Roboguru

No Nama Organisasi Era Kebangkitan Nasional Tanggal Berdiri Tujuan Organisasi Taktik Perjuangan 1         2         3         4         5         6         7

Pertanyaan

No Nama Organisasi Era Kebangkitan Nasional Tanggal Berdiri Tujuan Organisasi Taktik Perjuangan
1        
2        
3        
4        
5        
6        
7        

Pembahasan Soal:

Masa Pergerakan Nasional, yang terjadi sejak tahun 1908 sampai dengan tahun 1942, adalah periode perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah Belanda yang didasarkan pada perjuangan non-fisik, dalam arti perjuangan dilakukan dengan membentuk organisasi pergerakan sebagai alat perjuangan.
Beberapa organisasi pergerakan nasional yang lahir pada pertengahan tahun 1900-an, di antaranya adalah Sarekat Islam yang berawal dari organisasi Sarekat Dagang Islam (SDI), didirikan oleh Haji Samanhudi di Solo tahun 1911. Organisasi ini memiliki tujuan untuk melindungi pengusaha lokal agar dapat bersaing dengan pengusaha non lokal yang memonopoli perdagangan batik. SDI kemudian diubah menjadi Sarekat Islam (SI) pada tahun 1912 yang diketuai oleh H.O.S Tjokroaminoto. Setelah berubah nama, jumlah anggota SI pun terus meningkat karena semua orang diperbolehkan ikut dalam organisasi ini selama memeluk agama Islam. Pada tahun 1921, SI terpecah menjadi 2 kubu, yaitu SI Putih dan SI Merah karena adanya penyusupan paham sosialis-komunis. SI Putih berpusat di Yogyakarta dan SI Merah berpusat di Semarang dan berhaluan komunis.
Selain Sarekat Islam, terdapat organisasi lain yang cukup keras, dalam arti organisasi ii bergerak dengan strategi non kooperatif, tidak menjalin kerja sama dengan Belanda dan arah perjuangannya adalah politik, yakni organisasi Indische Partij, berdiri di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912. Tokoh yang mendirikan organisasi ini antara lain Dr. E.F.E. Douwes Dekker, R.M Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara), dan dr. Tjipto Mangoenkoesoemo. Ketiga tokoh yang dikenal dengan panggilan “Tiga Serangkai” tersebut, membangun Indische Partij untuk mengembangkan rasa nasionalisme, menciptakan persatuan antara orang Indonesia dan Bumiputera, juga mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka. Organisasi Pergerakan Nasional ini merupakan organisasi politik yang berani mengkritik pemerintah kolonial Belanda melalui tulisan R.M Suwardi Suryaningrat "Als ik een Nederlander was (Seandainya aku seorang Belanda)”.

Jadi, dua organisasi era Pergerakan Nasional di antaranya adalah Sarekat Islam yang semula bergerak kooperatif di bidang ekonomi, meskipun dalam perkembangannya nanti berubah menjadi non kooperatif dan merambah ke bidang lain, termasuk politik. Dan organisasi Indische Partij, yang sejak awal non kooperatif dan bergerak di bidang politik.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

D. Setiadi

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 27 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Ada 3 jenis Organisasi perjuangan kebangsaan dalam menuju kemerdekaan Indonesia. Anda tuliskan apa saja jenis Organisasi tersebut?

Pembahasan Soal:

Dampak dari dibukanya akses pendidikan terhadap masyarakat pribumi, baik dari kalangan priyayi maupun non priyayi, adalah kesadaran masyarakat dalam melawan penjajahan melalui organisasi. Hal itu membuat lahirnya organisasi-organisasi kebangsaan pada kurun waktu 1908 – 1920. Munculnya beberapa organisasi, menjadi sebuah tanda mulainya pergerakan nasional. Terdapat 3 organisasi pergerakan nasional yang lahir pada periode ini, yaitu sebagai berikut.

  1. Budi Utomo merupakan organisasi pergerakan yang berdiri pada 20 Mei 1908 dengan tujuan memajukan masyarakat Jawa dan Madura melalui pendidikan.
  2. Sarekat Islam berdiri pada 10 September 1912 dengan tujuan memajukan semangat dagang masyarakat Indonesia serta menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Indische Partij berdiri pada 25 Desember 1912 dengan tujuan menuntut kemerdekaan Hindia Belanda serta mempersatukan berbagai golongan masyarakat di Hindia Belanda.

Dengan demikian, 3 jenis organisasi perjuangan kebangsaan dalam menuju kemerdekaan Indonesia adalah Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij.

0

Roboguru

Sebut dan jelaskan secara singkat organisasi pergerakan nasional!

Pembahasan Soal:

Berikut ini merupakan beberapa contoh dari organisasi pergerakan nasional.

  1. Budi Utomo
    Budi Utomo didirikan oleh pelajar STOVIA  dibawah pimpinan dr. Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908. Tujuan Budi Utomo identik untuk mencapai kemajuan pengajaran, pertanian, peternakan dan perdagangan, teknik dan industri, serta menghidupkan kembali kebudayaan.
  2. Sarekat Dagang Islam
    Sarekat Dagang Islam didirikan pada tahun 1911 oleh seorang saudagar bernama H. Samanhudi. Adapun latar belakang didirikannya SDI identik dengan terjadinya persaingan perdagangan antara pedagang pribumi dan pedagang asing.
  3. Sarekat Islam
    Sarekat Islam didirikan pada tahun 1912 oleh HOS Cokroaminoto. Tujuan Sarekat Islam adalah memajukan perdagangan, membantu anggota yang mengalami kesulitan terutama dalam bidang permodalan, memajukan kepentingan jasmani dan rohani penduduk asli, serta memajukan agama Islam.
  4. Indische Partij
    Didirikan pada tahun 1912 oleh Tiga Serangkai yang terdiri dari Suwardi Suryaningrat, dr. Cipto Mangunkusumo, dan dr. EFE Douwes Dekker. Tujuan dibentuknya IP secara tegas menginginkan kemerdekaan Indonesia

Dengan demikian, organisasi pergerakan nasional mulai muncul sejak 1908 dipelopori oleh Budi Utomo dan seiring berkembangnya waktu mulai bermunculan pula organisasi-organisasi lainnya seperti Sarekat Dagang Islam, Sarekat Islam, Indische Partij, dan lain-lain.

0

Roboguru

Organisasi yang berperan sebagai pelopor kebangkitan nasional adalah ....

Pembahasan Soal:

Sejak tahun 1908, perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan mempunyai ciri-ciri antara lain:

  1. perjuangan dengan cara organisasi modern.
  2. perjuangan tidak lagi bersifat kedaerahan,
  3. perjuangan tidak tergantung kepada seorang pemimpin yang dianggap memiliki kekuatan magis dan legitimasi, dan
  4. perjuangan tidak semata-mata bersifat politik, melainkan juga bersifat ekonomi, sosial dan kebudayaan.

Perjuangan dengan menggunakan organisasi modern pertama di Indonesia dimulai tahun 1908, yaitu pada saat didirikannya Budi Utomo sebagai organisasi modern pertama yang berdiri pada masa pergerakan. Nantinya pendirian dari Budi Utomo ini diikuti oleh pendirian Indische Partij yang merupakan organisasi politik pertama dan organisasi-organisasi pergerakan lainnya.

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Pernyataan yang tidak benar dari tokoh organisasi kebangkitan pada tabel berikut adalah ...

Pembahasan Soal:

Raden Tumenggung Ario Tirtokusumo atau lebih biasa disebut R.T. Tirtokusumo merupakan ketua kongres pertama Budi Utomo yang dilaksanakan pada 3 sampai 5 Oktober 1908 di Yogyakarta. Tirtokusumo adalah bupati Karanganyar yang dikenal berpikiran maju. Tirtokusumo dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menjadi ketua Budi Utomo karena dapat diterima oleh semua golongan. Golongan tua setuju karena kedudukan Tirtokusumo sebagai seorang bupati, sedangkan para pemuda setuju karena Tirtokusmo mendapatkan jabatanhya berkat pendidikan yang dikenyamnya bukan berdasarkan garis keturuanan.

Oleh karena itu, jawaban yang paling benar adalah A.

0

Roboguru

Jelaskan pembagian masa pergerakan nasional !

Pembahasan Soal:

Pergerakan nasional dalam mencapai kemerdekaan terjadi pada kurun 1908-1945. Pergerakan nasional ini terjadi sebagai buah protes atas sejumlah penindasan kolonial pada rakyat di Nusantara selama bertahun-tahun. Selain itu ditambah berbagai faktor internal (dari dalam) dan faktor eksternal (faktor luar).  Untuk memudahkan pemahaman, maka dibuat tahapan pergerakan nasional Indonesia ini sebagai berikut: 

  • Masa Pembentukan, berlangsung pada 1908 – 1920 dan ditandai dengan munculnya organisasi dengan semangat persatuan seperti Budi Utomo, Serekat Islam,  Indische Partij. 
  • Masa Radikal, berlangsung pada tahun 1920 – 1930 dan ditandai dengan berdirinya organisasi seperti PKI , PI  dan PNI. Masa ini disebut juga masa non-kooperasi karena organisasi tersebut tidak mau bekerja sama dengan pemerintah kolonial belanda dan bahkan mengadakan pemberontakan, meskipun gagal.
  • Masa Moderat, berlangsung tahun 1930 – 1942 dan ditandai dengan munculnya organisasi seperti Parindra (1935), PNI Baru, Gerindo, PPKI dan lain lain. Masa ini disebut juga masa kooperasi karena organisasi pergerakan nasional mulai bersikap lunak dan bekerja sama dengan pemerintah belanda. Perubahan sikap ini didorong oleh sikap pemerintah belanda yang menjadi lebih keras terhadap kehidupan berserikat karena adanya pemberontakan yang terjadi sebelumnya.

Dengan demikian, pembagian masa pergerakan nasional terdiri atas 3 masa yaitu masa pembentukan (1908-1920), masa radikal (1920-1930) dan masa moderat (1930-1942).

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved