproporsionasi Reduktor = Oksidator = Hasil reduksi = Hasil oksidasi =

Pembahasan Soal:

Perubahan biloks yang terjadi:

 

Jenis reaksi = Disproporsionasi

Reduktor = begin mathsize 14px style N O subscript 2 end style 

Oksidator = begin mathsize 14px style N O subscript 2 end style 

Hasil reduksi = begin mathsize 14px style H N O subscript 2 end style 

Hasil oksidasi = begin mathsize 14px style H N O subscript 3 end style 

Jadi, jawaban yang benar sesuai pernyataan diatas.

0

Roboguru

Tentukan apakah reaksi berikut termasuk autoredoks atau bukan, tentukan biloks unsur-unsur yang terlibat, kemudian tentukan pula reduktor dan oksidatornya.

Pembahasan Soal:

1. Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur dan jenis reaksinya.

Dari reaksi diatas dapat kita ketahui bahwa begin mathsize 14px style I subscript 2 end style mengalami reduksi dan oksidasi sekaligus dan disebut sebagai reaksi autoredoks/disproporsionasi. 

2. Tentukan oksidator dan reduktor.

  • Oksidator: spesi yang menyebabkan spesi lain mengalami oksidasi, sementara spesi itu mengalami reduksi yaitu begin mathsize 14px style I subscript 2 end style.
  • Reduktor: spesi yang menyebabkan spesi lain mengalami reduksi, sementara spesi itu mengalami oksidasi yaitu begin mathsize 14px style I subscript 2 end style.

Jadi, jawaban yang benar sesuai pernyataan diatas.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved