Karena ABCD adalah suatu belah ketupat, maka AB = BC = CD = AD.
Kemudian diagonal-diagonal dari suatu belah ketupat berpotongan saling tegak lurus di pertengahannya. Maka AO = OC dan BO = OD.
Perhatikan segitiga AOB dan BOC.
Karena AB = BC, AO = OC, dan BO = BO, maka terdapat tiga pasang sisi bersesuaian yang sama panjang. Sehingga berdasarkan syarat S-S-S, maka segitiga AOB dan BOC saling kongruen.
Kemudian perhatikan segitiga AOB dan COD.
Karena AB = CD, AO = OC, dan BO = OD, maka terdapat tiga pasang sisi bersesuaian yang sama panjang. Sehingga berdasarkan syarat S-S-S, maka segitiga AOB dan COD saling kongruen.
Selanjutnya perhatikan segitiga AOB dan AOD.
Karena AB = AD, AO = AO, dan BO = OD, maka terdapat tiga pasang sisi bersesuaian yang sama panjang. Sehingga berdasarkan syarat S-S-S, maka segitiga AOB dan AOD saling kongruen.
Sehingga di antara segitiga BOC, COD, dan AOD, ketiganya merupakan segitiga yang kongruen dengan segitiga AOB.
Maka di antara segitiga BOC, COD, dan AOD, banyaknya segitiga yang kongruen dengan segitiga AOB ada 3 buah.