Unsur K:
Unsur K (logam alkali) memiliki bilangan oksidasi sebesar +1. TIdak ada unsur bebas K pada reaksi sehingga unsur K tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi.
Unsur O:
Unsur O memiliki bilangan oksidasi sebesar -2 kecuali pada peroksida dan superoksida. TIdak ada peroksida atau superoksida pada reaksi sehingga unsur O tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi.
Unsur H:
Unsur H memiliki bilangan oksidasi sebesar +1 kecuali pada hidrida. TIdak ada hidrida pada reaksi sehingga unsur H tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi.
Unsur Cl:
Terdapat pada
,
,
, dan
.
,
, dan
: selain dalam oksihalogen, bilangan oksidasi Cl sebesar -1.
: merupakan molekul diatomik sehingga bilangan oksidasi Cl sebesar 0.
Bilangan oksidasi unsur Cl mengalami kenaikan dari -1 menjadi 0 (terjadi oksidasi).
Unsur Cr:
Terdapat pada
dan
.
:
:
Bilangan oksidasi Cr mengalami penurunan dari +6 menjadi +3 (terjadi reduksi).
Reaksi:
Oksidator: zat yang mengoksidasi, tetapi zat itu sendiri mengalami reduksi. Spesi yang berperan sebagai oksidator adalah
.
Jadi,
sebagai oksidator.