Reaksi redoks “reaksi reduksi-oksidasi”.
- Reaksi reduksi →penurunan bilangan oksidasi (biloks)
- reaksi oksidasi →kenaikan biloks.
- sedangkan hasil oksidasi → hasil dari kenaikan biloks
1. menentukan biloks
Terdapat beberapa aturan biloks diantaranya sebagai berikut :
- Bilangan okidasi atom dalam unsur bebas sama dengan 0
- Bilangan oksidasi ion monoatom sama dengan muatan ionnya
- Jumlah biloks dalam Senyawa sama dengan 0. Sedangkan Jumlah biloks dalam Ion Poliatom sama dengan Muatan Ionnya.
- Biloks O dalam senyawa sama dengan -2, kecuali dalam senyawa biner fluorida, peroksida, dan superoksida.
Berdasarkan hal tersebut, maka :
CuS 0 biloks S NO3 0 biloks N biloks S NO 0 biloks N ========== biloks Cu + biloks S (2) + biloks S −2 biloks N + 3(biloks O) biloks N + 3(−2) +6 0 (unsur bebas) biloks N + biloks O biloks N + (−2) +2
2. menentukan hasil oksidasi
Perubahan bilangan oksidasi pada reaksi di atas adalah sebagai berikut.
Unsur S mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari -2 pada CuS menjadi 0 pada S. Hasil dari reaksi oksidasi ini adalah S.
Jadi, yang merupakan hasil oksidasi adalah S.