Iklan

Pertanyaan

Kemukakan hasil Perundingan Renville pada tanggal 17 Januari 1948 di atas kapal Renville antara Indonesia dan Belanda!

Kemukakan hasil Perundingan Renville pada tanggal 17 Januari 1948 di atas kapal Renville antara Indonesia dan Belanda!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

10

:

43

:

18

Klaim

Iklan

A. Jasmine

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Hasil perundinganRenvilleadalah penghentian tembak-menembak, pengosongan daerah-daerah di belakang garis Van Mook, dan dalam Uni lndonesia-Belanda, Negara Indonesia Serikat sederajat dengan Kerajaan Belanda. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut: KTN mengusulkan diadakan perundingan di atas kapal USS Renville antara Indonesia dan Belanda. Delegasi Indonesia dipimpinoleh Amir Syarifuddin dan dari Belanda dipimpin oleh Abdul Kadir Wijoyoatmojo. Akhirnya, padatanggal 17 Januari 1948 disepakati dan ditandatangani dengan hasil perundingan sebagai berikut. Penghentian tembak-menembak. Daerah-daerah di belakang garis Van Mook harus dikosongkan diui pasukan Indonesia. Belanda bebas membentuk negara-negara federal di daerah-daerah yang didudukinya. Dalam Uni lndonesia-Belanda, Negara Indonesia Serikat sederajat dengan Kerajaan Belanda. Akibat Perjanjian Renville wilayah Rl menjadi semakin sempit. Bagi kalangan partai politik, hasil perundingan memperlihatkan kekalahan perjuangan diplomasi. Bagi TNI, hasil Perundingan Renville menyebabkan harus ditinggalkan sejumlah wilayah. Perjanjian Renville berakhir ketika Belanda mengadakan Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948.

Hasil perundingan Renville adalah penghentian tembak-menembak, pengosongan daerah-daerah di belakang garis Van Mook, dan dalam Uni lndonesia-Belanda, Negara Indonesia Serikat sederajat dengan Kerajaan Belanda.

Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut:

KTN mengusulkan diadakan perundingan di atas kapal USS Renville antara Indonesia dan Belanda. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Amir Syarifuddin dan dari Belanda dipimpin oleh Abdul Kadir Wijoyoatmojo. Akhirnya, pada tanggal 17 Januari 1948 disepakati dan ditandatangani dengan hasil perundingan sebagai berikut.

  1. Penghentian tembak-menembak.
  2. Daerah-daerah di belakang garis Van Mook harus dikosongkan diui pasukan Indonesia.
  3. Belanda bebas membentuk negara-negara federal di daerah-daerah yang didudukinya.
  4. Dalam Uni lndonesia-Belanda, Negara Indonesia Serikat sederajat dengan Kerajaan Belanda.

Akibat Perjanjian Renville wilayah Rl menjadi semakin sempit. Bagi kalangan partai politik, hasil perundingan memperlihatkan kekalahan perjuangan diplomasi. Bagi TNI, hasil Perundingan Renville menyebabkan harus ditinggalkan sejumlah wilayah. Perjanjian Renville berakhir ketika Belanda mengadakan Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Iklan

Pertanyaan serupa

Jelaskan isi Perjanjian Renville serta tanggapan rakyat Indonesia!

4

4.9

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia