Iklan

Pertanyaan

Pemerintah Belanda berusaha mengadakan pembaharuan di Indonesia. Gagasan pembaharuan muncul dari dua golongan yang mengusulkannya, yaitu....

Pemerintah Belanda berusaha mengadakan pembaharuan di Indonesia. Gagasan pembaharuan muncul dari dua golongan yang mengusulkannya, yaitu....

  1. Golongan liberal dan golongan semi liberal

  2. Golongan radikal dan golongan konservatif

  3. Golongan semi liberal dan golongan radikal

  4. Golongan liberal dan golongan konservatif

  5. Golongan liberal dan golongan radikal

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

40

:

50

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah D

jawaban yang tepat adalah D

Pembahasan

Setelah pemerintah kolonial mengusai Jawa dengan memenangkan perang Diponegoro (1825-1830), pemerintah kolonial menerapkan kebijakan cultuurstelsel atau Tanam Paksa yang bertujuan mengisi kas negara setelah perang. Cultuurstelsel berisi kebijakan penanaman tanaman ekspor yang laku di pasar dunia seperti gula, kopi, dan teh. Hal tersebut menyebabkan perekonomian bangsa Belanda tumbuh dengan pesat. Pada tahun1848 cultuurstelsel mendapat kritikan kerasdi Parlemen Belanda.Banyak tulisan-tulisan yang mengkritik praktik yang tidak manusiawi dan penyelewengan dalam cultuurstelsel . Dua tokoh utama yang mengkritik kebijakan cultuurstelsel adalah Douwes Dekker dengan Max HavelaardanBaronvanHoevellseorang pendeta yang menjadi anggota parlemen. Kelompok penentang cultuurstelsel mendapat dukungan dari kelompok liberal yang ingin masuk ke Hindia Belanda untuk berinvestasi. Kelompok liberal berhasil bekerja sama dengan kelompok geraja dengan mendukung program penyebaran agama Protestan (Zending). Berkat kerjasama tersebut, kebijakan ekonomi liberal dapat diterapkan dengan Undang-undangAgraria pada tahun 1870 ( Agrarische Wet). Kelompok yang ingin mempertahankan praktik cultuurstelsel disebut sebagai kalangan konservatif. Perbedaan antara kelompok konservatif dan liberal semakin meluassoal kebijakan politik etis. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D

Setelah pemerintah kolonial mengusai Jawa dengan memenangkan perang Diponegoro (1825-1830), pemerintah kolonial menerapkan kebijakan cultuurstelsel atau Tanam Paksa yang bertujuan mengisi kas negara setelah perang. Cultuurstelsel berisi kebijakan penanaman tanaman ekspor yang laku di pasar dunia seperti gula, kopi, dan teh. Hal tersebut menyebabkan perekonomian bangsa Belanda tumbuh dengan pesat.

Pada tahun 1848 cultuurstelsel mendapat kritikan keras di Parlemen Belanda. Banyak tulisan-tulisan yang mengkritik praktik yang tidak manusiawi dan penyelewengan dalam cultuurstelsel. Dua tokoh utama yang mengkritik kebijakan cultuurstelsel adalah Douwes Dekker dengan Max Havelaar dan Baron van Hoevell seorang pendeta yang menjadi anggota parlemen.

Kelompok penentang cultuurstelsel mendapat dukungan dari kelompok liberal yang ingin masuk ke Hindia Belanda untuk berinvestasi. Kelompok liberal berhasil bekerja sama dengan kelompok geraja dengan mendukung program penyebaran agama Protestan (Zending). Berkat kerjasama tersebut, kebijakan ekonomi liberal dapat diterapkan dengan Undang-undang Agraria pada tahun 1870 (Agrarische Wet). Kelompok yang ingin mempertahankan praktik cultuurstelsel disebut sebagai kalangan konservatif. Perbedaan antara kelompok konservatif dan liberal semakin meluas soal kebijakan politik etis. 

Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Lina Kurniawati

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Makasih ❤️ Bantu banget

Tia Rahmawati Darman F

Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Ini yang aku cari! Makasih ❤️

Citra Rahma Lestari

Bantu banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan keterangan berikut! Merupakan gubernur jenderal pertama VOC. Membangun pos perdagangan di Banten dan Maluku. Membeli tanah seluas 50 x 50 vadem (1 vadem = 182 cm) di Jayakarta. ...

2

4.9

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia