Roboguru

Perhatikan data di bawah ini Tanam Paksa Sistem sewa tanah Politik Etis Kebijakan politik pintu terbuka Pelayaran Hongi Berdasarkan data di atas, yang termasuk kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Hindia-Belanda di Nusantara ditunjukan oleh nomor...

Pertanyaan

Perhatikan data di bawah ini

  1. Tanam Paksa
  2. Sistem sewa tanah
  3. Politik Etis
  4. Kebijakan politik pintu terbuka
  5. Pelayaran Hongi

Berdasarkan data di atas, yang termasuk kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Hindia-Belanda di Nusantara ditunjukan oleh nomor...

  1. 3, 4, dan 5

  2. 2, 3, dan 4

  3. 1, 2, dan 3

  4. 2, 3, dan 5

  5. 1, 3, dan 4

Pembahasan Soal:

Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda di Nusantara diantaranya adalah Tanam Paksa, Politik Etis dan Kebijakan politik pintu terbuka. Sedangkan sistem sewa tanah merupakan kebijakan Thomas Stamford Raffles dan pelayaran hongi merupakan kebijakan VOC.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Penderitaan berlanjut karena Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang bernama...kemudian menerapkan sistem.. yang mewajibkan rakyat menanami sebagian dari sawah dan ladangnya dangan tanaman yang ditentuk...

Pembahasan Soal:

Penderitaan berlanjut karena Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang bernama Van Den Bosch kemudian menerapkan  Sistem Tanam paksa  (Cultuurstelsel) yang mewajibkan rakyat menenanami sebagian dari sawah dan ladangnya dangan tanaman yang ditentukan oleh pemerintahan dan hasil nya diserahkan kepada pemerintah. Pencetus dari kebijakan Tanam Paksa ini adalah Gubernur Jendral untuk wilayah Hindia Belanda saat itu yaitu Johanes Van den Bosch. Pada tahun 1830, Van den Bosch menetapkan kebijakan Cultuurstelsel atau yang sekarang kita kenal sebagai tanam paksa. Kita sudah tahu bahwa saat itu, kondisi keuangan Belanda sedang tidak baik-baik saja. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu cara untuk mendorong pendapatan negara. Salah satu cara yang terpikirkan oleh pihak Belanda adalah dengan menjual komoditas ekspor yang diproduksi oleh daerah jajahannya di Hindia Belanda. Untuk meningkatkan keuntungan, maka penduduk Hindia Belanda akan dipaksa untuk menanam tanaman-tanaman ini. Nantinya, hasil tanam paksa ini akan dibeli secara paksa oleh Belanda dan dijual kembali di pusat-pusat perdagangan Eropa. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang paling besar dari aktivitas perdagangan rempah dan komoditas unggulan lainnya.

Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal van den Bosch memberlakukan Sistem Tanam Paksa yang disebut...

Pembahasan Soal:

Setelah kekuasaan Inggris berakhir di Nusantara, Belanda pun kembali menguasai Nusantara. Pada saat itu pemerintah Belanda sedang mengalami krisis keuangan yang parah akibat banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk melawan pendudukan Prancis serta untuk membayar utang-utang VOC. Dengan latar belakang tersebut dikirimlah Van der Capellen sebagai gubernur jenderal yang mengemban tugas untuk mengeksploitasi kekayaan alam Nusantara sebesar-besarnya untuk menutupi kas negara yang kosong itu. Setelah Van Der Capellen, dikirim pula de Gisignes. Sementara utang VOC belum terlunasi, tuntutan untuk membiayai perang untuk menghadapi perlawanan rakyat di Nusantara semakin membuat Belanda terbebani. Kemudian diutuslah Johannes van den Bosch sebagai gubernur jenderal yang baru yang memiliki tugas utama mendapatkan dana semaksimal mungkin untuk menyelamatkan negara dari kebangkrutan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, ia menerapkan kebijakan tanam paksa. Kebijakan tanam paksa atau disebut juga dengan Cuultuurstelsel secara harfiah berarti sistem budi daya. Oleh bangsa Indonesia sistem ini sering disebut tanam paksa karena dalam praktiknya rakyat dipaksa menanam tanaman ekspor yang hasilnya dijual ke Belanda. Tanam paksa dilaksanakan berdasarkan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Staatblad Nomor 22 Tahun 1834. Ketentuan tanam paksa yakni sebagai berikut.

  1. Menanam 1/5 dari lahan yang dimiliki dengan tanaman yang diwajibkan.
  2. Pembebasan tanah yang disediakan untuk cultuurstelsel dari pajak, karena hasil tanamannya dianggap sebagai pembayaran pajak.
  3. Kaum petani tidak boleh bekerja melebihi penanaman padinya.
  4. Rakyat yang tidak memiliki tanah diwajibkan kerja rodi selama 65 hari setiap tahun.
  5. Kerusakan atau kerugian sebagai akibat gagal panen yang bukan karena kesalahan petani seperti bencana alam dan terserang hama, akan di tanggung pemerintah Belanda.

Tetapi dalam perjalanannya penerapan Cultuurstelsel banyak mengalami penyimpangan, seperti waktu tanam yang melebihi usia tanam padi, tanah yang seharusnya bebas pajak tetap kena pajak, hingga rakyat harus menyediakan sampai setengah tanahnya. Meski begitu, Tanam Paksa juga berdampak positif karena rakyat Indonesia mengetahui jenis-jenis tanaman baru dan mengetahui cara tanam yang baik. Pada tahun 1870 Tanam Paksa pun dihapus dan diganti Politik Pintu Terbuka yang tertuang dalam UU Agraria 1870 yang mengatur tentang kepemilikan tanah pribumi dan pemerintah

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawaban yang tepat adalah A

1

Roboguru

Sebutkan 5 tujuan diadakannya politik etis di Indonesia oleh pemerintah Hindia Belanda!

Pembahasan Soal:

Politik etis atau biasa disebut juga sebagai politik balas budi merupakan kebijakan pembaruan yang diusulkan oleh Theodore Van Deventer dan disahkan oleh Ratu Wilhelmina pada tahun 1901. Inti dari kebijakan politik etis ada tiga, yakni Irigasi, Emigrasi, dan Edukasi. Tujuan dari ditetapkannya politik etis adalah

  1. meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan,
  2. pemerataan penduduk jawa dan luar jawa,
  3. peningkatan hasil pertanian dan perkebunan melalui irigasi,
  4. memperoleh tenaga kerja untuk pabrik-pabrik perkebunan Belanda,
  5. serta perbaikan infrastruktur untuk mempermudah akomodasi pengiriman barang.

Dengan demikian, tujuan politik etis adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pemerataan jumlah penduduk, peningkatan hasil pertanian, memperoleh tenaga kerja ahli, serta perbaikan infrastruktur.

0

Roboguru

Definisi dari kebijakan politik etis adalah ....

Pembahasan Soal:

Politik etis merupakan kebijakan pembaruan yang dikeluarkan oleh pemerintah Belanda di Hindia Belanda. Kebijakan ini pertama kali dicetuskan oleh Van Deventer melalui majalah De Gids pada 1899. Menurut Van Deventer, pemerintah Kerajaan Belanda memiliki hutang budi terhadap segala tindakan yang dilakukan di tanah jajahan serta menyebabkan penderitaan rakyat. Gagasan dari Van Deventer, dalam perkembangannya, ditindaklanjuti oleh pemerintah Belanda. Hingga akhirnya pada 17 September 1901, Politik Etis resmi diberlakukan setelah Ratu Wilhelmina yang baru naik takhta. Inti dari kebijakan politik etis adalah irigasi, transmigrasi, dan edukasi.

Dengan demikian, politik etis merupakan politik balas budi pemerintah Belanda terhadap Indonesia dengan menerapkan kebijakan irigasi, transmigrasi, dan edukasi.

1

Roboguru

Pada akhir abad ke XIX pemerintah kolonial Belanda mulai mengurangi praktek eksploitasi di Indonesia. Kondisi tersebut terjadi karena ...

Pembahasan Soal:

Usaha kaum liberal di negeri Belanda agar Tanam Paksa dihapuskan telah berhasil pada tahun 1870 dengan diberlakukannya UU Agraria, Agrarische Wet. Namun, tujuan yang hendak dicapai oleh kaum liberal tidak hanya terbatas pada penghapusan Tanam Paksa. Kebebasan yang mereka perjuangkan terutama kebebasan di bidang ekonomi. Kaum liberal di negeri Belanda berpendapat bahwa seharusnya pemerintah jangan ikut campur tangan dalam kegiatan ekonomi. Mereka menghendaki agar kegiatan ekonomi ditangani oleh pihak swasta, sementara pemerintah bertindak sebagai pelindung warga negara, menyediakan prasarana, menegakkan hukuman dan menjamin keamanan serta ketertiban

Kondisi kemiskinan dan penindasan sejak tanam paksa dan UU Agraria ini mendapat kritik dari para kaum humanis Belanda. Seorang Asisten Residen di Lebak, Banten Eduard Douwes Dekker mengarang buku Max Havelaar (1860). Dalam bukunya, Douwes Dekker menggunakan nama samaran Multatuli. Dalam buku itu diceritakan kondisi masyarakat petani yang menderita akibat tekanan pejabat Hindia Belanda.

Seorang anggota Raad van Indie, C. Th van Deventer, membuat tulisan berjudul Een Eereschuld yang membeberkan kemiskinan di tanah jajahan Hindia Belanda. Tulisan ini dimuat dalam majalah De Gids yang terbit tahun 1899. Van Deventer dalam bukunya mengimbau kepada Pemerintah Belanda, agar memperhatikan penghidupan rakyat di tanah jajahannya. Menurut mereka, Belanda sudah menerima banyak dari kekayaan alam Hindia Belanda selama penjajahannya berabad-abad, dan sudah seharusnya Belanda membalasnya dengan memajukan penduduk negeri tersebut. Itulah gagasan dasar yang mendorong lahirnya politik etis.

Lahirnya politik etis tidak lepas dari peran kaum liberalis Belanda yang menganggap bahwa pemerintah Belanda memiliki hutang moral kepada Indonesia. Dalam pelaksanaannya, politik etis membawa pengaruh besar bagi bangsa Indonesia.Pemberlakuan kebijakan poltik etis atau politik balas budi membuat Belanda mulai mengurangi eksploitasi rakyat Indonesia karena rakyat Indonesia harus diperhatikan. Terdapat tiga hal yang dijanjikan oleh pemerintah kolonial dalam politik etis, yaitu adanya irigasi, pendidikan, dan transmigrasi.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved