Roboguru

Pada suhu 25∘C tekanan osmosis rata-rata darah adalah 7,7 atm. Berapakah konsentrasi molar dari larutan glukosa (C6​H12​O6​)yang isotonik dengan darah?

Pertanyaan

Pada suhu 25 space degree C tekanan osmosis rata-rata darah adalah 7,7 atm. Berapakah konsentrasi molar dari larutan glukosa open parentheses C subscript 6 H subscript 12 O subscript 6 close parentheses spaceyang isotonik dengan darah?

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Isotonik adalah memiliki tekanan osmosis yang sama, maka

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row pi equals cell M middle dot R middle dot T end cell row cell 7 comma 7 space atm end cell equals cell M middle dot 0 comma 082 middle dot 298 space K end cell row M equals cell 0 comma 315 space M end cell end table  

Jadi, konsentrasi larutan glukosa adalah 0,315 M.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 08 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Seorang pasien yang ada di rumah sakit memerlukan infus selama perawatannya. Infus diberikan kepada pasien guna menggantikan cairan yang hilang dari tubuh pasien. Darah manusia memberikan tekanan osmo...

Pembahasan Soal:

Tekanan osmosis larutan infus tersebut agar sama dengan tekanan osmosis darah manusia (disebut isotonis) harus bernilai 7,25 atm. Jangan lupa untuk mengubah satuan suhu menjadi Kelvin. Tekanan osmosis dapat dirumuskan sebagai berikut:

π7,25MMM=====M×R×TM×0,082×(37+273)0,082×3107,2525,427,250,285M 

Jadi, molaritas larutan glukosa intravena yang dapat memberikan tekanan osmosis sama seperti tekanan darah manusia adalah 0,285 M.

0

Roboguru

Larutan yang isotonis dengan asam nitrat 0,2 M adalah ....

Pembahasan Soal:

Larutan isotonis adalah larutan yang mempunyai konsentrasi zat terlarut yang sama (tekanan osmotik yang sama) seperti larutan lain, sehingga tidak ada pergerakan air. Persamaan untuk larutan isotonis dapat dituliskan menjadi :

isotonis space colon space open parentheses pi 1 close parentheses equals open parentheses pi 2 close parentheses

Untuk dapat mengetahui larutan yang isotonis dengan asam nitrat 0,2 M, maka harus ditentukan terlebih dahulu besar tekanan osmotik untuk lalrutan asam nitrat 0,2 M, sebagai berikut : 

H N O subscript 3 yields H to the power of plus sign and N O subscript 3 to the power of minus sign space left parenthesis i equals 2 right parenthesis open parentheses pi 1 close parentheses subscript H N O subscript 3 end subscript equals M space x space R space x space T space x space i open parentheses pi 1 close parentheses subscript H N O subscript 3 end subscript equals 0 comma 2 space x space R space x space T space x space 2 open parentheses pi 1 close parentheses subscript H N O subscript 3 end subscript equals 0 comma 4 space RT  italic A. space italic a italic l italic u italic m italic u italic n italic i italic u italic m space italic s italic u italic l italic f italic a italic t space 0 comma 08 space italic M Al subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 yields 2 Al and 3 S O subscript 4 to the power of 2 minus sign space left parenthesis i equals 5 right parenthesis open parentheses pi 2 close parentheses subscript Al subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 end subscript open parentheses pi 2 close parentheses subscript Al subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 end subscript equals M space x space R space x space T space x space i open parentheses pi 2 close parentheses subscript Al subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 end subscript equals 0 comma 08 space xRxTx space 5 open parentheses pi 2 close parentheses subscript Al subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 end subscript equals 0 comma 4 space RT   B point space ferri space bromida space 0 comma 2 space M Fe Br subscript 3 yields Fe to the power of 3 plus sign and 3 Br to the power of negative sign space end exponent left parenthesis i equals 4 right parenthesis open parentheses pi 2 close parentheses subscript Fe Br subscript 3 end subscript equals M space x space R space x space T space x space i open parentheses pi 2 close parentheses subscript Fe Br subscript 3 end subscript equals 0 comma 2 space xRxTx space 4 open parentheses pi 2 close parentheses subscript Fe Br subscript 3 end subscript equals 0 comma 8 space RT  C point space Asam space klorida space 0 comma 3 space M H Cl yields H to the power of plus sign and Cl to the power of negative sign space end exponent left parenthesis i equals 2 right parenthesis open parentheses pi 2 close parentheses subscript HCl equals M space x space R space x space T space x space i open parentheses pi 2 close parentheses subscript HCl equals 0 comma 3 space xRxTx space 4 open parentheses pi 2 close parentheses subscript HCl equals 1 comma 2 space RT  D point space magnesium space sulfat space 0 comma 4 space M Mg S O subscript 4 yields Mg to the power of 2 plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign space left parenthesis i equals 2 right parenthesis open parentheses pi 2 close parentheses subscript Mg S O subscript 4 end subscript equals M space x space R space x space T space x space i open parentheses pi 2 close parentheses subscript Mg S O subscript 4 end subscript equals 0 comma 4 space xRxTx space 4 open parentheses pi 2 close parentheses subscript Mg S O subscript 4 end subscript equals 1 comma 6 space RT  E point space urea space 0 comma 5 space M C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 yields non space leketrolit space left parenthesis i equals 1 right parenthesis open parentheses pi 2 close parentheses subscript C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 end subscript open parentheses pi 2 close parentheses subscript C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 end subscript equals M space x space R space x space T space x space i open parentheses pi 2 close parentheses subscript C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 end subscript equals 0 comma 5 space xRxTx space 1 open parentheses pi 2 close parentheses subscript C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 end subscript equals 0 comma 5 space RT

sehingga larutan yang isotonis dengan asam nitrat 0,2 M adalah alumunium sulfat 0,08 Mspacekarena memiliki tekanan osmotik yang sama yaitu 0,4RT.

Jadi, jawaban yang benar adalah  A.

1

Roboguru

Larutan glukosa dalam air pada suhu 27∘C adalah isotonik dengan larutan 6,84 gram gula tebu (Mr =342) dalam 200 mL air pada suhu 57∘C. Maka konsentrasi larutan glukosa adalah ...

Pembahasan Soal:

i = 1(larutan non elektrolit)

R = 0,082

T1 = 27+273 = 300K

T2 = 57+273 = 330K

massa tebu= 6,84 gram

Mr = 342

V = 200 mL

menentukan konsentrasi larutan glukosa:

π1=π2(larutanisotonik)M1×R×T1×i=M2×R×T2×iM1×T1=M2×T2M1×T1=(Mrmassatebu×V1000)×T2M1×300=(3426,84×2001000)×330M1×300=0,02×5×330M1×300=33M1=30033M1=0,11M

Jadi, jawaban benar adalah B.

0

Roboguru

Perhatikan gambar ilustrasi komposisi larutan berikut!    Pernyataan yang tepat untuk kedua larutan tersebut adalah ...

Pembahasan Soal:

Sifat koligatif ialah sifat-sifat fisik larutan yang bergantung kepada konsentrasi partikel zat terlarut, akan tetapi tidak pada jenisnya. Larutan elektrolit memiliki sifat koligatif yang lebih besar dari pada larutan non elektrolit berkonsentrasi sama dikarenakan larutan elektrolit memiliki jumlah partikel terlarut yang lebih banyak. Ada empat sifat koligatif larutan, yaitu: penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis.

Jika ke dalam air dilarutkan sejumlah zat terlarut yang sukar menguap sehingga terbentuk larutan:

  1. maka tekanan uap larutan tersebut akan lebih rendah dari pada tekanan uap air murni.
  2. maka titik didih larutan tersebut akan lebih tinggi dari pada titik didih air murni.
  3. maka titik beku larutan tersebut akan lebih rendah dari pada titik beku air murni.
  4. maka tekanan osmotik larutan tersebut akan sebanding dengan banyaknya jumlah partikel zat terlarut.

Jika kita perhatikan gambar ilustrasi pada soal, maka kita dapat menghitung bahwa larutan A memiliki zat terlarut yang lebih banyak dibanding larutan B.

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

0

Roboguru

Apa pengertian : a. Isotonik; b. Hipotonik; c. Hipertonik

Pembahasan Soal:

Tekanan osmotik larutan merupakan besarnya tekanan yang diperlukan untuk menghentikan aliran pelarut dari pelarut murni menuju larutan. Beberapa pengertian terkait tekanan osmotik yaitu:

a. Isotonik : larutan-larutan yang memiliki tekanan osmotik sama.

b. Hipotonik : larutan yang mempunyai tekanan osmotik lebih rendah daripada larutan lain.

c. Hipertonik : larutan yang mempunyai tekanan osmotik lebih tinggi daripada larutan lain.

Dengan demikian, pengertian isotonik, hipotonik, dan hupertonik adalah seperti diatas. 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved