Roboguru

Perhatikan kutipan drama berikut!   Kakek: Jadi kau dengar suaranya? Sementara mendengar itu semua.  Nenek: Jantungku berkeridutan, penyakit yang lama kembali lagi.  Kakek: Aku juga, penyakitku kembali lagi, tubuhku berkeringat dan napasku sesak.  Nenek: Tahukah kau artinya semua ini?  Kakek: Ya! Malam ini kita akan mati bersama. (hening kakek melangkah ke jendela dan membukanya)  Nenek: Kenapa kau buka jendela itu? Hawa di luar sangat dingin.  Kakek: Malam musim gugur.  Nenek: Kau nanti masuk angin.  Kakek: Bintang bertebaran dan bulan nampak pucat sebentar lagi akan datang angin-angin itu membawa mendung, dan mendung itu akan membawa bulan luput dari pandang mata.  Nenek: Tutuplah jendela itu. (Kakek menutup jendela, menuju kursi piano lalu duduk) Kakek: Aku merasa kosong.  Nenek: Angin buruk gampang membuatmu sakit, Sayang.  Kakek: Kita terlalu hidup dan terlalu lama memeras tenaga untuk mengisi umur kita yang panjang ini. Berapa kali sajakah kita mengharap mati? Tiap datang ketukan pintu kita berpikir, inikah saatnya? Tapi kita selalu salah duga. Nenek: Tapi kali ini kita tidak akan salah duga. Kakek: Pasti, pasti tidak akan salah lagi. Setelah akan datang sungguh saat ini, beginilah rasanya Nenek: Apakah kau takut?  Kakek: Tak tahu, dan kau?  Nenek: Tak tahu. Tapi sedihkah kau?  Kakek: Tidak. Sedihkah kau?  Nenek: Saya kira tidak, aku tak tahu.  Dikutip dari: http://jendelasastra.com/bookmark/karya-sastra/drama/kereta-kencana. diinduh 17 Juli 2017.  Konflik yang tergambar dalam kutipan drama tersebut adalah ...

Pertanyaan

Perhatikan kutipan drama berikut!
 

Kakek: Jadi kau dengar suaranya? Sementara mendengar itu semua. 

Nenek: Jantungku berkeridutan, penyakit yang lama kembali lagi. 

Kakek: Aku juga, penyakitku kembali lagi, tubuhku berkeringat dan napasku sesak. 

Nenek: Tahukah kau artinya semua ini? 

Kakek: Ya! Malam ini kita akan mati bersama. (hening kakek melangkah ke jendela dan membukanya) 

Nenek: Kenapa kau buka jendela itu? Hawa di luar sangat dingin. 

Kakek: Malam musim gugur. 

Nenek: Kau nanti masuk angin. 

Kakek: Bintang bertebaran dan bulan nampak pucat sebentar lagi akan datang angin-angin itu membawa mendung, dan mendung itu akan membawa bulan luput dari pandang mata. 

Nenek: Tutuplah jendela itu. (Kakek menutup jendela, menuju kursi piano lalu duduk)

Kakek: Aku merasa kosong. 

Nenek: Angin buruk gampang membuatmu sakit, Sayang. 

Kakek: Kita terlalu hidup dan terlalu lama memeras tenaga untuk mengisi umur kita yang panjang ini. Berapa kali sajakah kita mengharap mati? Tiap datang ketukan pintu kita berpikir, inikah saatnya? Tapi kita selalu salah duga.

Nenek: Tapi kali ini kita tidak akan salah duga.

Kakek: Pasti, pasti tidak akan salah lagi. Setelah akan datang sungguh saat ini, beginilah rasanya

Nenek: Apakah kau takut? 

Kakek: Tak tahu, dan kau? 

Nenek: Tak tahu. Tapi sedihkah kau? 

Kakek: Tidak. Sedihkah kau? 

Nenek: Saya kira tidak, aku tak tahu. 


Dikutip dari: http://jendelasastra.com/bookmark/karya-sastra/drama/kereta-kencana. diinduh 17 Juli 2017. 


Konflik yang tergambar dalam kutipan drama tersebut adalah ... 
 

  1. Kakek dan Nenek bertengkar sehingga membuat penyakit Kakek kambuhundefined 

  2. Nenek tidak ingln melihat bintang yang bertebaran di langit melalui jendelaundefined 

  3. Dugaan Kakek dan Nenek bahwa ajal keduanya akan datang pada malam ituundefined 

  4. Jantung Kakek berkeridutan, tubuhnya berkeringat, dan napasnya sesakundefined 

  5. Keinginan Kakek dan Nenek agar tidak mudah sakit di usianya yang sekarangundefined 

Pembahasan Soal:

Konflik merupakan permasalahan yang terdapat dalam drama. Konflik yang tergambar dalam kutipan drama tersebut adalah Dugaan Kakek dan Nenek bahwa ajal keduanya akan datang pada malam itu.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.undefined 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Novitasari

Mahasiswa/Alumni Universitas Pakuan

Terakhir diupdate 30 Januari 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah....

0

Roboguru

Penggalan drama tersebut memuat latar....

0

Roboguru

Tokoh Rini dalam kutipan teks drama tersebut termasuk seorang ....

0

Roboguru

Tentukan amanat drama tersebut!

0

Roboguru

Orang 1 : "Antri, Bung, ah!" Orang 2 : "Diri di tempat panas emang kagak enak, tuan." Orang 3 : "Antri dong, kasian yang lain nih." Pemuda : "Mau apa? Berani lagi buka mulut aku hantam. Mau apa kau...

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved