Hasil reduksi pada reaksi tersebut adalah MnCl2, dan hasil oksidasinya adalah Cl2.
Redoks adalah istilah yang menjelaskan berubahnya bilangan oksidasi atom-atom dalam sebuah reaksi kimia. Bilangan oksidasi adalah muatan relatif suatu atom unsur dalam bentuk molekul/unsur bebas dan ionnya. Unsur yang biloksnya positif, biasanya merupakan atom-atom unsur logam. Sementara itu, unsur yang biloksnya negatif, biasanya atom-atom unsur nonlogam.
Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, reaksi reduksi adalah reaksi yang mengalami penurunan bilangan oksidasi, sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi. Hasil oksidasi adalah hasil dari reaksi oksidasi dan hasil reduksi adalah hasil dari reaksi reduksi.
Sebelum menentukan hasil oksidasi dan hasil reduksi pada soal, yang harus diketahui terlebih dahulu adalah bilangan oksidasi (biloks).
Reaksi redoks:
2KMnO4(aq)+16HCl(aq)→2KCl(aq)+2MnCl2(aq)+8H2O(l)+5Cl2(g)
Biloks Cl pada HCl= -1
Biloks Cl pada Cl2= 0
Biloks Mn pada KMnO4= +7
Biloks Mn pada MnCl2= +2

Dengan demikian Mn mengalami reduksi (penurunan bilangan oksidasi) dari +7 menjadi +2 dan Cl mengalami oksidasi (kenaikan bilangan oksidasi) dari -1 menjadi 0.
Dengan demikian, zat pada reaksi tersebut yang merupakan hasil oksidasi adalah Cl2 dan hasil reduksi: MnCl2.