Iklan

Pertanyaan

Perhatikan gambar berikut! Daur hidup spesies tersebut terbagi ke dalam beberapa bentuk. Tuliskan bentuk yang dialami semasa hidupnya dan jelaskan ciri masing-masing bentuk tersebut!

Perhatikan gambar berikut! 
 


 

Daur hidup spesies tersebut terbagi ke dalam beberapa bentuk. Tuliskan bentuk yang dialami semasa hidupnya dan jelaskan ciri masing-masing bentuk tersebut!

  1. ....undefined 

  2. ....undefined 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

18

:

42

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

Spesies tersebut adalah cacing hati ( Fasciola hepatica ). Fasciola hepatica memiliki inang perantara siput air tawar ( Radix auricularia , sinonim Lymnaea auricularis rubiginosa ). Pada saat dewasa, Fasciola hepatica menjadi parasit di hati hewan ternak dan bisa hidup di hati manusia. Daur hidup Fasciola hepatica adalah sebagai berikut. Cacing dewasa hidup sebagai parasit di hati hewan ternak (manusia), kemudian bereproduksi secara seksual dan menghasilkan telur. Melalui aliran darah, telur berpindah ke empedu dan usus, kemudian keluar bersama feses (tinja). Telur menetas menjadi larva bersilia mirasidium . Mirasidium menginfeksi siput air Lymnaea . Di dalam tubuh siput, mirasidium menjadi sporosista . Sporosista berkembang menjadi redia . Redia berkembang menjadi serkaria bersilia, kemudian keluar dari tubuh siput dan menempel pada tumbuhan air atau rumput. Serkaria menjadi sista metaserkaria . Jika sista metaserkaria yang menempel pada rumput termakan hewan ternak, sista metaserkaria akan tumbuh menjadi cacing baru di usus ternak , kemudian melalui aliran darah masuk ke hati hingga menjadi cacing dewasa. Adapun ciri-ciri dari masing-masing bentuk daur hidup cacing hati adalah sebagai berikut. Telur – Trematoda bereproduksi seksual, lalu menghasilkan telur. Larva mirasidium – Telur menetas menjadi larva bersilia yang disebut mirasidium, yang akan menginfeksi inang perantara pertama. Sporosista – Dalam tubuh inang perantara, mirasidium berkembang menjadi kantong memanjang yang disebut sporosista. Sporosista dapat berkembang menjadi lebih banyak sporosista, atau menjadi larva tahap berikutnya. Larva redia – Sporosista berkembang menjadi larva dengan mulut penghisap yang disebut redia. Redia dapat berkembang menjadi lebih banyak redia, atau menjadi larva tahap berikutnya. Larva serkaria – Redia berkembang menjadi larva seperti kecebong yang disebut serkaria. Serkaria mungkin motil dan memiliki ekor, dan kemudian menginfeksi inang perantara kedua (tergantung spesies). Sista mesoserkaria atau metaserkaria – serkaria dapat berkembang menjadi Trematoda dewasa, atau dorman terlebih dahulu dalam bentuk sista. Mesoserkariamerupakan bentuk serkaria yang sedikit dimodifikasi dan dorman. Metaserkariamerupakan bentuk serkaria yang berubah menjadi sista dan dorman. Dewasa – merupakan fase cacing hisap yang mampu melakukan reproduksi seksual untuk menghasilkan telur.

Spesies tersebut adalah cacing hati (Fasciola hepatica). Fasciola hepatica memiliki inang perantara siput air tawar (Radix auricularia, sinonim Lymnaea auricularis rubiginosa). Pada saat dewasa, Fasciola hepatica menjadi parasit di hati hewan ternak dan bisa hidup di hati manusia. Daur hidup Fasciola hepatica adalah sebagai berikut.undefined 

  1. Cacing dewasa hidup sebagai parasit di hati hewan ternak (manusia), kemudian bereproduksi secara seksual dan menghasilkan telur. Melalui aliran darah, telur berpindah ke empedu dan usus, kemudian keluar bersama feses (tinja).undefined 
  2. Telur menetas menjadi larva bersilia mirasidium.undefined
  3. Mirasidium menginfeksi siput air Lymnaea.
  4. Di dalam tubuh siput, mirasidium menjadi sporosista.undefined 
  5. Sporosista berkembang menjadi redia.undefined 
  6. Redia berkembang menjadi serkaria bersilia, kemudian keluar dari tubuh siput dan menempel pada tumbuhan air atau rumput.undefined 
  7. Serkaria menjadi sista metaserkaria.undefined 
  8. Jika sista metaserkaria yang menempel pada rumput termakan hewan ternak, sista metaserkaria akan tumbuh menjadi cacing baru di usus ternak, kemudian melalui aliran darah masuk ke hati hingga menjadi cacing dewasa.

Adapun ciri-ciri dari masing-masing bentuk daur hidup cacing hati adalah sebagai berikut.undefined 

  1. Telur – Trematoda bereproduksi seksual, lalu menghasilkan telur.undefined 
  2. Larva mirasidium – Telur menetas menjadi larva bersilia yang disebut mirasidium, yang akan menginfeksi inang perantara pertama.undefined 
  3. Sporosista – Dalam tubuh inang perantara, mirasidium berkembang menjadi kantong memanjang yang disebut sporosista. Sporosista dapat berkembang menjadi lebih banyak sporosista, atau menjadi larva tahap berikutnya.undefined 
  4. Larva redia – Sporosista berkembang menjadi larva dengan mulut penghisap yang disebut redia. Redia dapat berkembang menjadi lebih banyak redia, atau menjadi larva tahap berikutnya.undefined 
  5. Larva serkaria – Redia berkembang menjadi larva seperti kecebong yang disebut serkaria. Serkaria mungkin motil dan memiliki ekor, dan kemudian menginfeksi inang perantara kedua (tergantung spesies).undefined 
  6. Sista mesoserkaria atau metaserkaria – serkaria dapat berkembang menjadi Trematoda dewasa, atau dorman terlebih dahulu dalam bentuk sista. Mesoserkaria merupakan bentuk serkaria yang sedikit dimodifikasi dan dorman. Metaserkaria merupakan bentuk serkaria yang berubah menjadi sista dan dorman.undefined 
  7. Dewasa – merupakan fase cacing hisap yang mampu melakukan reproduksi seksual untuk menghasilkan telur.undefined 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Nikson Aldo

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Jelaskan secara singkat siklus hidup cacing hati!

10

4.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia