Iklan
Pertanyaan
Bacalah kutipan berikut untuk menjawab soal nomor 19 dan 20.
Pangeran Surabaya mengumpulkan para bupati Bang Wetan yang belum tunduk kepada Mataram. Mereka bermusyawarah untuk membedah Mataram karena sudah lama mereka dikejar-kejar. Lalu, mereka menemui Kanjeng Sunan Giri untuk memohon restu. Akan tetapi, Sunan Giri tidak mengizinkannya karena Kanjeng Sunan sudah tahu kepastian Allah bahwa negeri Mataram akan memerintah seluruh tanah Jawa. Para bupati tidak diizinkan melanjutkan niatnya. Jika berani, akan mendapat kerusakan. Akan tetapi, para bupati memaksa karena percaya kepada prajuritnya yang banyak. Para bupati sudah pamit lalu berkumpul di Surabaya, mengatur strategi dan jalan yang akan dilalui. Kata Kajineman Surabaya, "Sebaiknya lewat Madiun. Daerahnya rata, murah padi, dan sumber airnya banyak."
(Babad Tanah Jawi)
Kutipan teks tersebut disajikan dengan urutan peristiwa berikut ....
Pangeran Surabaya mengumpulkan para bupati Bang Wetan → mereka bermusyawarah untuk membedah Mataram → mereka memohon restu Sunan Giri → Sunan mengizinkan → para bupati mengatur strategi → mereka memutuskan akan menyerang lewat Madiun.
Pangeran Surabaya mengumpulkan para bupati Bang Wetan → mereka bermusyawarah untuk membedah Mataram → mereka memohon restu Sunan Giri → Sunan tidak mengizinkan → para bupati memaksa → mereka mengatur strategi → mereka memutuskan akan menyerang lewat Madiun.
Pangeran Surabaya mengumpulkan para bupati → mereka bermusyawarah untuk membedah Surabaya → mereka memohon restu Sunan Giri → Sunan tidak mengizinkan → pangeran memaksa → mereka mengatur
strategi → mereka memutuskan akan menyerang lewat Madiun.
Pangeran Surabaya mengumpulkan para prajurit → mereka bermusyawarah untuk membedah Surabaya → mereka memohon restu Sang Prabu Martapura Prabu → raja tidak mengizinkan → pangeran memaksa → mereka mengatur strategi → mereka memutuskan akan menyerang lewat Madiun.
Pangeran mengumpulkan para bupati di Surabaya → mereka bermusyawarah untuk membedah Mataram → mereka memohon restu para wali → para bupati memaksa → mereka mengatur strategi → mereka memutuskan akan menyerang lewat Gunung Kidul.
Iklan
E. Iga
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Sanata Dharma
4
1.0 (1 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia