Iklan

Pertanyaan

Pada masa bermukim dan bercocok tanam tingkat awal kegiatan bercocok tanam dilakukan dengan cara...

Pada masa bermukim dan bercocok tanam tingkat awal kegiatan bercocok tanam dilakukan dengan cara...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

52

:

43

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pada masa bermukim dan bercocok tanam tingkat awal kegiatan bercocok tanam dilakukan dengan caramenebang pohon dengan menggunakan peralatan yang dibuat dari batu yang diasah, kemudian mereka bercocok tanam di lahan tersebut dan setelah masa panen tiba, mereka berpindah ke daerah lain untuk bercocok tanam kembali dengan pola yang sama, hal ini dilakukan dalam rangka untuk memulihkan kesuburan tanah dan hal ini disebut sebagaisistem berladang secara berpindah.

pada masa bermukim dan bercocok tanam tingkat awal kegiatan bercocok tanam dilakukan dengan cara menebang pohon dengan menggunakan peralatan yang dibuat dari batu yang diasah, kemudian mereka bercocok tanam di lahan tersebut dan setelah masa panen tiba, mereka berpindah ke daerah lain untuk bercocok tanam kembali dengan pola yang sama, hal ini dilakukan dalam rangka untuk memulihkan kesuburan tanah dan hal ini disebut sebagai sistem berladang secara berpindah.space

Pembahasan

Pembahasan
lock

Masa bercocok tanam adalah masa setelah masa berburu dan mengumpulkan makanan, masa ini dimulai sekitar 10.000 tahun yang lalu setelah masa kehidupan berburu dan mengumpulkan makanan. Pada masa ini manusia mulai berusaha untuk memelihara hewan-hewan yang dikategorikan jinak yang dapat dikembangbiakkan seperti unggas. Pada masa bercocok tanam ini mereka menebang pohon dengan menggunakan peralatan yang dibuat dari batu yang diasah atau upam sehingga bentuknya lebih halus jika dibandingkan dengan alat pada masa sebelumnya peralatan tersebut antara lain berupa kapak lonjong kapak persegi ukuran kecil yang digunakan untuk menebang pohon di hutan sedangkan kapak kapak persegi berukuran besar digunakan sebagai pacul sedangkan untuk memetik hasil panen digunakan beliung.Pada zaman ini kehidupan manusia praaksara sudah beralih dari berburu dan mengumpulkan makanan ke cara hidup menghasilkan makanan atau food producing. Adanya kemampuan menghasilkan makanan tersebut menunjukkan bahwa manusia purba sudah menetap secara permanen. Tempat hidup manusia purba terdapat di dekat sungai, danau, bukit dan hutan-hutan serta tempat-tempat yang di dekat dengan air. Mereka sudah tidak tinggal di gua-gua tetapi sudah menghuni rumah-rumah panggung yang dibangun secara sederhana. Rumah-rumah panggung tersebut didirikan agar dapat terhindar serangan binatang buas. Pada masa bercocok tanam kegiatan berburu masih tetap dilakukan, walaupun frekuensinya tidak sering seperti masa sebelumnya. Dengan demikian, pada masa bermukim dan bercocok tanam tingkat awal kegiatan bercocok tanam dilakukan dengan caramenebang pohon dengan menggunakan peralatan yang dibuat dari batu yang diasah, kemudian mereka bercocok tanam di lahan tersebut dan setelah masa panen tiba, mereka berpindah ke daerah lain untuk bercocok tanam kembali dengan pola yang sama, hal ini dilakukan dalam rangka untuk memulihkan kesuburan tanah dan hal ini disebut sebagaisistem berladang secara berpindah.

Masa bercocok tanam adalah masa setelah masa berburu dan mengumpulkan makanan, masa ini dimulai sekitar 10.000 tahun yang lalu setelah masa kehidupan berburu dan mengumpulkan makanan. Pada masa ini manusia mulai berusaha untuk memelihara hewan-hewan yang dikategorikan jinak yang dapat dikembangbiakkan seperti unggas. Pada masa bercocok tanam ini mereka menebang pohon dengan menggunakan peralatan yang dibuat dari batu yang diasah atau upam sehingga bentuknya lebih halus jika dibandingkan dengan alat pada masa sebelumnya peralatan tersebut antara lain berupa kapak lonjong kapak persegi ukuran kecil yang digunakan untuk menebang pohon di hutan sedangkan kapak kapak persegi berukuran besar digunakan sebagai pacul sedangkan untuk memetik hasil panen digunakan beliung. Pada zaman ini kehidupan manusia praaksara sudah beralih dari berburu dan mengumpulkan makanan ke cara hidup menghasilkan makanan atau food producing. Adanya kemampuan menghasilkan makanan tersebut menunjukkan bahwa manusia purba sudah menetap secara permanen. Tempat hidup manusia purba terdapat di dekat sungai, danau, bukit dan hutan-hutan serta tempat-tempat yang di dekat dengan air. Mereka sudah tidak tinggal di gua-gua tetapi sudah menghuni rumah-rumah panggung yang dibangun secara sederhana. Rumah-rumah panggung tersebut didirikan agar dapat terhindar serangan binatang buas. Pada masa bercocok tanam kegiatan berburu masih tetap dilakukan, walaupun frekuensinya tidak sering seperti masa sebelumnya.space

Dengan demikian, pada masa bermukim dan bercocok tanam tingkat awal kegiatan bercocok tanam dilakukan dengan cara menebang pohon dengan menggunakan peralatan yang dibuat dari batu yang diasah, kemudian mereka bercocok tanam di lahan tersebut dan setelah masa panen tiba, mereka berpindah ke daerah lain untuk bercocok tanam kembali dengan pola yang sama, hal ini dilakukan dalam rangka untuk memulihkan kesuburan tanah dan hal ini disebut sebagai sistem berladang secara berpindah.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Coba kalian jelaskan mengenai peradaban awal Indonesia tentangperkembangan sistem pertanian!

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia