Iklan

Pertanyaan

Peranan wanita-wanita muslim di Spanyol saat itu tidak hanya mengurus rumah tangga saja tetapi mereka juga memberikan sumbangan besar di bidang kesusastraan, diantaranya adalah ...

Peranan wanita-wanita muslim di Spanyol saat itu tidak hanya mengurus rumah tangga saja tetapi mereka juga memberikan sumbangan besar di bidang kesusastraan, diantaranya adalah ...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

23

:

16

Klaim

Iklan

A. Jasmine

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

peranan wanita-wanita muslim di Spanyol saat itu tidak hanya mengurus rumah tangga saja tetapi mereka juga memberikan sumbangan besar di bidang kesusastraan, diantaranya adalahNazhun, Zaynab, Hamda, Hafsah, Al-Kalayyah, Safia, dan Marian dari Seville (adalah seorang guru terkenal).

peranan wanita-wanita muslim di Spanyol saat itu tidak hanya mengurus rumah tangga saja tetapi mereka juga memberikan sumbangan besar di bidang kesusastraan, diantaranya adalah Nazhun, Zaynab, Hamda, Hafsah, Al-Kalayyah, Safia, dan Marian dari Seville (adalah seorang guru terkenal).

Pembahasan

Keberadaan kerajaan Islam di Spanyol merupakan perantara sekaligus obor kebudayaan dan peradaban. Ilmu pengetahuan kuno dan filsafat ditemukan kembali. Di samping itu, Spanyol menjadi pusat kebudayaankarena banyaknya para sarjana dan mahasiswa dari berbagai pelosok dunia berkumpul menuntut ilmu di Granada, Cordova, Seville, dan Toledo. Di kota-kota tersebut banyak terlahir ilmuwan terkemuka, seperti: Abdur Rabbi (sastrawan terkemuka), Ali ibnu Hazm (penulis 400 jilid buku sejarah, agama, logika, adat istiadat), Al Khatib (ahli sejarah), Ibnu Khaldun (ahli filsafat yang terkenal dengan bukunya “Muqaddimah”), Al Bakri dan Al Idrisi (ahli ilmu bumi), dan Ibnu Batuta (pengembara terkenal yang menjelajahi negeri-negeri Islam di dunia). Perlu pula diketahui bahwa peranan wanita-wanita muslim di Spanyol saat itu tidak hanya mengurus dapur mereka, tetapi mereka juga memberikan sumbangan besar di bidang kesusasteraan. Beberapa tokoh wanita tersebut seperti Nazhun, Zaynab, Hamda, Hafsah, Al-Kalayyah, Safia dan Marian dari Seville (adalah seorang guru terkenal). Penulis-penulis wanita dan dokter-dokter wanita, seperti Sysyah, Hasanah At Tamiyah, dan Ummul Ula serta masih banyak lagi. Dengan demikian, peranan wanita-wanita muslim di Spanyol saat itu tidak hanya mengurus rumah tangga saja tetapi mereka juga memberikan sumbangan besar di bidang kesusastraan, diantaranya adalahNazhun, Zaynab, Hamda, Hafsah, Al-Kalayyah, Safia, dan Marian dari Seville (adalah seorang guru terkenal).

Keberadaan kerajaan Islam di Spanyol merupakan perantara sekaligus obor kebudayaan dan peradaban. Ilmu pengetahuan kuno dan filsafat ditemukan kembali. Di samping itu, Spanyol menjadi pusat kebudayaan karena banyaknya para sarjana dan mahasiswa dari berbagai pelosok dunia berkumpul menuntut ilmu di Granada, Cordova, Seville, dan Toledo. Di kota-kota tersebut banyak terlahir ilmuwan terkemuka, seperti:

  • Abdur Rabbi (sastrawan terkemuka),
  • Ali ibnu Hazm (penulis 400 jilid buku sejarah, agama, logika, adat istiadat),
  • Al Khatib (ahli sejarah),
  • Ibnu Khaldun (ahli filsafat yang terkenal dengan bukunya “Muqaddimah”), Al Bakri dan Al Idrisi (ahli ilmu bumi), dan
  • Ibnu Batuta (pengembara terkenal yang menjelajahi negeri-negeri Islam di dunia).

Perlu pula diketahui bahwa peranan wanita-wanita muslim di Spanyol saat itu tidak hanya mengurus dapur mereka, tetapi mereka juga memberikan sumbangan besar di bidang kesusasteraan. Beberapa tokoh wanita tersebut seperti Nazhun, Zaynab, Hamda, Hafsah, Al-Kalayyah, Safia dan Marian dari Seville (adalah seorang guru terkenal). Penulis-penulis wanita dan dokter-dokter wanita, seperti Sysyah, Hasanah At Tamiyah, dan Ummul Ula serta masih banyak lagi.

Dengan demikian, peranan wanita-wanita muslim di Spanyol saat itu tidak hanya mengurus rumah tangga saja tetapi mereka juga memberikan sumbangan besar di bidang kesusastraan, diantaranya adalah Nazhun, Zaynab, Hamda, Hafsah, Al-Kalayyah, Safia, dan Marian dari Seville (adalah seorang guru terkenal).

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan keterangan berikut! Merupakan gubernur jenderal pertama VOC. Membangun pos perdagangan di Banten dan Maluku. Membeli tanah seluas 50 x 50 vadem (1 vadem = 182 cm) di Jayakarta. ...

1

4.9

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia