Iklan

Pertanyaan

Pengaruh Hindu-Buddha terhadap masyarakat Indonesia di bidang sosial...

Pengaruh Hindu-Buddha terhadap masyarakat Indonesia di bidang sosial...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

17

:

49

:

51

Klaim

Iklan

I. Agung

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pengaruh Hindu-Buddha terhadap masyarakat Indonesia di bidang sosial adalah adanya stratifikasi sosial antara golongan bangsawan dan rakyat biasa dimana pemberian gelar raja hanya diberikan pada keturunan raja sebelumnya, hal ini berbeda dengan pembagian kasta yang dilakukan agama Hindu-Buddha di India yang membagi kedalam empat bagian kasta yakni Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra.

pengaruh Hindu-Buddha terhadap masyarakat Indonesia di bidang sosial adalah adanya stratifikasi sosial antara golongan bangsawan dan rakyat biasa dimana pemberian gelar raja hanya diberikan pada keturunan raja sebelumnya, hal ini berbeda dengan pembagian kasta yang dilakukan agama Hindu-Buddha di India yang membagi kedalam empat bagian kasta yakni Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra.

Pembahasan

Agama Hindu-Buddah lahir di India dan menyebarkan ekspansinya hingga ke Indonesia. Salah satu ajaran Hindu-Buddha di India adalah adanya sistem kasta. Terdapat empat warna (catur warna) dalam agama Hindu-Buddha di India yang menunjukkan tingkatan atau lapisan kasta yakni: Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. Brahmana merupakan kasta tertinggi dalam ajaran Hindu-Buddha. Brahmana terdiri dari para pemuka agama yang menyebarkan agama Hindu-Buddha di Indonesia. Kasta ini dianggap sebagai kasta yang paling murni dan paling dekat dengan dewa/ Tuhan. Ksatria merupakan golongan raja, prajurit, dan orang yang bekerja pada bidang kenegaraan. Golongan ini mengatur kebutuhan pemerintahan dan kenegaraan agar tetap stabil. Waisya merupakan golongan pedagang, pengusaha, danpetani yang mengurus bidang perekonomian.Tugas waisyaadalah mengurus hal-hal yang berkaitan dengan perekonomian seperti perdagangan, agrikultural, atau pertanian. Sudra adalah kasta terendah dari empat kasta tersebut. Tugas Sudra adalah melayani orang-orang dari kasta-kasta di atasnya. Mereka adalah pembantu atau pekerja kasar dari tiga kasta di atasnya. Berbeda dengan pembagian kasta dalam kebudayaan Hindu-Buddha di India.Masyarakat Indonesia pada awalnya hanya mengenal sistem kesukuan dan desa tanpa adanya pembagian kasta. Sejak Hindu-Buddha masuk ke Indonesia, sistem stratifikasi sosial mulai diberlakukan. Pembagian kasta ini bukan berdasarkan kasta yang dimiliki melainkan berdasarkan garis keturunan, di mana kedudukan raja diberikan kepada ahli waris/ keturunan raja sebelumnya. Sehingga, orang yang tidak memiliki darah bangsawan kemungkinan kecil dapat menjadi raja. Dengan demikian, pengaruh Hindu-Buddha terhadap masyarakat Indonesia di bidang sosial adalah adanya stratifikasi sosial antara golongan bangsawan dan rakyat biasa dimana pemberian gelar raja hanya diberikan pada keturunan raja sebelumnya, hal ini berbeda dengan pembagian kasta yang dilakukan agama Hindu-Buddha di India yang membagi kedalam empat bagian kasta yakni Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra.

Agama Hindu-Buddah lahir di India dan menyebarkan ekspansinya hingga ke Indonesia. Salah satu ajaran Hindu-Buddha di India adalah adanya sistem kasta. Terdapat empat warna (catur warna) dalam agama Hindu-Buddha di India yang menunjukkan tingkatan atau lapisan kasta yakni: Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra.

  1. Brahmana merupakan kasta tertinggi dalam ajaran Hindu-Buddha. Brahmana terdiri dari para pemuka agama yang menyebarkan agama Hindu-Buddha di Indonesia. Kasta ini dianggap sebagai kasta yang paling murni dan paling dekat dengan dewa/ Tuhan. 
  2. Ksatria merupakan golongan raja, prajurit, dan orang yang bekerja pada bidang kenegaraan. Golongan ini mengatur kebutuhan pemerintahan dan kenegaraan agar tetap stabil.
  3. Waisya merupakan golongan pedagang, pengusaha, dan petani yang mengurus bidang perekonomian. Tugas waisya adalah mengurus hal-hal yang berkaitan dengan perekonomian seperti perdagangan, agrikultural, atau pertanian.
  4. Sudra adalah kasta terendah dari empat kasta tersebut. Tugas Sudra adalah melayani orang-orang dari kasta-kasta di atasnya. Mereka adalah pembantu atau pekerja kasar dari tiga kasta di atasnya.

Berbeda dengan pembagian kasta dalam kebudayaan Hindu-Buddha di India. Masyarakat Indonesia pada awalnya hanya mengenal sistem kesukuan dan desa tanpa adanya pembagian kasta. Sejak Hindu-Buddha masuk ke Indonesia, sistem stratifikasi sosial mulai diberlakukan. Pembagian kasta ini bukan berdasarkan kasta yang dimiliki melainkan berdasarkan garis keturunan, di mana kedudukan raja diberikan kepada ahli waris/ keturunan raja sebelumnya. Sehingga, orang yang tidak memiliki darah bangsawan kemungkinan kecil dapat menjadi raja. 

Dengan demikian, pengaruh Hindu-Buddha terhadap masyarakat Indonesia di bidang sosial adalah adanya stratifikasi sosial antara golongan bangsawan dan rakyat biasa dimana pemberian gelar raja hanya diberikan pada keturunan raja sebelumnya, hal ini berbeda dengan pembagian kasta yang dilakukan agama Hindu-Buddha di India yang membagi kedalam empat bagian kasta yakni Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Iklan

Pertanyaan serupa

Masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia membawa pengaruh di berbagai bidang. Pengaruh agama dan kebudayaan Hindu-Buddha dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia adalah...

1

3.7

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia