Roboguru

Pada pembuatan kalium iodat () di laboratorium melalui reaksi:    berfungsi sebagai ....

Pertanyaan

Pada pembuatan kalium iodat (K I O subscript 4) di laboratorium melalui reaksi:

Br subscript 2 and K I O subscript 3 and 2 K O H yields 2 K Br and K I O subscript 4 and H subscript 2 O 

K I O subscript 3 berfungsi sebagai ....space 

Pembahasan Soal:

Tentukan bilangan oksidasi unsur-unsur dalam KIO3 dan KIO4 untuk mengetahui fungsi dari KIO3.

KIO3 

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 1 cross times bo space K right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space I right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 1 cross times plus 1 right parenthesis plus bo space I plus left parenthesis 3 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space I plus 1 minus sign 6 end cell equals 0 row cell bo space I minus sign 5 end cell equals 0 row cell bo space I end cell equals cell plus 5 end cell end table 

KIO4 

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 1 cross times bo space K right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space I right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 1 cross times plus 1 right parenthesis plus bo space I plus left parenthesis 4 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space I plus 1 minus sign 8 end cell equals 0 row cell bo space I minus sign 7 end cell equals 0 row cell bo space I end cell equals cell plus 7 end cell end table 

Bilangan oksidasi unsur I mengalami kenaikan dari +5 menjadi +7 atau terjadi oksidasi. Dengan demikian, fungsi dari KIO3 adalah sebagai reduktor.


Jadi, fungsi dari KIO3 adalah sebagai reduktor.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

S. Hidayati

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tunjukkan reaksi di bawah ini adalah reaksi redoks atau bukan!

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks merupakan reaksi yang mengandung reaksi oksidasi dan reduksi secara bersamaan. Reaksi oksidasi atau reduksi dapat dilihat dari perubahan biloks. Apabila mengalami perubahan biloks naik, maka disebut mengalami reaksi oksidasi, sedangkan jika biloksnya berubah turun disebut mengalami reaksi reduksi. Jadi, kita tentukan biloks masing-masing atom terlebih dahulu, kemudian bandingkan biloks pada jumlah atom yang sama. Reaksi pada soal diatas sepertinya kurang lengkap, karena di kiri panah ada atom begin mathsize 14px style Cu end style dan begin mathsize 14px style Cl end style sedangkan di bagian kanan tidak ada, misal di bagian kanan panah ada begin mathsize 14px style Cu Cl subscript 2 end style, maka reaksinya menjadi:

Karena ada yang mengalami perubahan biloks turun dan naik, maka reaksi ini termasuk reaksi redoks. Oksidator adalah zat yang menyebabkan zat lain mengalami oksidasi sedangkan dirinya sendiri mengalami reduksi. Sebaliknya reduktor merupakan zat yang menyebabkan zat lain mengalami reduksi sedangkan dirinya sendiri mengalami oksidasi.

Oksidator: begin mathsize 14px style Ag Cl subscript 2 end style 

Reduktor: undefined 

Zat hasil oksidasi: undefined 

Zat hasil reduksi: begin mathsize 14px style Ag end style 

Jadi, reaksi tersebut merupakan reaksi redoks.

0

Roboguru

Tentukan reaksi yang terjadi, beserta zat yang menjadi pengoksidasi dan pereduksi dari persamaan kimia berikut:

Pembahasan Soal:

Agar dapat menentukan jenis reaksi yang terjadi (reaksi redoks atau bukan reaksi redoks), maka perlu dicari bilangan oksidasi masing-masing atom terlebih dahulu. 


  

Karena adanya perubahan bilangan oksidasi, maka reaksi di atas merupakan reaksi redoks konproporsionasi karena reaksi reduksi dan oksidasi menghasilkan spesi yang sama. Pengoksidasi adalah spesi yang mengalami reaksi reduksi, sedangkan pereduksi adalah spesi yang mengalami reaksi oksidasi


Jadi, reaksi tersebut merupakan reaksi redoks konproporsionasi, begin mathsize 14px style S O subscript 2 end style berperan sebagai pengoksidasi dan begin mathsize 14px style H subscript 2 S end style berperan sebagai pereduksi.undefined 

0

Roboguru

Perhatikan reaksi-reaksi berikut, lalu tentukan oksidator dan reduktornya!

Pembahasan Soal:

Reaksi oksidasi: reaksi yang terjadi kenaikan biloks.

Reaksi reduksi: reaksi yang terjadi penurunan biloks.

Beberapa aturan biloks:

  1. Biloks unsur bebas = 0
  2. Biloks senyawa tak bermuatan = 0
  3. Biloks Gol. 1A umumnya +1, namun tidak semua Gol. 1A biloksnya selalu +1
  4. Biloks O dalam senyawa non peroksida = -2
  5. Biloks H bila berikatan dengan non logam = +1

Langkah pertama adalah tentukan masing-masing bilangan oksidasinya. Kemudian perhatikan atom yang mengalami perubahan biloks. 

 

Oksidator adalah zat yang menyebabkan zat lain mengalami oksidasi sedangkan dirinya sendiri mengalami reaksi reduksi. Reduktor adalah zat yang menyebabkan zat lain mengalami reduksi sedangkan dirinya sendiri mengalami reaksi oksidasi. Maka berdasarkan reaksi redoks di atas, oksidator adalah begin mathsize 14px style Br subscript 2 end style dan reduktornya adalah begin mathsize 14px style Na Cr O subscript 2 end style.

Jadi, oksidatornya adalah begin mathsize 14px style Br subscript bold 2 end style dan reduktornya begin mathsize 14px style Na Cr O subscript bold 2 end style.

0

Roboguru

Tunjukkan reaksi di bawah ini adalah reaksi redoks atau bukan!

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks merupakan reaksi yang mengandung reaksi oksidasi dan reduksi secara bersamaan. Reaksi oksidasi atau reduksi dapat dilihat dari perubahan biloks. Apabila mengalami perubahan biloks naik, maka disebut mengalami reaksi oksidasi, sedangkan jika biloksnya berubah turun disebut mengalami reaksi reduksi. Jadi, kita tentukan biloks masing-masing atom terlebih dahulu, kemudian bandingkan biloks pada jumlah atom yang sama.

Perhatikan reaksi diatas, atom hidrogen (H), belerang (S), dan oksigen (O) tidak ada yang berubah biloksnya. Maka reaksi ini bukan reaksi redoks, reduktor dan oksidator tidak dapat ditentukan.

Jadi, reaksi tersebut bukan reaksi redoks.

0

Roboguru

Di antara pernyataan berikut yang benar tentang reaksi redoks adalah....

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks terdiri dari reaksi reduksi dan reaksi oksidasi.

  • Berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, reaksi reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen, sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi pengikatan oksigen.
  • Berdasarkan perpindahan (transfer) elektron, reaksi reduksi adalah reaksi penangkapan elektron, sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron.
  • Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, reaksi reduksi adalah reaksi yang mengalami penurunan bilangan oksidasi, sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi.

Pada reaksi redoks, terdapat unsur-unsur yang bertindak sebagai reduktor dan oksidator. Zat yang mengalami oksidasi disebut reduktor, sedangkan zat yang mengalami reduksi disebut oksidator.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved